2018-03-19

Bajafash : Batam Dibanjiri Musisi Jazz & Fashion


Batam (WartaMerdeka) - Musisi jazz kelas dunia yakni Dato Nik Azmi, Janine Annice? Steve Thornton dan Syaharani turut memeriahkan event tersebut. “Yang suka jazz dengan balutan nuansa pantai dan view Singapura, buruan ke Batam View Beach Resort, event ini ditutup oleh penampilan dari Glenn Fredly dan Steve Thornton. Acaranya keren banget. Sayang kalau dilewatin begitu aja,” tutur Syaharani, musisi jazz Indonesia. 

Batam Jazz dan Fashion Festival (Bajafash) berlangsung meriah. Acara yang mengangkat tema “Keberagaman di Asia Tenggara Melalui Jazz dan Fashion” ini bertempat di Batam View Beach Resort pada 16-17 Maret 2018. Acara tersebut menyajikan perpaduan penampilan musik jazz dan fashion yang memukau. Deretan artis dan desainer ternama menampilkan karya terbaiknya serta menarik kedatangan wisatawan asing juga dari Singapura, Malaysia, dan lain-lain. 

Dato Nik Azmi dan Jannie Annice memuji penyelenggaraan acara. Meski sudah memiliki pengalaman bernyanyi di berbagai negara, pertunjukan musik tersebut tetap meninggalkan kesan bagi keduanya. “Saya sudah sering keliling dunia. Ini salah satu konser jazz terbaik yang pernah saya saksikan. Tata cahaya dan sound systemnya luar biasa. Animo penontonnya juga fantastis. Sangat unik dan tak biasa. Selamat untuk Indonesia yang sudah berhasil menggelar event jazz kelas dunia di Batam,” tutur Dato Nik Azmi. 
Rasa gembira yang sama juga ditunjukan oleh Anddy Fong, GM Batam Views Beach Resort. "Ini benar-benar gila. Semua enjoy. Semua happy. Batam benar-benar dikepung wisatawan. Okupansi Batam View Beach Resort mencapai 100%," katanya. Menjelaskan pernyataan tersebut, ada empat hal menarik yang membuat para pengunjung menyaksikan Bajafash 2018. 

Bajafash 2018 menyajikan pertunjukan spektakuler yang dimeriahkan musisi jazz profesional dari berbagai negara. Dari Indonesia ada Glenn Fredly dan Baku Cakar, Balawan dan Batuan Etnik, Syaharani serta Soukma. Dari Malaysia, ada penyanyi legendaris Khadijah Ibrahim, Siel dan Slef Trio. Dari Singapura, ada Rudy Djoe. Selain itu juga ada Steve Thornton dan Janine Annice yang berasal dari USA dan UK. 

Acara ini dimeriahkan dengan klinik musik bertajuk *“Music Camp”* dengan mentor ternama. Di sini para peserta dari berbagai negara bisa melihat langsung para mentor beraksi memainkan alat musik di hadapan mereka pada saat _jam session._ Nama besar seperti Indro Hardjodikoro (jazz Bass Class), Balawan (Jazz Guitar Class), Andy Gomez (Jazz Piano Class), Zahid Ahmad (Drum Class), Azmi HairudinSaxophone Class), Stan Calvin (Tabla & Music Apps), selalu setia menemani. Peserta juga bisa menggali ilmu dari Steve Thornton yang berasal dari USA (Percussions Class). Kegiatan _music camp_ berlangsung dua hari dan ditutup dengan sajian _sunset jazz._ 

Dari dunia fasion, Bajafash juga menampilkan karya desainer terbaik, yakni Chossy Latu, Arturro dari Seminyak Bali, Wieke Dwiharti, Didit Jarit, Anda Nasution, Decy Tyramona. Alasan *Keempat,* yakni ada dialog terbuka tentang industri musik dan fashion Asia Tenggara yang menghasilkan komitmen dari para pihak pengambil kebijakan termasuk negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura untuk bersatu dan bekerjasama melahirkan solusi-solusi untuk peningkatan industri kreatif. 

Masruroh, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar yang ikut menyaksikan menyebut Bajafash sangat keren dan banyak testimoni positif dari berbagai musisi dunia. penyelenggaraan acara ini dapat membawa Batam ke level yang lebih tinggi. Dengan demikian, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke Batam terus bertambah (ap/ab) | Foto: Istimewa 
Share:

Arsip