Indonesia Berpartisipasi di Pameran Congress Internasional d’Aesthetique and Spa Paris

Jakarta (WartaMerdeka) - Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris, dan VITO (Visit Indonesia Tourism Officer) untuk Perancis berpartisipasi pada pameran pariwisata Congress International d’Aesthetique and Spa Paris, akan berlangsung di Hall 5 Paris Expo - Porte de Versaille, pada 7 - 9 April 2018 mendatang. 

Pameran yang diikuti 200 peserta dan diperkirakan dikunjungi sebanyak 28.000 pengunjung, menjadi ajang pertama kali Indonesia untuk tampil dan langsung mendapat kehormatan sebagai guest country. Ini akan dimanfaatkan untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan Spa Indonesia kepada pebisnis spa di Paris, Perancis. Negara ini menjadi salah satu target pasar wisatawan mancanegara (wisman) untuk kawasan Eropa. 

Menempati ruang pamer seluas 56 m2, booth Indonesia menampilkan produk spa tradisional dan modern Jawa dan Bali sebagai daya tarik utama, sedangkan daya tarik lainnya industri minuman tradisional Indonesia (jamu) dan industri pariwisata (hotel dan tour agent/tour operator) yang menjual paket wisata dan destinasi spa di Indonesia) serta coffee corner. 

Di Paris, Indonesia akan mengadakan workshop spa Jawa dan Bali, bertempat di panggung utama Congress International d'Esthetique and Spa. Selain itu, panitia juga mengadakan workshop body painting dengan tema Indonesia. 
Tradisi merawat tubuh yang sudah ada sejak ratusan lalu di Jawa dan Bali inilah yang akan disosialisasikan. 

Bali menjadi salah satu destinasi pariwisata spa kelas dunia. Bali telah menerima beberapa penghargaan bergengsi sebagai destinasi Spa terbaik (Best Spa Destination), di antaranya dari _World Luxury Spa Award._ 

Deputi Bidang Pemasaran II Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Nia Niscaya mengatakan, Perancis menjadi salah satu fokus pasar untuk wilayah Eropa, dimana pada 2016 memberikan kontribusi 250.921 wisman, 2017 sebanyak 268.989 wisman atau meningkat 7,20%. 

Nia menjelaskan, Perancis, Inggris, Jerman, Belanda, dan Italia merupakan lima besar pasar Eropa. Karena dalam beberapa tahun terakhir ini menunjukkan trend meningkat dengan nilai pasar (market value) pengunjung dari negara-negara tersebut mencapai lebih dari US$ satu juta dengan rata-rata lama menginap dua minggu atau 13,97 hari. 

Dalam upaya mencapai target kunjungan 17 juta wisman pada 2018, Kemenpar bersama pelaku (industri) pariwisata telah meluncurkan program ViWI _(Visit Wonderful Indonesia)_, terdiri dari; _Hot Deals: More for Less_ (merupakan paket _bundling tiket_ internasional dengan transportasi domestik; _100 Calencer of Event (CoE) Wonderful Indonesia_ yang digelar dalam satu tahun penuh di seluruh Indonesia; dan _Digital Destination_ merupakan produk berbasis pengalaman yang dibuat untuk melayani pasar yang aktif di media sosial. 

Peluncuran Program ViWI 2018 ini dimaksudkan untuk meningkatkan kunjungan wisman, khususnya yang menjadi fokus pasar, antara lain; China, India, dan Eropa dengan mempromosikan dan menawarkan paket-paket wisata yang menarik dan banyak digemari, di antaranya paket wisata spa menjadi salah satu paket favorit wisman Eropa. | Foto: abri 
Share:

Artikel Unggulan

Cara Memilih Presiden yang Baik dan Benar

Arsip