Mengantisipasi May Day Kolinlamil Dukung Polri Siagakan Penindak Huru Hara

Jakarta (WartaMerdeka) - Mengantisipasi hari buruh May Day 1 Mei, Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil)  menyiagakan sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi, Pasukan Penindak Huru Hara (SSK1PHH).

Hal ini terlihat dari adanya latihan menghadapi rusuh massa di Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara (27/4).

Panglima Kolinlamil Laksda TNI R. Achmad Rivai mengatakan bahwa penyiapan pasukan huru hara yang membantu Polri ini, merupakan kelanjutan dari kesepakatan atau Memorandum Of Understanding(MOU) TNI dan Polri yang ditandatangani bersamaan dengan digelarnya Rapim TNI pada Januari lalu di Mabes TNI, Cilangkap. Nota Kesepahaman yang berlaku untuk lima tahun itu mengatur perbantuan TNI untuk Polri dalam menghadapi unjuk rasa, mogok kerja, kerusuhan massa, konflik sosial dan mengamankan kegiatan masyarakat lainnya.

Hal ini sejalan pula dengan UU no.34 tahun 2004 pasal 7, bahwa dalam melaksanakan tugas pokoknya, TNI bisa membantu Polri dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kolinlamil yang memiliki pasukan PHH di bawah kendali Dandenmako Kolinlamil, dan dipimpin Kepala Satuan.

Lebih lanjut ditambahkan Dandenmako Kolinlamil Letkol Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian, pasukan PHH Kolinlamil ini, merupakan gabungan yang terdiri dari kompi Denmako, Satlinlamil, dan unsur KRI. Seluruh personel sudah memiliki kemampuan dan keterampilan yang profesional dalam menanggulangi kegiatan huru-hara (ab).

Foto: PenKolinlamil
Share:

Badak Jawa Perlu Diperhatikan

Jakarta (WartaMerdeka) - Setelah lahir dua badak Jawa, salah satu habitat langka di dunia, di Taman Nasional Ujung Kulon/TNUK.(Februari 2018). Diikuti dengan kematian badak jawa (rhinoceros sondai us desmarest), yamg ditemukan di Pantoi Karang Panjang (23/4). 


“Badak jenis ini potensi kepunahannya sangat tinggi,” jelas Kepala Balai TNUK, Dr. U. Mamat Rahmat, S.Hut, MP, didampingi Ir. Herry Subagiadi M.Sc Sekdirjen Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem KLHK, saat jumpa pers di Media Centre Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (26/4). 



Itu sebabnya, TNUK berupaya keras untuk memelihara badak jawa yang kini jumlahnya tinggal 68 buah dan hanya ada di lima tempat di dunia. Penyebab kematian badak jawa yang terjadi kemarin minggu, menurut Mamat, memang bukan karena dibunuh. “Kita sedang bawa ke laboratorium di IPB untuk diteliti,” sambungnya (ab). | 

Foto: Dok.TNUK 
Share:

Yerusalem : Siapa yang Tuan Rumah Sebenarnya?

Bekasi, (WartaMerdeka) - Konflik Palestina - Israel, yang selama ini terjadi, membuat sebagian Ummat Islam Indonesia melihat sebagai Perang Agama.

Yerusalem dalam bahasa Ibrani disebut Yerushalayim, sedangkan dalam bahasa Arab disebut al-Quds. Yerusalem merupakan salah satu kota tertua di dunia.

"Filistine" dalam kata Ibrani memiliki arti "Bangsa dari Seberang Laut", yang mana Orang Filistin berasal dari seputar kepulauan Kreta, Yunani. Sementara Agama asli orang-orang Filistin adalah menyembah Dewa".

Filistin pertama kali mendarat di pantai Gaza sekitar abad ke-15 (+ 1500 thn) SM (Kota Gaza adalah sebuah kota Palestina di Jalur Gaza), berangsur semakin banyak, dan akhirnya terjadi konfrontasi dengan nabi Daud (penduduk setempat), dimana akhirnya Nabi Daud (1040 SM - 970 SM) memenangkan perang tersebut, yang kemudian mendirikan kerajaan Israel dengan luas + masih seperti sekarang. Olehkarenanya sampai sekarang bendera Israel bersimbol Bintang Daud. 

Sementara orang-orang Palestina yang sekarang,  mayoritas bukanlah orang-orang Filistin yang dahulu datang dari kepulaun Kreta (Yunani), tetapi sudah dipenuhi oleh orang-orang suku Arab Muslim dan Arab Nashrani, bukan lagi orang-orang Filistin asli.

Orang-orang yang mengaku sebagai orang-orang Palestina yang sekarang ini, mereka sebenarnya baru datang setelah pengambil alihan kekuasaan yang dilakukan oleh Khalifah Umar Bin Khattab

Hal ini dapat dibuktikan, dari seperti Yasser Arafat misalnya, pemimpin Palestina yang sangat terkenal, dia adalah bukan orang Filistin, tetapi orang Arab Mesir, dan bukan pula kelahiran Palestina, dimana istrinya pun juga  bukan orang Filistin, melainkan seorang  Wanita Arab Nashrani.

Daud adalah Nabi besar ummat Syalom Israel Yahudi, ummat Syalom Nashrani, dan juga ummat Islam Arab, yang membunuh Goliath Filistin, yang kemudian mendirikan kerajaan Israel.

Bait Suci (juga disebut Bait Allah atau Kenisah) adalah sebutan untuk pusat peribadahan bangsa Israel, dan orang Yahudi di Yerusalem sejak Nabi Daud (1040 SM - 970 SM) , yang terletak di Bukit Bait Suci.

Nabi Daud
Nabi Daud (1040 SM - 970 SM) merupakan seorang nabi dalam Agama Islam, Agama Kristen dan Yahudi, adalah Raja Ketiga (1008 SM - 970 SM) dan yang paling populer dalam kerajaan Israel, yang kemudian pemerintahannya digantikan oleh Raja Salomo (970 SM - 931 SM).

Dalam Agama Islam, Nabi Daud menerima kitab Zabur, sementara dalam agama Kristen, Nabi Daud menuliskan banyak Mazmur yang dikumpulkan ke dalam kitab Mazmur.

Nabi Daud adalah moyang dari Yesus atau Isa al-masih menurut Injil Matius, Injil Lukas dan kitab-kitab Perjanjian Baru lainnya.

Masa hidupnya secara umum diperkirakan bertarikh 1040 – 970 SM, Pemerintahannya atas Kerajaan Yehuda di Hebron 1008 SM – 1002 SM, dan Pemerintahannya atas seluruh Israel 1002 SM – 970 SM.

Nabi Muhammad
Nabi Muhammad lahir di Mekkah, 571 M – meninggal di Madinah, 8 Juni 632 M

Nabi Muhammad memulai penyebaran ajaran Islam untuk seluruh umat manusia dan mewariskan Pemerintahan Tunggal Islam.

Nabi Muhammad tidak pernah memerintahkan untuk merampas Yerusalem, karena beliau sudah punya 2 Tanah Suci (Mekah & Madinah), dan kiblat sendiri.

Nabi Muhammad selama hidupnya tidak pernah mengajarkan, dan memerintahkan untuk merebut Jerusalem dan Israel. Tidak ada 1 surat pun di Al Quran yang menyebut Ummat Muhammad / Islam harus mengambil alih Israel dan Jerusalem.

Khalifah Umar Bin Khattab
Yerusalem diserang oleh Umar bin Khattab pada periode kekhalifahan kedua atau setelah Nabi Muhammad SAW wafat, atau setelah 8 Juni 632 M.

Berawal saat pasukan Muslim dibawah komando Abu Ubayda mengepung Yerusalem setelah mengambil alih Damaskus dalam Perang Yarmuk. Pada tahun 637, setelah pengepungan Yerusalem, pasukan Islam akhirnya mengambil alih kota tersebut.

Umar diberikan kunci untuk memasuki kota oleh pendeta Sophronius, dan diundang untuk shalat di dalam gereja (Church of the Holy Sepulchre). Umar memilih untuk shalat ditempat lain, di sebelah timur gereja.

Kemudian, masjid Umar dibangun oleh Sultan Al Afdal, putra Sultan Shalahuddin Al Ayyubi (pada masa kekuasaan Dinasti Ayyubiyah pada abad ke-12) untuk mengenang peristiwa tersebut, dimana masjid ini sendiri terletak di sebelah selatan Gereja Makam Kudus, dan bukan di sebelah timur tempat saat Umar shalat dahulu.

Alur Pikir
Mengamati perjalanan sejarah di atas, semestinya kita sudah semakin paham, mengapa Ummat Nashrani terus mempertahankan Tanah Suci Israel.

Melihat peristiwa pertama kali Umar datang ke Yerusalem, dimana Umar shalat di lapangan, maka dapat dipastikan diseputaran Yerusalem belum terdapat mesjid. Kalau masjid Al Aqsa sudah ada, pasti Umar shalat di masjid Al Aqhsa, bukan di lapangan. Jadi setelah mendirikan masjid Omar (pada abad 12).

Selang beberapa tahun kemudian setelah kejadian Umar shalat di lapangan, barulah masjid Al Aqhsa dibangun (selesai pada tahun 705 M atau + 72 tahun setelah Nabi Muhammad wafat) di atas puing' reruntuhan Bait Suci.

Untuk Ummat Nashrani, wilayah kerajaan Israel adalah cikal bakal sejarah Yahudi Israel dan Nashrani, dimana merupakan wilayah sakral bagi Yahudi Nabi Daud, yang juga merupakan Tanah Kelahiran Nabi Isa / Yesus.

Perang Salib sebagai jawaban untuk merebut Tanah Suci Ummat Nashrani, yang diambil dalam penaklukan kaum Muslim atas Levant (632–661). Pada akhirnya menyebabkan direbutnya kembali Yerusalem pada tahun 1096 M - 1099 M.

Perang Salib (Merebut Kembali Tanah Suci)
Perang Salib Pertama 1096 M – 1099 M dalam rangka merebut kembali Tanah Suci mereka, yang disahkan oleh Paus Urbanus II pada tahun 1095. 

Perang Salib Kedua 1145 M - 1149 M Setelah melewati Bizantium dan memasuki Anatolia, dikalahkan oleh tentara Seljuk (kekaisaran Islam yang dikenal sebagai Kekaisaran Seljuk Agung). Louis, Conrad, dan sisa dari pasukannya berhasil mencapai Yerusalem, dan melancarkan serangan yang "keliru" ke Damaskus pada tahun 1148. Perang Salib di Timur mencapai kemenangan. Kegagalan Perang Salib Kedua ini memicu jatuhnya kembali kota Yerusalem.

Perang Salib Ketiga 1189 M – 1192 M yang dikenal sebagai Perang Salib Para Raja, merupakan suatu upaya para pemimpin Eropa untuk merebut kembali Tanah Suci dari Saladin (Salahuddin Al-Ayyubi). Kampanye ini memperoleh banyak keberhasilan, merebut kota penting Akko dan Yafo, juga membalikkan sebagian besar penaklukan Saladin, tetapi gagal merebut Yerusalem yang menjadi motivasi emosional dan spiritual dari Perang Salib.

Perang Salib Keempat 1202 M – 1204 M adalah suatu ekspedisi bersenjata dari Eropa Barat yang dimaksudkan untuk menaklukkan Yerusalem yang dikuasai kaum Muslim, dengan cara invasi melalui Mesir. Sebaliknya, terjadi serangkaian peristiwa yang berujung pada penjarahan kota Konstantinopel—ibukota Kekaisaran Bizantium yang mana dikendalikan kaum Kristen—oleh Tentara Salib.

Perang Salib Kelima 1217 M – 1221 M adalah upaya kaum Eropa Barat untuk merebut kembali Yerusalem dan seluruh wilayah Tanah Suci lainnya dengan pertama-tama menaklukkan Dinasti Ayyubiyyah yang berkuasa di Mesir.

Perang Salib Keenam berawal pada tahun 1228 sebagai suatu upaya untuk mendapatkan kembali Yerusalem. Perang ini dimulai setelah kegagalan Perang Salib Kelima dan melibatkan sedikit sekali pertempuran yang sebenarnya. Manuver diplomatik Friedrich II, Kaisar Romawi Suci, menyebabkan Kerajaan Yerusalem kembali memperoleh sebagian kendali atas Yerusalem dalam hampir sepanjang lima belas tahun berikutnya (1229-39 M, 1241-44 M) maupun atas daerah lainnya di Tanah Suci.

Perang Salib Ketujuh merupakan suatu perang salib yang dipimpin oleh Louis IX dari Perancis dari tahun 1248 sampai 1254. Sekitar 800.000 bezant (mata uang emas pada abad pertengahan) dibayarkan sebagai uang tebusan untuk Raja Louis. Ia dikalahkan dan ditangkap pasukan Mesir yang dipimpin oleh Sultan Ayyubiyyah Turanshah yang dididukung kaum Mamluk dari Bahri yang dipimpin oleh Faris ad-Din Aktai, Baibars al-Bunduqdari, Saif ad-Din Al-Qutuz, Izz al-Din Aybak, dan al-Mansur Qalawun.

Perang Salib Kedelapan adalah suatu perang salib yang dilangsungkan oleh Louis IX dari Perancis terhadap kota Tunis pada tahun 1270. Perang Salib Kedelapan terkadang diperhitungkan sebagai yang Ketujuh, apabila Perang Salib Kelima dan Perang Salib Keenam diperhitungkan sebagai suatu perang salib tunggal. Perang Salib Kesembilan terkadang juga diperhitungkan sebagai bagian dari yang Kedelapan ini. Perang salib ini dianggap gagal karena Louis meninggal dunia akibat penyakit tidak lama setelah tiba di pesisir Tunisia, dan pasukannya yang juga dilanda wabah penyakit membubarkan diri kembali ke Eropa tidak lama setelahnya.

Perang Salib Kesembilan, yang mana terkadang dikelompokkan bersama dengan Perang Salib Kedelapan, umumnya dianggap sebagai Perang Salib besar yang terakhir di Tanah Suci pada abad pertengahan. Perang ini berlangsung antara tahun 1271–1272. Kegagalan Louis IX dari Perancis untuk menguasai Tunis dalam Perang Salib Kedelapan Edward, putra Henry III dari Inggris, untuk berlayar ke Akko dalam rangka melangsungkan apa yang disebut sebagai Perang Salib Kesembilan.

Perang Salib Kesembilan meraih beberapa kemenangan yang mengesankan bagi Edward atas Baibars. Pada akhirnya Perang Salib dipandang tidak begitu banyak kegagalan ketika kemudian menarik diri; Edward memiliki kekhawatiran akan masalah-masalah di negaranya dan merasa tidak mampu untuk menyelesaikan konflik-konflik di dalam wilayah-wilayah outremer yang tersisa. Dapat dikatakan bahwa semangat untuk melakukan Perang Salib sudah hampir "punah", pada periode ini juga. Hal ini juga merupakan pertanda ambang keruntuhan kubu-kubu pertahanan Tentara Salib terakhir yang masih tersisa di sepanjang pesisir Mediterania.

Dengan melihat sejarah pengambilalihan Yerusalem oleh Bangsa Arab, maka pusat ke Nashranian terpaksa dipindah ke Byzantium. "Bizantium" berasal dari kata "Byzantium", yaitu nama kota Konstantinopel sebelum menjadi ibukota Konstantinus yang Agung.

Setelah tinggal dan besar di Konstantinopel, Nashrani Byzantium pun dihancurkan oleh Muhammad Al Fatih (seorang raja atau sultan Kerajaan Utsmani - disebut juga sebagai Sultan Muhammad II - 7 Febuari 1451). Untuk kali kedua orang-orang Nashrani harus pindah, kali ini yang dipilih adalah Vatican, hal ini agar mereka mendapat perlindungan dari Roma.

Pada tanggal 29 Mei 1453 M, Sultan al-Ghazi Muhammad berhasil memasuki Kota Konstantinopel. Sejak saat itulah ia dikenal dengan nama Sultan Muhammad al-Fatih, penakluk Konstantinopel.

Selanjutnya karena merasa selalu dikejar-kejar oleh Bangsa Arab, maka seluruh kerajaan Nashrani bersatu, dibawah kepemimpinan Inggris, untuk kembali mengambil alih Tanah Suci Yerusalem milik mereka. Perang ini dinamakan dengan Perang Salib, dan saat itu ummat Nashrani berhasil merebut kembali Yerusalem.

Orang Nashrani sangat percaya kepada Kitab Suci mereka yang menyebutkan, bahwa Israel adalah Tanah Suci pemberian Tuhan, dan Tuhan akan melindungi sampai hari kiamat.

Seyogyanya kita mempelajari sejarah secara Lini Masa, sehingga tidak seenaknya menilai sesuatu. Kalau kita memulainya hanya dari Perang Salib, mungkin Perjuangan Palestina dapat dibenarkan, tetapi jika mempelajari sejarah awal yang sebenarnya, maka tidak sepatutnya, Tanah Suci Agama lain ingin dikuasai.

Sebagai analoginya, apakah mungkin Tanah Suci Agama X, dikuasai atau dikelola oleh Agama Y, atau sebaliknya...

Nabi Muhammad tidak pernah memerintahkan untuk merampas Yerusalem, karena Beliau sudah punya 2 Tanah Suci (Mekah & Madinah), dan Kiblat sendiri. Di dalam Quran pun tidak ada satupun ayat yang menyebut harus menguasai Yerusalem. 

Singkatnya, jika Arab Islam yang benar-benar mengikuti ajaran Nabi Muhammad, pasti tidak punya niat untuk merampas Israel / Yerusalem, karena Nabi sendiri mengajarkan "Bagiku Agamaku, Bagimu Agamamu"...

Gerakan Nasionalis di Eropa
Tahun 1800-an, lahir sebuah gerakan nasionalis baru di Eropa, yang mereka namakan "Gerakan Zionis". Zionisme sendiri merupakan gerakan politik yang mendukung pembentukan negara Yahudi.

Hal ini dikarenakan, orang-orang Yahudi merasa didiskrimiasi, sehingga mereka perlu memiliki negara sendiri, guna menghindar dari diskriminasi dan penindasan yang dilakukan orang-orang Eropa.

Dari Kongres Zionis I tahun 1897, mereka memutuskan untuk kembali merebut "Tanah Yang Dijanjikan". Yang kala itu masih merupakan bagian dari Kekaisaran Turki Utsmani (Lihat Sejarah di atas)

Sebelum agresi dilakukan, gerakan Zionis tersebut yang dipimpin oleh Theodor Herzl, menyodorkan uang pembayaran sebanyak 150 juta poundsterling sebagai tebusannya. Tetapi ditolak oleh Sultan Utsmani, Sultan Abdulhamid II, yang kala itu berkuasa.

Setelah Perang Dunia I, akhirnya Inggris berhasil merebut Palestina dari kekuasaan Utsmani pada tahun 1917. Setelah itu, Menteri Luar Negeri Inggris, Arthur Balfour, mengeluarkan deklarasi untuk mendukung gerakan Zionis, dalam rangka pembentukan negara Yahudi di Palestina.

Persetujuan PBB
Tahun 1947, PBB menyetujui Pembagian Palestina menjadi dua negara, yakni satu negara Yahudi dan satu negara Arab.

14 Mei 1948, Israel memproklamirkan kemerdekaannya, yang langsung diikuti oleh peperangan dengan negara-negara Arab di sekitarnya yang menolak rencana pembagian tersebut.

Israel kemudian memenangkan perang tersebut, dan mengukuhkan kemerdekaannya, dan akibat dari perang tersebutlah, Israel berhasil memperluas batas wilayah negaranya melebihi batas wilayah yang ditentukan oleh Rencana Pembagian Palestina.

Sejak saat itulah, Israel terus menerus berseteru dengan negara-negara Arab tetangga, yang mengakibatkan peperangan dan kekerasan yang berlanjut terus.

Meskipun Israel sudah menandatangani perjanjian damai dengan Mesir dan Yordania, tetapi usaha perdamaian antara Palestina dan Israel hingga saat ini belum berhasil.

Lini Masa
  • Tahun 1040 SM - 970 SM - Untuk Ummat Nashrani, wilayah kerajaan Israel adalah cikal bakal sejarah Yahudi Israel dan Nashrani, dimana merupakan wilayah sakral bagi Yahudi Nabi Daud, yang juga merupakan Tanah Kelahiran Nabi Isa / Yesus.
  • Tahun 571 M - Nabi Muhammad lahir di Mekkah, 571 M – meninggal di Madinah, 8 Juni 632 M
  • Tahun 632 M - Yerusalem diserang oleh Umar bin Khattab pada periode kekhalifahan kedua atau setelah Nabi Muhammad SAW wafat, atau setelah 8 Juni 632 M.
  • Tahun 637 M - Abu Ubayda mengepung Yerusalem - Berawal saat pasukan Muslim dibawah komando Abu Ubayda mengepung Yerusalem setelah mengambil alih Damaskus dalam Perang Yarmuk. Pada tahun 637, setelah pengepungan Yerusalem, pasukan Islam akhirnya mengambil alih kota tersebut.
  • Tahun 705 M - Masjid Al Aqhsa dibangun - Selang beberapa tahun kemudian setelah kejadian Umar shalat di lapangan, barulah masjid Al Aqhsa dibangun (selesai pada tahun 705 M atau + 72 tahun setelah Nabi Muhammad wafat) di atas puing' reruntuhan Bait Suci.
  • Tahun 1096 M - Dimulainya Perang Perebutan Kembali Yerusalem - Perang Salib sebagai jawaban untuk merebut Tanah Suci Ummat Nashrani, yang diambil dalam penaklukan kaum Muslim atas Levant (632–661). Pada akhirnya menyebabkan direbutnya kembali Yerusalem pada tahun 1096 M - 1099 M. 
  • Tahun 1917 MGerakan Zionis Berhasil Merebut Palestina - Setelah Perang Dunia I, akhirnya Inggris berhasil merebut Palestina dari kekuasaan Utsmani pada tahun 1917. Setelah itu, Menteri Luar Negeri Inggris, Arthur Balfour, mengeluarkan deklarasi untuk mendukung gerakan Zionis, dalam rangka pembentukan negara Yahudi di Palestina.
  • Tahun 1947 MPBB menyetujui Pembagian Palestina menjadi Dua Negara, yakni satu negara Yahudi dan satu Negara Arab.
  • Tahun 1948 M - Israel Memproklamirkan Kemerdekaannya
Literatur :
https://id.wikipedia.org/wiki/Gaza
https://id.wikipedia.org/wiki/Daud
http://javawindows.web.id
https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad
http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/17/12/08/p0mre2396-saat-umar-bin-khattab-masuk-yerusalem
https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Umar_(Yerusalem)
http://wassito.blogspot.co.id/2010/02/umar-bin-khatab-634-644-m-profil.html

Foto : Istimewa
Share:

Marinir “Back To Basic” di Pandeglang

Pandeglang (WartaMerdeka) - Korps Marinir melakukan latihan di Pantai Caringin Kecamatan Labuan, Pandeglang Banten dan sekitarnya (24/4). Hal ini perintah Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen Bambang Suswantono tentang direktif latihan dengan sebutan “Back To Basic” 2018. 

Latihan “Back To Basic” dibuka langsung oleh Kas Kormar Brigjen Widodo Dwi Purwanto dalam kurun waktu 10 hari dengan melibatkan pelatih dan pendukung yang profesional dari Komando Latih Korps Marinir (Kolatmar) serta pelaku yang berasal Pasmar-1 , Pasmar-2 dan Brigif-3 Mar. 

Materi latihan “Back To Basic” Kormar terbagi dalam dua kategori yakni materi perorangan (Latihan teknis aspek darat dan latihan teknis aspek laut) dan materi satuan tingkat Kompi (Latihan taktis aspek darat dan latihan taktis aspek laut). Latihan dibagi dalm empat sektor latihan yakni Sektor I Latnis Aspek Laut, Sektor II Lattis Aspek Laut, Sektor III Lattis Aspek Darat dan Sektor IV Latnis Aspek Darat. 

“Korps Marinir merasa perlu untuk mengadakan suatu upaya kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kemampuan dan keterampilan bagi seluruh personel Korps Marinir dan khususnya para personel satuan tempur yang ada di jajaran Korps Marinir, yaitu melalui latihan “Back To Basic” Korps Marinir, yang mana rangkaian kegiatan latihan ini merupakan manifestasi dari tekat Korps Marinir untuk selalu mengedepankan kesiapsiagaan operasional satuan melalui pola pembinaan secara kontinyu dan berkesinambungan dan tetap berorientasi kepada keseimbangan aspek internal maupum eksternal."pungkas orang nomer satu di jajaran baret ungu,” pesan Dankormar. 

Lebih lanjut, Dankormar menambahkan latihan “Back To Basic” Korps Marinir ini, sangat tepat karena merupakan sarana yang dapat untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan terhadap situasi yang ada serta untuk memupuk jiwa militansi, karakter dan jati diri Korps Marinir, sehingga kedepan prajurit Korps Marinir akan semakin siap menghadapi situasi apapun serta memiliki tanggung jawab terhadap setiap tugas yang diberikan oleh negara dan bangsa (ab) | Rubrik: PenKormar 
Share:

Empat Perantau Minang Sulap Ancol Jadi Kampoeng Minang

Padang, (WartaMerdeka) - Beberapa negara berhasil memajukan perekonomiannya dengan mengeksplor seni dan kebudayaan yang dimilikinya. Indonesia juga berupaya untuk melakukannya, sebagai negara yang kaya akan kesenian tradisi, masakan tradisi, pakaian tradisi, serta kebudayaannya.

Salah satu upaya mengarah ke sana, Kampoengminang yang digerakkan oleh empat anak muda perantau Minang akan menggelar event Ancol Kampoeng Minangkabau Festival 2018 (AKMF 2018), dari tanggal 10 - 13 Mei 2018 di Ancol Lagoon, Jakarta.

"Acara ini sengaja kami setting di Ancol, mengingat Ancol adalah salah satu tempat hiburan yang ramai di Jabodetabek, pengunjungnya juga banyak dari kota-kota lain di Pulau Jawa. Tempat ini sangat tepat untuk mengenalkan segala hal tentang Minangkabau kepada masyarakat luas. Tentang waktu, bertepatan dengan long weekend, dan suasana menyambut bulan suci Ramadan. Mendatangi acara ini juga bisa sekalian untuk melepas kerinduan para perantau Minang yang tidak bisa pulang kampung pada tahun ini," kata Dia Anggraini (Ghea), Social Media Specialists Kampoengminang, ketika diwawancarai, Rabu 25/4/2018.

Berbagai kegiatan seni dan budaya akan digelar pada acara ini, seperti; Arak-Arakan Tambua Tansa dan Makan Bajamba, Rabab Tradisional, Salawat Dulang Tradisional, Festival 1000 Randai, Permainan Tradisional KIM, serta Tarian Tradisional. Juga ada penampilan Kintani (Penyanyi dari Padang), Youtuber Minang (YTM), dan Dayukoto (Rapper Minang).

"Festival 1000 Randai adalah salah satu program yang dinanti-nanti, yang akan dipandu oleh teman-teman dari Gerakan Mudo Minang (Gemumi). Untuk pendaftaran bisa dicek di akun instagram Kampoengminang. Saat ini sudah ada 400 orang yang mendaftar. Harapannya semoga para pengunjung jadi mengenal Randai dan bagaimana cara pertunjukkannya," kata Andika Cendekia, Conceptor Kampoengminang.

Pada acara ini juga akan tersedia bermacam kuliner tradisi Minangkabau, seperti; Rendang, Es Tebak, Martabak Hayuda, Lontong Kapua, Bika Amak, Soto Padang, Nasi Goreng Padang, dan Teh Talua. Kejutannya, akan dimeriahkan dengan parade kocok teh talua.

"Untuk event kali ini, kami benar-benar menyaring tenant yang masuk, kisaran 30-50 tenant saja. Siapa saja boleh booking stand, namun untuk makanan akan melewati proses tester terlebih dahulu. Sedangkan untuk craft, kami akan memastikan produk yang dijual adalah produk yang terbaik, untuk menjaga nama baik Minangkabau," kata Celi Parlina, Relation Manager Kampoengminang.

Kesuksesan untuk memajukan perekonomian bangsa lewat penggalian seni dan kebudayaan juga butuh kerjasama yang terfokus serta berkesinambungan antara pihak independent dengan Pemerintah. 

"Kantor Perhubungan Sumatera Barat di Matraman - Jakarta, banyak beri kemudahan bagi kami Kampoengminang dalam menyampaikan informasi kegiatan ini kepada Pemeritah Provinsi, dan Pemerintah Kota, dan Pemerintah Kabupaten di Sumatera Barat, agar bisa ikut hadir dan berpartisipasi pada acara ini. Masih dalam tahap konfirmasi, Pemprov Sumbar akan beri space media promosi baliho di Kota Padang," kata Jenni Mulrita, Finance and Arranging Event Kampoengminang.
Jika saja kegiatan eksplorasi kesenian dan kebudayaan dari empat perantau Minang ini berkolaborasi dengan daerah lain dan diwadahi oleh Pemerintah Pusat dalam event nasional berkelanjutan di tingkat international, semoga saja dapat memberi dampak positif pada peningkatan devisa negara dari sektor pariwisata.

"Arak-Arak Tambua Tansa pesertanya dari Pemprov Sumbar dan tetua rantau yang akan mengenakan pakaian tradisional Minangkabau. Mereka diarak hingga panggung, disambut dengan Tari Pasambahan. Dalam acara ini kita berharap Gubernur Sumatera Barat bisa kembali menghadirinya. Target dari event AKMF 2018 ini untuk mengenalkan kebudayaaan Minangkabau secara lebih luas, dan bisa menjadikannya gaya hidup. Minang itu tidak hanya Rendang," kata Ghea menutup wawancara. (M. Fadhli) | Foto : Istimewa
Share:

Presiden Jokowi : Publikasi Asian Games Lebih Gencar

Jakarta (WartaMerdeka) - Presiden Joko Widodo minta even Asian Games XVIII yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang, dipublikasikan lebih gencar sehingga even pesta olahraga terbesar di Asia itu berjalan sukses dan membawa harum Indonesia di mata dunia.

“Saya melihat belum ada pergerakan yang sangat signifikan terhadap promosi even Asian Games, baik di media-media lokal maupun internasional. Oleh sebab itu, saya minta sisi promosi untuk betul-betul diperhatikan," kata Presiden dalam rapat terbatas tentang perkembangan persiapan Asian Games XVIII di Istana Kepresidenan Bogor (18/4).

“Mestinya dalam posisi pelaksanaan yang sudah dekat, setiap dua minggu harus ada (publikasi) untuk media nasional maupun internasional. Harus rutin diadakan dalam rangka mempromosikan Asian Games ke-18 ini," ungkap Presiden.

Pada rapat terbatas tersebut, Presiden Jokowi menginginkan laporan dari jajaran terkait mengenai detail-detail lain, seperti persiapan infrastruktur transportasi, lokasi pertandingan, hingga kesiapan atlet-atlet Indonesia yang akan berlaga di ajang tersebut.

Sedangkan partisipasi Kementerian Pariwisata bersama dengan stakeholder pariwisata terus gencar mempromosikan paket-paket wisata even olahraga tersebut dalam berbagai pameran dan bursa pariwisata internasional. Ajang Asean Tourism Forum (ATF) yang berlangsung di Chiang Mai, Thailand, pada TRAVEX (Travel Expo) di stand pameran disiapkan berbagai informasi tentang obyek wisata di sekitar venue Asian Games.

Untuk menarik calon wisatawan dari Malaysia, Kemenpar menyelenggarakan kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) di Palembang bagi Travel Agent atau Travel Operator dari Kuala Lumpur, Putrajaya, Perak dan Negeri Sembilan. Untuk melihat langsung kesiapan berbagai fasilitas pariwisata dan mengadakan _table top_ dengan _sellers._

Memfasilitasi industri pariwisata untuk berpartisipasi pada Vietnam International Travel Mart 2018, bertempat di Hanoi International Center for Exhibition dengan menggandeng tujuh industri pariwisata terdiri travel agent dan _hotelier_ sebagai _sellers_.

Mempromosikan 7 paket wisata bagi wisatawan yang akan menyaksikan langsung pertandingan olahraga dengan _tagline_ Asian Games 2018 _Tour Packages_ di pameran Malaysian Association of Tour and Travel Agent (MATTA) Fair.

Pada pameran NATAS Travel Fair tersebut oleh pelaku industri Indonesia telah disiapkan sekitar 151 paket wisata Asian Games, dimana sebesar 70 persennya terkonsentrasi di tiga lokasi venue Asian Games 2018, yakni Palembang, Jakarta dan Jawa Barat serta Banten. Indonesia sudah dua kali menjadi tuan rumah Asian Games, di mana yang pertama pada 1962 (fm).

Foto: Setneg 
Share:

Indonesia Berhasil Halau Transboundary Haze

Jakarta (WartaMerdeka) - Kabut asap lintas batas atau yang biasa disebut transboundary haze menjadi salah satu isu lingkungan yang penting bagi negara-negara di regional ASEAN. Hal tersebut mengemuka pada acara Diskusi dan Konsultasi Publik di Palembang, Sumatera Selatan (18/04). 

Kini Indonesia telah berhasil menghentikan kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2017. Padahal jika menengok 2015, kabut asap yang melintas ke negara tetangga terjadi selama 20 hari, kemudian di 2016 menurun drastis hanya selama empat hari. Berikutnya, 2017 bahkan sama sekali tidak terjadi. 

Dalam diskusi publik tersebut, Kepala Sub Direktorat Perencanaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Sumantri, menyampaikan bahwa, sejauh ini KLHK terlibat aktif dalam sidang-sidang di lingkup regional ASEAN. Indonesia telah memperoleh capaian positif dalam pengendalian pengendalian karhutla dan perubahan iklim, khususnya mengenai kabut asap lintas batas. 

“Dampak positif capaian Indonesia dalam pengendalian karhutla tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Indonesia, melainkan juga negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia”, jelas Sumantri. 

Sementara itu, Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL), Israr, menyampaikan bahwa upaya pemerintah dalam pencapaian lingkungan yang berkelanjutan khususnya mengenai kabut asap lintas batas ini, utamanya di Sumatera Selatan sangat erat kaitannya dengan kesiapan upaya pencegahan karhutla guna menyukseskan pelaksanaan Asian Games 2018. 

“Di Sumatera Selatan sekurangnya 733 desa teridentifikasi rawan karhutla. Untuk mengcover desa-desa ini kita akan melakukan patroli pencegahan karhutla. Secara teknis kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam menentukan sasaran-sasaran prioritas lokasi patroli terpadu yang akan dilaksanakan”, tambah Israr. 

Dengan tema Tantangan dan Peluang Pencapaian Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan (Sustainable Environment) di Kawasan Asia Tenggara, acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri dan Pusat Studi ASEAN Universitas Sriwijaya ini, dilaksanakan sebagai implementasi dari Cetak Biru Masyarakat Sosial Budaya ASEAN (MSBA) 2025. 

Sehari setelahnya, KLHK juga menyelenggarakan Seminar Konsultasi Publik dilaksanakan di SMAN 1 Palembang (19/04) dengan tema “Meningkatkan Pengetahuan Siswa/Siswi SMA akan Pentingnya Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup” (lw) | Foto: istimewa 
Share:

Bali Dapatkan Tiga Penghargaan di Xanxi-Cina

Xanxi, Cina (WartaMerdeka) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyambut baik prestasi Bali yang menyabet tiga kategori sekaligus dalam even 2018 Global Destination Marketing Summit and World Culture and Tourism Forum di Xanxi Convention Centre, Cina (19/4). 

Bali tetap jadi primadona bagi pemerhati pariwisata kelas dunia.


Bali meraih penghargaan sebagai Top 10 Overseas Destination, Top 10 Luxury Travel Destination dan Top 10 Honeymoon Destination for Chinnese Tourists selama 2017. 

Dalam kategori Top 10 Honeymoon Destination, Bali berada di urutan pertama mengalahkan destinasi kelas dunia bergengsi seperti, Hawaii, Paris, New York, Dubai, Sanya, Madrid, Sydney, Guam,  dan Valietta. “Sedangkan untuk Top 10 Overseas Destination dan Top 10 Luxury Travel Destination, Bali berada di urutan 4,” kata Asdep Pemasaran Greater China Kemenpar Vinsensius Jemadu ketika menerima award dari CEO Destination Marketing C-Trip di Xanxi, Cina. 

“Mengapa award menjadi penting? Seperti yang sudah saya singgung, award begitu penting bagi kita karena tiga alasan yang saya singkat 3C yakni: Confidence, Credibility, dan Calibration,” puji Menteri Pariwisata Arief Yahya (20/4). 

Ditambahkan Menteri, terkadang ada yang menanyakan apa gunanya memenangkan award. “Tapi, kita bisa balik pertanyaannya. Apa salahnya jika kita memenangkan sebuah award? Apakah salah kita lulus dalam ujian dengan nilai yang terbaik, tentu raihan ini harus kita syukuri," jelasnya. 

Kesempatan menerima award tersebut di Provinsi Xanxi Tiongkok, dilakukan Vinsensius Jemadu di tengah memimpin kegiatan road show sales mission di tiga kota besar Tiongkok yakni; Nanning, Shenzhen dan Guangzhou. 

Penetapan pemenang award yang dilakukan C-Trip bekerjasama dengan pemerintah Tiongkok tersebut berdasarkan kriteria dari _search volume_, _booking volume_, _comments volume_, dan _voting_ dari 300 juta global members C-Trip. 

Seperti diketahui Kemenpar tahun ini telah menetapkan China sebagai Top 5 (China, Eropa, Australia, Singapura, dan India) pasar utama wisatawan mancanegara 2018, berdasarkan kriteria 3S: sustainability, dan spending (pn) | Foto: Istimewa
Share:

Potensi Bandara Silangit akan Semakin Terbuka

Siborong-borong, (WartaMerdeka) - Kehadiran para pimpinan Air Asia yang terdiri dari Co-Founder, dan Komisaris PT AirAsia Indonesia Tbk, Datuk Kamarudin Meranun, yang disertai oleh CEO Grup AirAsia di Indonesia, Dendy Kurniawan beserta Corporaate Secretary Indah Permatasari di Bandara Silangit, Sumatera Utara (19/4), menurut Arie Prasetyo (Direktur Utama Badan Pariwisata Otorita Danau Toba), adalah  kunjungan Eksekutif Management Maskapai Air Asia sebagai tindak lanjut pertemuan CEO Grup Air Asia Tony Fernandes dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi (19/2). 

Kunjungan tersebut diharapkan dapat menindaklanjuto kepastian konektivitas udara di Kawasan Danau Toba yang merupakan salah satu destinasi prioritas Kemenpar. 

“Jika AirAsia membuka rute internasional, maka itu akan membuat potensi Bandara Silangit semakin terbuka. Kehadiran AirAsia akan kian melengkapi rute Maskapai yang menuju Bandara Silangit,” sambung Arie. 

Bandara Silangit telah dilengkapi fasilitas Custom, Immigration Quaratine (CIQ) dan landasan pacu dengan panjang 2.650 x 30 meter ini memiliki tingkat kekerasan lancasan (PCN) yang bisa didarati pesawat sekelas Airbus A320 dan Boeing 737-800. Maskapai-maskapai domestik dan internasional ini yang membuka rute ke Silangit diharapkan secara kontinu terus menerus membawa wisatawan ke Danau Toba. 

Arie juga menegaskan, makin banyaknya rute penerbangan ke Bandara Silangit akan menjadi hal yang sangat penting dan strategis mengingat pemerintah telah mencanangkan Danau Toba sebagai "10 Bali Baru". Destinasi Danau Toba ditargetkan bisa secara signifikan membawa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Utara dapat mencapai angka sejuta orang pada akhir 2019 (SM) | Foto : Istimewa
Share:

Cara Memilih Presiden yang Baik dan Benar

Jakarta, (WartaMerdeka) - Presiden yang bakal memimpin Negara Indonesia atau NKRI, seyogyanya kita memilihnya tidak dengan emosi, tetapi dengan hati yang tenang dan pikiran yang logis.

Yang perlu diingat, kita pun bertanggung jawab kepada Founding Father kita dan juga Anak Cucu Kita. Sehingga memilih Presiden tidak serta merta karena kesenangan Kalah Menang, seperti kita ngeFans pada sebuah Persatuan Sepak Bola.

Presiden akan mengatur Bangsa ini selama Lima Tahun ke depan, jadi harus melihatnya dari segala aspek, antara lain : Rekam Jejaknya, Pengalamannya, Prosentase Omongan dengan Prilakunya.

Mari kita telaah satu persatu, biar kita tidak salah pilih.

1. Rekam Jejaknya
Dari sini kita diajak lebih cerdas mencari siapa sesungguhnya Calon Presiden yang akan kita pilih? Apakah dia orang yang benar-benar baik, atau Srigala berbulu Domba?
Bagaimana caranya? Sekarang melalui Dunia Maya kita dengan mudah mendapatkan berita-berita.... tapi khan banyaknya yang hoax, betul. Olehkarenanya hanya baca dan percayai Media-media yang sudah terbukti kebenarannya, bukan Media-media abal-abal, Contohnya seperti Kompas, Suara Pembaharuan (sayangnya sudah tidak ada), Detik, dll, yang keberadaan Media Tersebut jauh sebelum adanya Reformasi 98. Untuk TV ya, TVRI.

Bagaimana dengan Media yang lain? Jadikan sebagai penguat atau pelemah data yang Anda sudah dapatkan dari Media-media yang kredibel tersebut sebelumnya, sehingga Anda tahu, yang mana yang berpihak dan yang mana yang tidak berpihak. Pintarkan diri Anda sendiri.

2. Pengalamannya
Dari pengalaman seseorang dan fakta yang ada, Anda dapat melihatnya, apakah Capres tersebut kapabel untuk dijadikan seorang Pemimpin setingkat Presiden, atau baru layak menjadi Pemimpin setingkat Lingkungan Masyarakat saja.

3. Prosentase Omongan dengan Prilaku
Dari fakta yang Anda dapatkan, apakah orang tersebut (Capres yang bakal Anda pilih), sudah berbuat hal-hal yang positif untuk Bangsa ini yang berdasarkan Pancasila dan UUD'45, apakah sudah menjadi fakta konkrit, atau baru Janji-janji. Kalau baru janji-janji - lupakan Capres seperti ini.

Tidak kalah pentingnya, yang kita juga harus perhatikan adalah Prilaku Pendukungnya.

Prilaku Pendukung
Bagaimana dia mau jadi Presdiden kalau tidak bisa mengatur Pendukungnya menjadi Pendukung yang santun, karena jumlah pendukungnya jauh lebih sedikit dari Rakyat Indonesia yang kelak akan dipimpinnya. Kalau dia sudah tidak bisa mengatur para Pendukungnya, maka jelas dia tidak pantas apalagi cocok untuk jadi Presiden, lupakan Capres yang tidak bisa mengatur Pendukungnya, dengan segala alasannya.

Juga tidak boleh dilupakan. Pendukung yang memakai isu SARA, sudah pasti mereka akan menghancurkan NKRI kedepannya.

Karena kita sepakat dengan Kebhinekaan Bangsa ini, maka Prilakau Pendukung yang menggunakan isu SARA sudah jelas mereka akan menghancurkan NKRI dikemudian hari. Ingat, memilih Presiden, selain kita harus bertanggungjawab kepada Founding Father kita, juga kepada Anak Cucu kita.

Selamat Memilih Presiden yang Baik dan Benar.

Sapto Satrio Mulyo | Foto : Istimewa
Share:

Ibu Negara Terpesona dengan Geopark Danau Toba

Danau Toba (WartaMerdeka) - Ibu Iriana Joko Widodo beserta rombongan OASE (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja) yang melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Sumatera Utara, khususnya di kawasan Danau Toba, melakukan penanaman pohon secara serentak.

"Dengan mengucap Bismillahirohmanirrohim, kami melakukan penanaman untuk kebaikan Geopark Toba," ucap Ibu Sri Suswati, isteri Kapolri Tito Karnavian, saat ditunjuk oleh Ibu Iriana Joko Widodo untuk mengawali penanaman pohon pada ketinggian 1200-1500 di atas Permukaan Danau Toba atau 2000 M di atas Permukaan Laut. 

Selama berada di Geopark Toba, Sigulatti, Sumatera Utara, istri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ini benar-benar takjub dengan pesona alam Danau Toba, sebagai Danau vulkanik terbesar di dunia dengan lebar 30 kilometer (km) dan panjang 100 km. 

Danau Toba juga sudah ditetapkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata termasuk dalam sepuluh destinasi unggulan atau prioritas yang terus dikembangkan. Tak heran, dalam kunjungannya yang kedua kali ini ke Danau Toba, Ibu Iriana selalu dibuat terpesona dengan keindahan alamnya. 

"Danau Toba sedang kita ajukan sebagai UNESCO Global Geopark/UGG.Kalau sudah dapat itu, nanti akan semakin mudah untuk mempromosikan dan menjual Danau Toba sebagai destinasi utama kelas dunia," ungkap Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo. Dan baru saja Indonesia mendapat pengakuan dari Unesco untuk UGG untuk kawasan Rinjani di Nusa Tenggara Barat serta Ciletuh di Jawa Barat (ab) | Foto: DokBPODT 
Share:

Menggali Sejarah Depok

Walikota Depok, KH. DR. M. Idris saat membuka Sarasehan, menggali sejarah Depok (19/4/2018)
Balaikota, (WartaMerdeka) - Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok menggelar Saresehan untuk menggali sejarah Kota Depok, di aula Teratai, gedung Balaikota Depok. (19/4/2018).

Sambutan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Periwisata (Kadisporyata) Kota Depok, Wijayanto selaku ketua panitia penyelenggara saresehan, bahwa materi saresehan bersumber dari Peraturan Daerah (Perda) No.1/1999 tentang Hari Jadi dan Lambang Kota Depok. 

Menurutnya, sejak Kota Depok berdiri 19 tahun silam, saresehan yang digagas oleh Disporyata ini adalah kali pertama dilaksanakan, dan ini merupakan bukti bahwa masyarakat Depok tidak melupakan sejarahnya. Jadi, pelaksanaan saresehan ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Depok ke 19 tahun.

Sementara Walikota Depok, KH. DR. M. Idris memberikan sambutan pembukaan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Disporyata, yakni Saresehan menggali sejarah Kota. Ia pun mengatakan penggalian sejarah, harus lengkap dan didasari dengan bukti sejarah yang akurat dan diakui, agar generasi penerus dapat mempelajari dan menjadikan sebagai penyemangat untuk berkarya, berbakti demi kemajuan Depok yang kita cintai. (SM)
Share:

Sulawesi Tenggara dan Papua Nikmati BBM Satu Harga

Banggai Laut/Sulawesi Tenggara (WartaMerdeka) - Komite BPH Migas, M Lobo Balia bersama dengan perwakilan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, Harya Adityawarman, GM MOR VII PT Pertamina (Persero) Tengku Fernanda, Bupati Banggai Laut H. Wenny Bukamo, jajaran TNI dan POLRI, serta tokoh masyarakat Kabupaten Banggai Laut meresmikan  Lembaga Penyalur BBM Satu Harga (SPBU 74.948.01) di Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah (18/4). 

Selain peresmian Penyalur BBM Satu Harga di Banggai, secara simbolik pada hari yang sama, juga diresmikan Penyalur BBM Satu Harga di Distrik Prime, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua. 

SPBU 74.948.01 yang bertempat di Desa Timbong, Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan Jenis BBM Premium dan Solar bagi masyarakat sekitar dengan kapasitas sebesar 15 KL jenis BBM Premium dan 15 KL yang BBM Solar dengan berjarak lima kilometer dari SPBU existing yang lebih dahulu beroperasi di kecamatan berbeda untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan estimasi 40 KL Premium dan 10 Kl Solar. 

Sedangkan Penyalur BBM Satu Harga di Lanny Jaya (SPBU Kompak 86.955.15), berada di Distrik Prime dengan kapasitas sebesar 30 KL jenis BBM Premium dan 10 KL untuk BBM Solar dan disupply dari TBBM Jayapura yang berjarak kurang lebih 123 KM dengan menggunakan jalur darat serta 152 Mil menggunakan jalur udara yang melayani konsumen untuk keperluan transportasi, baik lokal maupun antar Kabupaten. 

Dengan beroperasinya Penyalur BBM Satu Harga di Lanny Jaya, maka masyarakat sekitar kini dapat menikmati BBM dengan harga sama dengan Pulau Jawa, yaitu Rp. 6450/liter Premium dan Rp. 5150/liter Solar yang sebelumnya masyarakat harus merogoh kocek sekitar Rp. 20.000-Rp. 40.000 untuk satu liter bensin. 

Komite BPH Migas, M Lobo Balia mengatakan, “pembangunan penyalur/SPBU di wilayah 3T (terluar, terdepan dan tertinggal) ini bukan merupakan hal yang mudah mengingat lokasi geografis dan ongkos angkut yang tinggi sehingga perlu dipastikan tepat sasaran peruntukkannya. Oleh karena itu perlu ada pengawasan dan monitoring dari Pemerintah daerah dan Aparat agar Penyaluran BBM Satu Harga ini tepat sasaran. Pemerintah Daerah, Badan Usaha maupun Masyarakat dapat melaporkan adanya dugaan-dugaan tindakan dalam penyalahgunaan penyediaan dan pendistribusian BBM yang terjadi di lapangan kepada BPH Migas ataupun Instansi yang berwenang lainnya.” 

SPBU Regular Banggai Laut dan Kompak Lanny Jaya berturut-turut adalah SPBU ke-3 dan ke-4 yang telah beroperasi dari rencana 67 lembaga penyalur program BBM Satu Harga yang akan didirikan oleh PT Pertamina (Persero) di 2018. Untuk wilayah Sulawesi sendiri setelah Kabupaten Banggai Laut akan ada lima kabupaten lain yang didirikan lembaga penyalur BBM, yaitu Sigi, Gorontalo Utara, Konawe Kepulauan, Kepulauan Sitaro, dan Kepulauan Talaud. 

“Warga Banggai Laut merasa sangat bersyukur atas kehadiran SPBU di sini sehingga masyarakat dapat menikmati BBM Premium dan Solar yang sebelumnya di pengecer dibanderol dengan kisaran harga Rp 15.000 hingga Rp 30.000 per liter namun sekarang hadir dengan harga Rp 6.450/liter untuk Premium dan Solar seharga Rp 5.150,-/liter. Tentunya hal ini akan meringankan beban masyarakat yang selama ini kesulitan dalam membeli BBM,” komentar Bupati Banggai Laut H. Wenny Bukamo. 

Sebagai daerah kepulauan, Banggai Laut 
miliki panjang jalan sekitar 400 km dan hanya seperempatnya yang beraspal. “Adanya SPBU Regular ini diharapkan akan mendorong kemajuan sektor transportasi dan mendukung perkembangan sektor perikanan, sehingga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Banggai Laut,” tambah Wenny. 

Program BBM Satu Harga memang menjadi perhatian Pemerintah bagi masyarakat di lokasi 3T, sebagai cermin dari pengamalan sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, khususnya keadialN dibidang ketersediaan dan harga BBM (bj/ab). 
Share:

Buah-buahan Tropis Indonesia Menembus Pasar Ukraina

Roma (WartaMerdeka) - Kementerian Pertanian terus genjot akselerasi ekspor produk pertanian dalam negeri. Kali ini upaya membuka pasar buah tropis asal Indonesia menuju Ukraina. Kerjasama pertanian antara Indonesia dan Ukraina ditegaskan dalam penandatangan protokol kerjasama karantina oleh Banun Harpini, Kepala Badan Karantina Pertanian disela-sela menghadiri sidang tahunan ke 13 Commision for Phytosanitary Measures, International Plant Protection Convention, di Roma, Italia (17/4). 

Komitmen kerjasama dalam bidang perkarantinaan dan perlindungan tumbuhan meliputi: Pencegahan masuk dan menyebarnya organisme pengganggu tumbuhan karantina; Koordinasi dalam tindakan fitosanitari; Penerapan konsistensi standar untuk tindakan fitosanitari dan Penguatan hubungan ekonomi dan perdagangan berazaskan implementasi bidang perkarantinaan dan perlindungan tumbuhan. 

Penandatanganan protokol karantina ini menjadi momentum penting bagi Indonesia agar produk pertanian Indonesia dapat dinikmati negara mitra. Duta Besar Indonesia untuk Italia, YM. Esti Andayani, berkesempatan untuk menyaksikan penandatanganan protokol tersebut yang dilaksanakan di kantor pusat FAO di Roma bersama Pelaksana Duta Besar Ukraina, Mr. Oleg Volovnykov, Mr. Chelombitko Andrii, Chief State Phytosanitary Inspector of Ukraine, serta Dr. Antarjo Dikin, Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, dan Yusral Tahir, Atase Pertanian Indonesia. 

Dalam acara yang sama, selain penandatanganan protokol kerjasama bidang karantina dan perlindungan tumbuhan juga dilaksanakan inital signing oleh Dr. Antarjo Dikin, Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati dengan Mr. Chelombitko Andrii, Chief State Phytosanitary Inspector of Ukraine pada dokumen Arrangement on Phytosanitary Requirement untuk memulai dibukanya akses pasar tujuh jenis buah tropis asal Indonesia yaitu pisang, nanas, buah salak, manggis, jeruk nipis, buah naga dan mangga. 

"Dengan telah resmi dibuka peluang pasar baru buah tropis ini, diharapkan masing-masing pihak baik para kelompok tani buah, pengelolah buah tropis (packaging house), eksportir, para kepala dinas pertanian yang ada di Propinsi/Kabupaten/Kota untuk mempersiapkan diri dalam memberikan jaminan kesehatan tumbuhan dan keamanan pangan guna memenuhi persyaratan ekspor" tegas Banun Harpini. 

Banun juga menjelaskan dalam persyaratan ekspor, buah tropis harus memenuhi persyaratan sertifikasi fitosanitari antara lain buah berasal dari kebun yang teregistrasi berikut rumah kemas untuk pemrosesan buah, bebas dari cemaran kotoran tanah, bahan organik sisa tanaman, bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), dan selama dalam angkutan harus bebas dari infestasi OPTK, diberikan perlakuan standar bila ditemukan OPTK saat pemeriksaan petugas karantina serta wajib disertai dokumen Phytosanitary Certificate yang dikeluarkan oleh Badan Karantina Pertanian yang ada di tempat pengeluaran (Pelabuhan Laut dan Bandara). 

Perdagangan komoditas pertanian yang sudah berjalan selama ini adalah beberapa komoditas unggulan Indonesia antara lain Minyak Kelapa Sawit, Kopi, Teh, Kalapa Parut, Santan Kelapa, Bubuk Coklat, Kayu Manis. Sedangkan dari Ukraine yaitu: Biji gandum, Jagung, Biji bunga matahari, ketumbar dan pakan ternak (sorghum dan millet). 

Perlu diinformasikan biji gandum yang masuk ke Indonesia dari Ukraina atau negara lain bukan semata-mata dipakai kepentingan dalam negeri. Tapi untuk diproses kembali guna mendapatkan nilai tambah produk pertanian yang dikerjakan di dalam negeri, lalu diekspor kembali. Industri hilirnya yang dikerjakan di Indonesia untuk mendatangkan devisa dengan mengekspor hasil dari industri hilir tersebut berupa produk tepung gandum dan mie instan yang telah diekspor ke beberapa negara tetangga dan mitra. 

Sementara itu limbah dari industri gandum dimanfaatkan untuk pakan ternak dan telah diekspor ke luar negeri antara lain: Singapore, Korea, China, Taiwan. Begitu pula dengan hasil industri hilir berupa mie instant yang telah di ekspor ke bebarapa negara (ah). | Foto: istimewa 
Share:

Artikel Unggulan

Cara Memilih Presiden yang Baik dan Benar

Arsip