2018-02-17

Serunya merayakan Imlek di Bali

Denpasar (WartaMerdeka) – Dampak dari semakin kondusifnya keadaan alam di Bali, paska Gunung Agung menurunkan aktifitas erupsinya, liburan Imlek tahun ini, dipadati oleh wisatawan asal Cina.

Pemandangan menarik, misalnya, tampak di Sunset Road, Hotel Harris. Di sini, angkanya menembus 1000 wisman asal Cina. Tua-muda, laki-laki-perempuan, semua kompak merayakan Imlek di Bali. Hal ini disaksikan langsung oleh Konjen Tiongkok di Bali Chen Wei, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana, Kadispar Bali AA Yuniartha, Ketua Umum DPP ASITA Asnawi Bahar,  Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional I Kemenpar Vinsensius Jemadu dan industri pariwisata yang hadir di tengah acara.

Yang menggembirakan, serbuan wisman Tiongkok ini tidak berakhir sampai di situ. Masih ada 15.000 turis Tiongkok lainnya yang bakal berlibur ke Bali terkait masa libur Imlek 2018.

"Ini menandakan Bali adalah tempat istimewa untuk merayakan Imlek. Arti penting lainnya, Travel Warning pemerintah Tiongkok jadi tidak berlaku lagi," tutur Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana (15/2).

“Bali luar biasa. Suasana
perayaan Imlek di Bali ternyata sangat mirip dengan Tiongkok. Yang merayakan Imlek, saya ucapkan Selamat Tahun Baru,” timpal Chen Wei, Konjen Tiongkok di Bali.

Chen Wei memang terlihat total saat menggelar even perayaan Imlek di Bali. Dengan dukungan Kemenpar, Konjen Tiongkok di Bali terlihat all out menyiapkan segalanya. Nuansa budaya Tiongkok yang didominasi warna merah tersebar merata di tengah acara. Bahkan seniman dari Provinsi He Nan, Tiongkok,  ikut diboyong ke tengah acara. Itu belum termasuk pertunjukan Barongsai, pembagian angpao oleh Dewa Uang, Parade Kuliner, dan pembagian doorprize.

Sepanjang 2017, total riil kunjungan wisman Cina mencapai 2.055.351 orang. Di bawah Tiongkok, ada Australia  yang mendonasikan angka kunjungan 1.188.499 wisatawan,
disusul India dengan jumlah 485.314 orang. Selanjutnya, ada 538.334 wisatawan dari Jepang dan 361.197 paspor Inggris yang datang ke Indonesia.

Angka itu membuat Menpar Arief Yahya makin pede. Diapun makin getol mempromosikan pariwisata Indonesia kepada warga Tiongkok. "Saya jelaskan lagi Pak Presiden Jokowi saja sudah ke Bali, sejak 22 Desember 2017. Di Bali, Pak Presiden juga bertemu dengan wisatawan mancanegara, bahkan selfie dengan para wisatawan dengan asyik dan nyaman. Jadi saya mengundang warga Tiongkok untuk berwisata ke Indonesia, termasuk ke Bali. Silakan merayakan Imlek, tahun baru di tempat yang indah dan destinasi nomor satu dunia versi Trip Advisor 2017," Gong Ci Fa Cai!" tutur Arief Yahya (fm) | Foto: istimewa | Sumber
Share:

Arsip