Bawang Putih ancang-ancang untuk Berswasembada


Temanggung/Jateng (WartaMerdeka) - Petani perempuan, Muniati 40 tahun, seorang sosok yang menggeluti bawang putih sejak lama di kampungnya, desa Petarangan, Kecamatan Pledung, Kabupaten Temanggung. Di daerah yang berdataran tinggi dan berhawa sejuk ini, memang sangat cocok untuk komoditas seperti bawang putih berkembang.

Menurut Suwandi Dirjen Hortikultura Kementan, sejak 2017 Kementan sudah menanam bawang putih 2.000 hektar untuk dijadikan benih. Lalu di 2018 ditargetkan 15.000 hektar dan tahun depan lebih tinggi lagi. Dan, Muniati berharap pemerintah bisa membantu menyediakan benih unggul yang tahan hujan serta harga benih lebih murah 

Dengan program swasembada, diharapkan dalam waktu relatif singkat bisa mengurangi ketergantungan impor bawang putih asal Cina. "Kita tidak boleh terus bergantung dengan impor. Harus swasembada, bahkan ekspor,' tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Itu sebabnya Kementan sudah sejak 2017 menjadikan bawang putih untuk swasembada. Untuk itu, salah satu strateginya adalah dengan memperbanyak luas tanam bawang putih di daerah-daerah yang bisa ditumbuhi tanaman ini, yakni di dataran tinggi yang beriklim dingin, seperti di Sembalun Lombok Timur, Kledung Temanggung, Magelang, Banyuwangi dan Pujon Malang. (WMI) | Foto: istimewa
Share:

Artikel Unggulan

Cara Memilih Presiden yang Baik dan Benar

Arsip