Presiden Jokowi: “Ide Brilian Butuh Eksekusi Cerdas”

Jakarta (WartaMerdeka) – Presiden Jokowi membuka Festival kreatif tahunan, IdeaFest bertema ‘Becoming a MILLENIAL Leader in The Age of Innovation’, di Jakarta Convention Centre (26/10). Saya harus ngomong apa adanya, saya terkaget-kaget dengan banyaknya ‘lompatan-lompatan’ yang semuanya dikelola kaum milenial. Saya meyakini, yang menggerakkan Indonesia ke depan adalah saudara-saudara semuanya. Teknologi dari Indonesia yang mengintervensi negara-negara lain, itu yang saya inginkan,” puji Presiden.

Presiden Joko Widodo menjelaskan, “IdeaFest adalah forum yang berbicara mengenai inovasi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, berpikir out of the box, dan menyusun strategi ide. Saya tau dan saya merasakan bahwa di hadapan saya ini adalah kaum pemuda yang akan menggerakkan itu menjadi sebuah kenyataan.”

IdeaFest 2018 mempertemukan berbagai insan kreatif lintas industri skala nasional dan internasional. Berkolaborasi dengan TheNextDev, Astra, Bank DBS Indonesia, dan Blibli.com, ratusan profil kreatif akan berbagi inspirasi dengan #GenerasiC yang hadir. Gelaran IdeaFest 2018 akan semakin meriah dengan hadirnya Spice-Up! Boot Camp, Awarding Night, hingga konsep IdeaExperience yang meliputi O2O Market, LyfeFest, Art Space, dan berbagai program kreatif menarik lainnya.

“Sepanjang persiapan IdeaFest 2018, saya melihat antusiasme luar biasa dari kedua belah pihak, baik dari pembicara maupun #GenerasiC yang hadir. Sebab konsep ‘C’ benar-benar terasa dengan kehadiran berbagai nama besar lintas bidang ilmu. Kehadiran IdeaFest setiap tahunnya selalu mendukung revolusi dan membuka kesempatan serta peluang bagi #GenerasiC di Indonesia dan dunia,” ucap Ben Subiakto Co-Chariman Ideafest 2018 (fm). Foto: Istimewa | Sumber : JIM (Jaringan Indonesia Mandiri)
Share:

Ulos Diusulkan ke UNESCO sebagai World Intangible Cultural Heritage

Jakarta (WartaMerdeka) - Menteri Pariwisata Arief Yahya mendukung Ulos, kain khas masyarakat Batak, Sumatera Utara (Sumut) untuk diusulkan ke UNESCO World Intangible Cultural Heritage atau Warisan Budaya Dunia Tak Benda agar mendapat pengakuan dunia.

“Kemenpar siap memberikan dukungan untuk memperjuangkan Ulos sebagai UNESCO World Intangible Cultural Heritage ke markas besar UNESCO di Paris bersama dengan Dubes RI di Paris Hotmangaradja Pandjaitan,” kata Menpar Arief Yahya ketika menghadiri Pameran Ulos, Hangoluan dan Tondi di Museum Tekstil Jakarta (19/09). Hadir dalam acara itu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf.


Pameran Ulos Hangoluan & Tondi berlangsung 20 September hingga 7 Oktober 2018, diselenggarakan oleh Kerri Na Basaria bersama Tobatenun di bawah Yayasan DEL. Sebanyak 50 helai Ulos langka rata-rata berusia di atas 50 tahun koleksi pribadi Devi Pandjaitan Boru Simatupang disajikan dalam pameran tersebut.


Menpar Arief Yahya menjelaskan, Kemendikbud pada 17 Oktober 2014 telah menetapkan kain Ulos sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional dan 2016 lalu sudah mulai disusun _dossier_-nya tetapi hingga hari ini belum diusulkan secara resmi ke UNESCO. “Untuk melanjutkan perlu dilakukan koordinasi bersama antara Kemendikbud dengan kabupaten dan Kemenpar siap _support_,” ajak Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya juga meminta bantuan Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) untuk menyediakan rumah kreasi sebagai inkubasi pengrajin Ulos seperti IKKON, program yang digagas Kepala Bekraf Triawan Munaf, sekaligus menjadi bagian dalam pelestarian dan pengembangan kain Ulos menuju World Intangible Cultural Heritage (ay/ab). Foto: Dok. Kemenpar | Jaringan TI
Share:

IIBF 2018 Berhasil Menarik Lebih Dua Ribu Pengunjung

Jakarta (WartaMerdeka) - Pameran buku berkelas dunia, Indonesia International Book Fair/IIBF yang berlangsung lima hari (12-16/9) memang tak pernah sepi pengunjung. Lebih 2000an pengunjung memadati Plenary Hall dan Ruang Cenderawasih Jakarta Convention Centre, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga masyarakat dari mancanegara.

Tercatat 24 judul buku Indonesia dibeli hak cipta terjemahannya oleh penerbit asing di IIBF 2018 yang diikuti 96 peserta dari dalam dan luar negeri. agian merupakan buku seri. Sejumlah buku Indonesia yang dibeli asing itu diantaranya tiga judul buku Zikrul Hakim oleh Pustaka Nasional Singapura dan 13 judul lainnya oleh penerbit Malaysia; satu judul buku Kesaint Blanc oleh Damla Turki; satu judul buku Gramedia oleh Vuidea Korea; serta satu judul buku Pustaka Obor oleh ITBM Malaysia.

Zona Kalap yang diikuti oleh sekitar 500 penerbit dengan 7000 judul buku menjadi salah satu magnet yang menyedot jumlah pengunjung paling banyak. Tak ketinggalan ada lomba anak-anak yang berdongeng dengan bahasa Indonesia dan Inggris, lomba sains, memperlihatkan kecerdasan anak Indonesia dari berbagai daerah (mab). Foto: abri | Jaringan TI

Share:

KLHK Mendukung Penanganan Pencemaran Sungai Cileungsi

Jakarta (WartaMerdeka) - Kasus pencemaran Sungai Cileungsi yang dilaporkan oKomunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) kepada DPR RI Komisi VII mendapa tanggapan positif dari Menteri LHK, Siti Nurbaya, saat Rapat Kerja Menteri LHK dengan Anggota Komisi VII DPR RI (17/09).

"Memang disana itu ada 54 industri sepanjang Sungai Cileungsi, umumnya industrinya belum punya izin air limbah, dan itu otoritasnya di Pemerintah Kabupaten Bogor," ujar Menteri Siti yang juga langsung memerintahkan jajarannya untuk menidaklanjuti keluhan masyarakat.

Menteri Siti menambahkan bahwa sebetulnya Bupati Bogor sudah menerapkan pengenaan sanksi-sanksi disana, namun demikian dirinya tetap minta jajaran KLHK khususnya Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) untuk mendalami betul bagaimana KLHK bisa ikut menyelesaikan masalah tersebut karena adanya hierarki kewenangan pemerintah yang membatasi.

Dari hasil pendalaman sementara yang dilakukan, Menteri Siti menduga bahwa di bagian hulu sungai ada perusahaan cukup besar yang menutup akses, dan diduga punya pipa di bawah permukaan sungai untuk membuang limbah secara ilegal.

Penanganan pencemaran sungai sejatinya sudah menjadi prioritas nasional seperti kasus Sungai Citarum yang sudah diperintahkan secara khusus oleh Presiden Jokowi melalui Perpres No. 15/2018. Menteri Siti berpendapat bahwa penanganan pencemaran Sungai Citarum bisa diperluas juga ke sungai sekitarnya seperti Sungai Ciliwung dan Sungai Cileungsi. Apalagi didukung dengan momentum kunjungan Presiden ke Korea kemarin yang sempat merasakan keindahan Sungai Cheonggyecheon yang berada di tengah Kota Seoul.

Sementara itu Ramson Siagian Anggota Komisi 7 DPR RI meminta KLHK dapat segera turun menyelesaikan pencemaran tersebut. “Sungai Cileungsi tercemar, saya menilai kurang tegas tindakan dari KLHK, mohon diberikan perhatian dan ketegasan lebih," ujar Ramson (ab). Foto: Dok.KLHK | Jaringan TI
Share:

Terciduk 41 Anggota DPRD Malang yang jadi Tersangka dan Asal Parpolnya

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan
Jakarta, (WartaMerdeka) - KPK menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka penerima suap. Rombongan wakil rakyat tersebut merupakan gelombang lanjutan, setelah sebelumnya sudah 19 rekannya yang dijerat KPK.

"Penetapan 22 anggota DPRD Kota Malang tersebut merupakan tahap ketiga. Hingga saat ini, dari total 45 anggota DPRD Kota Malang, ada 41 anggota yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (3/9).

Mereka diduga menerima uang suap dengan kisaran Rp 12,5 juta hingga Rp 50 juta dari Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton, yang juga telah menjadi tersangka. Uang tersebut diduga diberikan Anton terkait pengesahan RAPBD-P kota Malang tahun 2015.


Rombongan Jamaah Tersangka anggota DPRD Kota Malang, gunakan rompi orange
Berikut identitas 41 anggota DPRD kota Malang yang jadi tersangka termasuk asal partai politik (parpol)nya :

PDIP :
1. M Arief Wicaksono
2. Suprapto
3. Abdul Hakim
4. Tri Yudiani
5. Arief Hermanto
6. Teguh Mulyono
7. Diana Yanti
8. Hadi Susanto
9. Erni Farida

Golkar :
10. Bambang Sumarto
11. Rahayu Sugiarti
12. Sukarno
13. Choeroel Anwar
14. Ribut Harianto

PKB :
15. Zainuddin
16. Sahrawi
17. Imam Fauzi
18. Abdulrachman
19. Mulyanto

Partai Gerindra :
20. Salamet
21. Suparno Hadiwibowo
22. Een Ambarsari
23. Teguh Puji Wahyono

Partai Demokrat :
24. Wiwik Hendri Astuti
25. Sulik Lestyowati
26. Hery Subiantono
27. Indra Tjahyono
28. Sony Yudiarto

PKS :
29. Imam Ghozali
30. Bambang Triyoso
31. Sugianto
32. Afdhal Fauza
33. Choirul Amri

PAN :
34. Mohan Katelu
35. Syaiful Rusdi
36. Harun Prasojo

PPP :
37. Asia Iriani
38. Syamsul Fajrih
39. Heri Pudji Utami

Partai Hanura :
40. Ya'qud Ananda Gudban

Partai NasDem :
41. Mohammad Fadli.
(MasGatot)
Share:

5 dari 7 Teroris tertangkap hidup oleh Densus 88, sementara yang 2 tertembak mati

Kadiv Humas Mabes Polri saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan 7 terduga teroris (dok. Istw) 
Jakarta, (WartaMerdeka) - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Polri membekuk sebanyak tujuh orang terduga teroris yang diduga terkait aksi penembakan dua polisi anggota Patroli Jalan Raya (PJR) di Kilometer 224 Ruas Tol Pejagan-Cirebon, Jawa Barat. Dua di antara tujuh terduga teroris itu tewas setelah melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Mereka yang ditangkap dalam kondisi hidup ialah Suherman, Muhammad Untung, Cahyono, Gusrizal, dan Kitfirul Aziz. Sedangkan dua terduga teroris yang ditembak mati adalah Rajendra Sulistiyanto dan Ica Ardebaron.


"Sebanyak tujuh orang ditangkap pada Minggu (2/9) hingga Senin (3/9) siang," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto kepada wartawan di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Senin (3/9).

Setyo menerangkan Rajendra, Ica, dan Suherman merupakan pelaku utama yang melakukan penyerangan dua polisi anggota PJR di Kilometer 224 Ruas Tol Pejagan-Cirebon. 

Sementara Untung, Cahyono, Gusrizal, dan Aziz merupakan sosok yang mendukung aksi Rajendra dan kawan-kawannya.

Lalu, lanjut Setyo,  Rajendra, merupakan pelaku utama yang melepaskan tembakan dengan senjata api jenis revolver ke arah dua polisi di anggota PJR di KM 224 Ruas Tol Pejagan-Cirebon.

Menurut Setyo, selain aksi terorisme di KM 224 Ruas Tol Pejagan-Cirebon, Rajendra dan kawan-kawannya juga diduga terlibat dalam aksi terorisme berupa penganiayaan anggota Polsek Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah pada 18 Juni serta penyerangan dan perampasan senjata api anggota Polres Cirebon pada 20 Agustus.

Dirinya menambahkan dalam penganiayaan anggota Polsek Bulukamba dan penyerangan anggota Polres Cirebon, Rajendra dan kawan-kawan juga diduga dibantu sosok lain bernama Heka yang masih berstatus buron hingga saat ini.

"Mereka adalah pelaku penyerangan anggota Polsek Bulukamba, anggota Sabhara Polres Cirebon, dan penyerangan anggota PJR," kata Kadiv Humas Mabes Polri ini. 

Kadiv Humas Mabes Polri,
Irjen Pol. Setyo Wasisto 
Lebih jauh, Setyo berkata, pihaknya menduga menduga aksi penembakan dua polisi anggota PJR di KM  224 Ruas Tol Pejagan-Cirebon merupakan aksi balas dendam atas langkah Densus menangkap seorang bernama Ahmad Surya yang merupakan mertua Rajendra karena diduga terkait dengan serangan Markas Korps Brigde Mobil (Mako Brimob), Kelapa Dua, Depok, 10 Juli 2018 silam.

"Yang diduga kuat ini merupakan serangan balas dendam," imbuhnya.

Jenderal bintang dua itu menerangkan, pihaknya memburu sebanyak delapan orang anggota Jamaah Anshor Daulah (JAD) Cirebon terkait dugan keterlibatan dalam serangan Mako Brimob yakni Ahmad Surya, Rajendra, Ica, Suherman, Haekal, Sandi, Supri, dan Heru Komarudin yang menjabat sebagai ketua.

Namun, lanjutnya, Densus baru menangkap sebanyak empat orang hingga akhir Agustus yakni Ahmad, Heru, Supri, dan Sandi. Sementara, empat orang lainnya ditetapkan sebagai buron atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih sempat melakukan sejumlah serangan terorisme di beberapa wilayah. (SM)
Share:

Kementerian Pariwisata Aktifkan Crisis Center untuk Lombok Kembali


Jakarta (WartaMerdeka) - Menteri Pariwisata Arief Yahya kembali mengaktifkan Tourism Crisis Center (TCC) terkait gempa yang terjadi berturut-turut di Lombok pada minggu malam (20/08). Selain pelayanan informasi dan penanganan wisatawan, tugas utama TCC Kementerian Pariwisata/Kemenpar adalah memantau 3A yaitu atraksi wisata, amenitas, dan aksesibilitas. “Aktifkan Crisis Center, pantau 3A, Akses, Amenitas, Atraksi,” kata Menpar Arief Yahya (20/08). 

Aksesibilitas menjadi fokus utama TCC Kemenpar sebagai fasilitas pendukung pergerakan wisman, seperti bandara, pelabuhan, dermaga, terminal bus, jalan, infrastruktur dasar, dan utilitas dasarnya. 

Sebelum gempa susulan terjadi, Lombok baru saja beranjak menuju recovery. Pada Minggu pagi (19/08) berdasarkan laporan GM Bandara Lombok International Airport (LIA) I Gusti Ngurah Ardita kepada Menpar Arief Yahya, jumlah pengunjung terminal mulai meningkat. “Sekarang rata-rata, 4.500-an passangers, dari normalnya 5.000 sampai 6.000 penumpang,” jelas Menpar Arief Yahya. 

Selanjutnya TCC Kemenpar juga akan memantau amenitas di antaranya terkait kondisi, kapasitas kamar yang masih siap huni, berapa yang berbahaya dan harus menunggu renovasi. Amenitas harus dijaga agar memenuhi standar safety and security. Untuk atraksi, Tim TCC akan mengecek mana atraksi yang sudah bisa dikunjungi dan mana yang rusak dan membahayakan wisatawan. 

“Lombok ini sebenarnya masih tanggap darurat dari gempa pertama, tetapi pariwisata harus menjemput dan segera melakukan percepatan recovery, karena promosi sekarang hasilnya tidak bisa didapatkan sekarang juga. Khusus Lombok, karena destinasi wisata prioritas, atau masuk 10 Bali Baru, maka Kemenpar pun melakukan pemantauan khusus,” ungkap Arief Yahya (aa/ab). Foto: Dok.Kemenpar -Jaringan TI
Share:

Angkasa Pura II Berikan Pelayanan Terbaik Sambut Asian Games 2018

Cengkareng (WartaMerdeka) - Sebagai pintu gerbang utama peserta Asian Games, peran Bandara International Soekarno Hatta Jakarta dan Sultan Badaruddin Palembang yang dikelola PT Angkasa Pura/AP II menjadi sangat penting.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, “Bandara adalah tempat pertama wisatawan menginjakkan kaki. Di sinilah impresi pertama didapat. Jika bandara ramah, asyik, keren, juga menyenangkan, maka wajah Indonesia juga akan berseri. Apalagi jika _digital friendly.”
Direktur Utama AP II Awaluddin perkirakan sebanyak 170 ribu wisatawan akan datang saat Asian Games. “Angkasa Pura II, khususnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, merupakan gerbang utama para kontingen untuk memasuki wilayah Indonesia, maka dari itu menjadi tugas kami untuk memberikan pelayanan prima bagi kontingen dari negara-negara peserta Asian Games 2018 yang mendarat di bandara ini," jelas Awaluddin.


AP II sendiri, lanjut Awaluddin, sudah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari posko siaga Asian Games 2018 dan _sports corner_ di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Lalu bagi wisatawan yang ingin mencari informasi lebih lanjut, AP II juga meluncurkan layanan _Virtual Travel Asisstance System_ Angkasa Pura II atau TASYA.


Terbaru, bandara terbesar di Indonesia itu, menghadirkan _Airport Digital Lounge_ di Terminal 2 dan Terminal 3 CGK. _Airport Digital Lounge_ merupakan pusat layanan terintegrasi dari PT Angkasa Pura II (Persero), yang memadukan kemudahan layanan informasi bandara dengan teknologi digital terkini (state of the art technology).

“Dilengkapi dengan layanan _self check-in, flight Information, virtual assistant via chatbot, coworking space, e-wayfinding, official merchandise store_ serta layanan reservasi akomodasi, pengguna jasa dapat mendapatkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan. Petugas kami siap membantu Anda dengan pelayanan yang ramah, cepat, dan efektif,” ujar Awaluddin.

Untuk memenuhi kebutuhan informasi wisata para wisatawan saat Asian Games 2018, PT Angkasa Pura II (Persero) bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan juga stakeholder lainnya mempersiapkan rute-rute destinasi wisata Indonesia. AP II juga menyiapkan _Tourist Information Center_ di Bandara Soekarno-Hatta serta di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. Hal itu untuk memberikan informasi pariwisata kepada para customer.

Selain itu AP II juga menyiapkan booth-booth leaflet pariwisata serta fasilitas layanan digital di terminal seperti _Digitalway-Finding Kiosk, Statistic map, Wayfinding;_ juga penambahan _Interface Asian Games 2018_ pada _Indonesia Airports Mobile Apps._

Sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan terbaik di bandara, AP II juga telah meresmikan sejumlah fasilitas-fasilitas baru, diantaranya adalah _Chatbot Contact Center (Tasya), Airport Digital Lounge (DILO), Digital Airport Hotel, Airport Operation Control Center (AOCC), dan Wi-Shock,_ fasilitas layanan wifi berkecepatan tinggi di bandara. Fasilitas-fasilitas ini diresmikan secara langsung oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno (fm/ab). Foto: abri - Jaringan TI
Share:

Garuda Indonesia dan BRI Bantu Tenaga Medis IDI Tangani Korban di Lombok

Sinergi Misi Kemanusiaan - Garuda Indonesia didukung penuh oleh BRI
Cengkareng (WartaMerdeka) - Maskapai Nasional Garuda Indonesia berkerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menerbangkan sedikitnya 23 tenaga medis dari "Ikatan Dokter Indonesia" (IDI) dalam sinergi misi kemanusiaan membantu korban gempa di Lombok.

Melalui sinergi misi kemanusiaan ini, Garuda Indonesia yang didukung penuh oleh BRI  akan menerbangkan dokter dan tenaga ahli medis IDI untuk menjadi relawan dalam membantu korban gempa di Lombok, sekaligus membawa kebutuhan logistik obat-obatan bagi sejumlah posko pengungsi di Lombok.

Direktur Niaga Domestik Garuda Indonesia Nina Sulistyowati menjelaskan, "Sinergi BUMN dalam misi kemanusiaan bersama BRI dan IDI ini kami harapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya seluruh pihak dalam meringankan kondisi yang saat ini dialami oleh para pengungsi, khususnya terkait kebutuhan tenaga medis dan obat-obatan di sejumlah posko pengungsian di Lombok".

“Pada kesempatan ini, kami juga berterimakasih terhadap BRI yang telah mempercayakan Garuda Indonesia dalam bersinergi sebagai penyedia jasa transportasi udara untuk menerbangkan rekan-rekan tenaga medis IDI ke Lombok. Melalui sinergi BUMN ini, masyarakat juga diajak berkontribusi langsung dalam membantu korban gempa dengan menerbangkan tenaga medis IDI ke Lombok melalui dukungan pembelian tiket Garuda Indonesia. Setiap transaksi pembelian tiket Garuda Indonesia dengan kartu kredit BRI, akan didonasikan sebesar IDR 1 juta utk memberangkatkan tenaga medis ke Lombok”, urai Nina.

Lebih lanjut Nina mengungkapkan, "Selain menerbangkan tenaga medis, melalui lini layanan kargo udara, Garuda Indonesia juga turut mendistribusikan bantuan logistik obat-obatkan ke sejumlah posko pengungsian di Lombok bersama pemangku kepentingan terkait".

Adapun misi kemanusiaan melalui dukungan tenaga medis yang dikirimkan ke Lombok tersebut juga mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI.

"Diterbangkannya relawan tenaga medis ke Lombok tersebut merupakan langkah awal sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan Lombok tetap menjadi tujuan wisata yang aman dan nyaman", papar Nina Sulistyowati.

Sementara itu, Direktur Konsumer BRI Handayani menambahkan "Kegiatan ini juga merupakan inisiatif yang bisa mempercepat pemulihan industri pariwisata di Lombok yangg merupakan salah satu 10 destinasi utama pariwisata nasional", terangnya.

Lebih lanjut, sejalan dengan peningkatan pengiriman barang bantuan kargo menuju Lombok, Garuda Indonesia juga menyediakan potongan harga sebesar 50 persen untuk pengiriman barang bantuan bencana alam di Lombok tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai potongan harga tersebut dapat menghubungi call center Garuda Indonesia Cargo di 021-2351-9090 atau di 0804 1 909090. Adapun penawaran khusus tersebut berlangsung hingga 20 Agustus 2018 mendatang.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program tersebut, masyarakat dapat menghubungi Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999 dan 0804 1 807 807. www.garuda-indonesia.comdan Twitter @IndonesiaGaruda maupun call center BRI 24 jam di nomor 14017 (ab/ik).

Foto: Dok.Garuda Indonesia 
Share:

Pesona Jember Fashion Carnaval Memukau Dunia

Jember/Jatim (WartaMerdeka) - Dengan tema “ASIA LIGHT”/Cahaya Asia Inspirasi Asian Games 2018, 10 Defile yang merepresentasikan negara-negara Asia: Bian Lian (China), Babilonia Empire (Iraq), India, Kujang (Indonesia), Ottoman Empire (Turki), Saudi Arabia, Silla (Korea), Star, Thailand, dan Shogun (Jepang), ikut menyemarakkan gelaran Jember Fashion Carnaval (JFC), yang berlangsung sejak 7 hingga 12 Agustus.


Presiden JFC Dynand Fariz mengatakan konsep ini memang disesuaikan dengan perhelatan Akbar Asian Games 2018. “Kami ingin menambah gebrakan dari Asian Games 2018. Bukan hanya sekedar memeriahkan tetapi memberikan kontribusi aktif untuk menggaungkan Asian Games," kata Dynand Fariz


Menteri Pariwisata Arief Yahya yang turut hadir memuji dan apresiasi pelaksanaan JFC saat Grand Carnival yang menjadi puncak acara (12/08). Pelaksanaan JFC ke-17 kalinya ini telah sukses memukau para penonton dengan sajian karnaval sepanjang 3,6 km dari 2500 peserta.



“JFC tahun ini lebih bagus, keren. Temanya Asian Games, sejalan dengan tema Asian Games 2018, Energy of Asia. Ini trik yang bagus untuk meningkatkan wisman (wisatawan mancanegara) apabila banyak ditampilkan delegasi dari luar Indonesia,” puji Menpar Arief Yahya.


JFC bisa dibilang merupakan trendsetter fashion carnaval di Indonesia. Selain sebagai karnaval terbaik di Indonesia, JFC kini menempati posisi keempat sebagai karnaval terunik dunia setelah karnaval Mardi Grass di Amerika, Rio De Janeiro Brazil, dan The Fastnacht Jerman. Jember pun dinobatkan sebagai Kota Karnaval Terbaik Nasional 2017. Bahkan kepopuleran JFC di Indonesia membuat pelaksanaan JFC 2018 ini menjadi trending topic nasional.


"JFC menjadi _trending topic_ nasional. Hashtag #WonderfulJFC2018 serta hastag #PesonaJemberFashionCarnavaI menjadi urutan 1 dan 2 _trending topic_, mengalahkan _hashtag_ pilpres. JFC telah menjadi standar bagi berbagai karnaval di Indonesia. Selamat kepada Jember yang terpilih sebagai Kota Karnaval Terbaik Nasional 2017," terang Menpar Arief Yahya.


JFC telah memenangkan 11 Penghargaan Internasional untuk kategori Best National Costumes di berbagai event internasional.
Prestasi dan peran besar JFC dalam pariwisata Jember membuat Menpar Arief Yahya akan terus berkomitmen agar JFC bisa setara dengan karnaval besar dunia. “Semoga JFC bisa setara dengan Karnaval Kelas Dunia seperti Rio Carnival – Brazil, Pasadena Flower Carnival – Los Angeles USA, Notting Hill Carnival – London Inggris. Karena itu, Kemenpar berkomitmen selalu mendukung JFC,” harap Menpar Arief Yahya.



Rangkain Karnaval pada 2018 ini diikuti 2500 peserta meliputi JFC International Exhibition, Pets Carnival, JFC International Conference, JFC Kids Carnival, JFC Rhythm Artwear Carnival, Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (Waci), dan JFC Grand Carnival (pn/ab). - Foto: Dok.Kemenpar | Jaringan TI


Share:

Pesona Desa Wisata Pentingsari Jadi Perhatian Dunia

Yogyakarta (WartaMerdeka) - Delegasi lima negara yang tergabung dalam MIKTA (Mexico, Indonesia, Korea Selatan, Turki, Australia) sepakat bekerjasama dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan yang tertuang dalam MIKTA Tourism Message. Kesepakatan informal ini dihasilkan saat kunjungan delegasi lima negara MIKTA di salah satu Sustainable Tourism Observatory (STO), tepatnya di Desa Pentingsari, Sleman (08-09/08).

Kunjungan ini dilakukan untuk memperkenalkan konsep STO yang sudah dilaksanakan Kementerian Pariwisata/Kemenpar bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada. Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Valerina Daniel mengatakan, “kunjungan ini bisa memberikan gambaran sustainable tourism yang telah diterapkan di Indonesia. Diharapkan Indonesia bisa menjadi leader dalam kegiatan pariwisata berdayakan masyarakatnya sekaligus menjaga budaya dan lingkungannya.”

Kunjungan ke Desa Wisata Pentingsari di Sleman diisi dengan berbagai macam kegiatan seperti melihat fasilitas homestay, cara pengolahan kopi, gamelan, membatik, tanaman herbal, dan kreasi jamur. Valerina Daniel menjelaskan ini menjadi sarana _knowledge sharing_ tentang penerapan Sustainable Tourism di Indonesia. Dari _sharing knowledge_ ini, diharapkan dapat tercipta _networking_ yang akhirnya menciptakan _branding_ Indonesia sebagai negara yang menerapkan Sustainable Tourism Development secara konsisten.

“Kemenpar selalu mendorong masyarakat untuk mengelola destinasi wisata secara berkelanjutan. Prinsip kami, semakin dilestarikan semakin mensejahterakan!” jelas Valerina.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat concern terhadap isu lingkungan dalam pariwisata, terutama pada sustainable tourism. “Pariwisata merupakan sektor yang paling kecil menimbulkan kerusakan karena prinsip pembangunan pariwisata adalah suistainable atau berkelanjutan. Lingkungan yang terjaga merupakan aset bagi pariwisata untuk mendatangkan wisatawan,” tegas Arief Yahya.

Tema pembahasan konferensi MIKTA adalah “Membangun Jaringan MIKTA dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan” atau “Building Network on Sustainable Tourism Development” bertujuan memfasilitasi para ahli dalam bidang dimaksud dan para pemangku kepentingan dengan menyediakan platform bagi pihak-pihak tersebut untuk bertukar pengetahuan, update mengenai tren pariwisata, dan membentuk jaringan operator pariwisata.

MIKTA menjadi platform konsultasi lintas regional dari lima negara, yang secara resmi didirikan pada September 2013 setelah pertemuan pertama Menteri Luar Negeri dari negara-negara MIKTA di sela-sela Pertemuan Umum PBB.

Indonesia merupakan koordinator MIKTA pada 2018. Sejak menjadi koordinator MIKTA, Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri terus berupaya mengadakan pertemuan dengan tema tertentu. Tema utama MIKTA 2018 adalah “Mengembangkan Ekonomi Kreatif dan Berkontribusi kepada Kedamaian Dunia.”

Saat ini terdapat 22 STO di seluruh dunia, lima diantaranya terdapat di Indonesia yaitu Sleman, Sanur, Pangandaran, Sesaot, dan Pangururan. Desa Wisata Pentingsari di Sleman merupakan salah satu desa wisata yang sudah menerapkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan dan berhasil menerima penghargaan ISTA (Indonesia Sustainable Tourism Awards) kategori ekonomi pada 2017 (ab/pn). Goto : Dok.Kemenpar - Sumber : Jaringan TI
Share:

TCC Kemenpar Masih Siaga Pantau Wisatawan di Tiga Gili

Lombok (WartaMerdeka) - Tim Tourism Crisis Center Kementerian Pariwisata (TCC-Kemenpar) masih siaga melakukan penanganan wisatawan pasca gempa bumi Lombok, Nusa Tenggara Barat (08/08). Tim TCC bersama Kadisparprov NTB melakukan penyisiran di Kepulauan Gili (Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno) untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memantau dan memastikan wisman yang masih berada di Kepulauan Gili dalam keadaan aman. 


Ketua TCC Lombok, Guntur Sakti mengatakan masih ada beberapa orang yang bertahan di Kepulauan Gili. “Berdasarkan hasil penyisiran tim TCC ke tiga gili, beberapa orang yang masih bertahan di sana adalah pemilik properti dan peralatan diving, sebagian lagi sedang menunggu charter helikopter menuju ke Bali,” jelas Guntur Sakti. 

_Food truck_ Poltekpar masih _standby_ di halaman kantor Kadisparprov NTB untuk melayani wisman yang masih menginap di kantor Kadispar dan berjaga-jaga apabila ada wisatawan mancanegara (wisman) yang datang dan membutuhkan pelayanan. 

Tim TCC Kemenpar juga melaporkan bahwa penerbangan dari dan menuju LOP hari ini beroperasi normal, walaupun jumlah wisatawan yang berada di bandara semakin berkurang. Tourist Information Lombok (TIC) juga masih membuka pelayanan untuk menangani turis di LOP. 

Pasukan Gerak Cepat PLN Jawa Timur dan Bali BKO Gempa Lombok diberangkatkan menggunakan Kapal TNI-AL untuk pemulihan kelistrikan di Kepulauan Gili. Aparat POLRI dan TNI saat ini masih berada di Gili Trawangan utk menyisir jumlah wisatawan yg belum terevakuasi dan melakukan pengamanan di semua objek wisata dan objek vital (pembangkit listrik, air, ATM). 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyapa secara online tiga tokoh yang ikut menyisir Kepulauan Gili yaitu Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Dari penyisiran ini, telah ditemukan 33 wisman dan 33 wisnus yang tersisa untuk kemudian diantar ke Pulau Lombok (Pelabuhan Bangsal). Sejumlah 29 wisman tersebut sudah diberangkatkan dari Bangsal menggunakan KMP Gangari 189 menuju Pelabuhan Padang Bai. 

Arief Yahya menegaskan bahwa penjemputan ini gratis. “Sekali lagi saya tegaskan di sini, penjemputan gratis dan tidak dipungut biaya untuk menjemput dan mengantarkan mereka. Terima kasih atas respon cepat terhadap wisatawan di Kepulauan Gili,” ujar Menpar Arief Yahya. 

Hingga Rabu (08/08) sudah terhitung 15 negara yang mengeluarkan _travel advice_ ke Lombok. 15 negara tersebut adalah Perancis, Selandia Baru, Inggris, Siprus, Luxemburg, Belgia, Jerman, Kanada, Tiongkok, Australia, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Brasil, dan Swiss. Hal ini tentunya memberi dampak langsung pada pariwisata Indonesia, khususnya jumlah kunjungan wisman. 
Menpar Arief Yahya telah menghitung sementara imbas dari gempa bumi ini yaitu sekitar 100 ribuan wisman. 

“Begini, perbandingan jumlah wisman Bali dan Lombok itu 5:1, jika di Bali setahun dibulatkan 5 juta, di Lombok 1 juta. Lalu masa bencana di Bali lebih lama, dibandingkan Lombok, perbandingan 2:1. Maka jika di Bali 2017 lalu berdampak 1 juta kunjungan, di Lombok 1:10 nya, atau 10% nya, 100 ribuan,” kata Menpar Arief Yahya. 

Penurunan jumlah wisman ini tentunya juga memberi dampak ekonomis. Dengan asumsi satu wisman mendapat USD 1000 per kunjungan, penurunan bisa mencapai USD 100 juta. Jumlah ini ditambah lagi dengan kunjungan wisnus dengan spendingnya sekitar RP. 850,000,00 per-kunjungan (pn/aba). Foto: Dok.Kemanpar - Sumber: Jaringan TI
Share:

Kasad: Membangun Desa adalah Bagian dari Program Nasional Nawacita

Bengkalis/Riau (WartaMerdeka) - “Pembangunan wilayah desa merupakan salah satu realisasi dari kebijakan nasional Nawacita yang ingin mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran,” tegas Kasad Jenderal TNI Mulyono saat memimpin upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 yang dipusatkan di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau (8/8). 


TMMD erupakan manifestasi peningkatan kesejahtaraan rakyat dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. TMMD juga bertujuan mewujudkan kestabilan dan kemajuan Indonesia secara menyeluruh dan pemarataan pembangunan secara berkelanjutan. 

TMMD ke-102 di 2018 diselenggarakan selama 30 hari mulai 10 Juli sampai 8 Agustus 2018. Selain mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat, TMMD yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun juga merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta Ketahanan Nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat dan khususnya generasi milenial. 

Dikatakan Kasad, tema dalam TMMD ke-102 “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial”, dihadapkan dengan kondisi generasi muda saat ini yang semakin modern. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, moralitas dan karakter generasi muda juga harus dibangun sehingga menjadi pribadi yang kreatif, aktif, inovatif dan berjiwa nasionalis yang kuat. 

“Saya melihat bahwa kegiatan penyuluhan dan asistensi yang telah dilaksanakan tersebut mendapat apresiasi dan perhatian dari banyak pihak, karena menyentuh problem-problem aktual yang dihadapi oleh masyarakat kita di daerah-daerah terpencil, serta menyasar elemen-elemen masyarakat yang rentan terhadap masalah-masalah sosial, “ ujar Kasad. 

TMMD ke-102 ini TNI juga bekerja sama dengan Kemenpora RI guna menyukseskan program unggulan Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD), yaitu dengan meningkatkan kemandirian generasi muda di pedesaan dengan turut serta secara aktif membantu kegiatan fisik dan non fisik. 

Pada TMMD 102 melibatkan 50 Satgas TMMD di 50 Kabupaten/Kota, 57 Kecamatan dan 79 Desa, dengan didukung oleh dinas Pemda setempat, diantaranya Dinas Kesehatan, Pertanian, BKKBN, Sosial, Kehutanan, Pekerjaan Umum, Kejaksaan serta Kepolisian. 

Sasaran fisik dalam skala nasional pada TMMD 102 ini telah berhasil mewujudkan program rehabilitasi lebih dari 200 unit rumah tidak layak huni, pembukaan 86 km jalan baru, pengerasan dan betonisasi 60 km jalan, perbaikan 30 rumah ibadah dan delapan sekolah, pembangunan jembatan dengan panjang total 252 meter, pembuatan 43 unit MCK, pembangunan Poskamling dan saluran drainase di lebih dari 30 desa, pemberian kambing kepada peternak binaan serta penanaman 3500 pohon di lahan konservasi alam. 

Untuk sasaran non fisik fokus program TMMD kali ini telah diarahkan untuk menumbuhkan kekebalan dalam menghadapi isu-isu disintegrasi Bangsa dan hal-hal yang mengarah kepada konflik sosial. Dalam mencapai tujuan tersebut, Satgas TMMD yang bersinergi dengan dinas terkait di Pemda setempat, telah melaksanakan penyuluhan tentang hukum, wawasan kebangsaan, kerukunan antar umat beragama, serta bahaya Narkoba dan paham-paham radikal (ab/ded). Foto: Dispenad  - Sumber :Jaringan Ti
Share:

Artikel Unggulan

Cara Memilih Presiden yang Baik dan Benar