Menteri Pariwisara Ajak Blogger Prancis Nikmati Kuliner Semarang

Menpar Arief Yahya pose bersama dua blogger Prancis
Ungaran/Semarang (WartaMerdeka) - 14 Februari 2019— Menteri Pariwisata Arief Yahya jalan-jalan wisata bersama blogger populer asal Prancis Eva dan Philipe, menikmati lezatnya penganan khas/kuliner Semarang dan sekitarnya termasuk soto ayam hingga jajanan pasar (14/2).

Menpar Arief Yahya menikmati suasana berbeda dengan mengendarai mobil sendiri selepas tiba di Bandara Ahmad Yani, Kota Semarang. Didampingi Putri Indonesia 2011, Maria Selena Nurcahya, Menteri asal Banyuwangi ini melaju memimpin rombongan dan tak lama rehat di Rest Area KM 429 Ungaran, Kota Semarang. Di sini Arief Yahya bertemu dengan Eva dan Philipe, duo travel blogger populer asal Prancis.


Blogger Prancis akui kuliner Semarang enak

Eva dan Philipe pada kesempatan itu menggunakan mobil Campervan dari Land Rover berwarna putih dengan bertuliskan _lesdrolesdezebres_ dan juga terpampang logo Wonderful Indonesia.

"Kedatangan mereka menjadi alat promosi pariwisata yang ampuh bagi Indonesia," kata Arief.

Menpar tawarkan salah satu makanan tradisional khas Jawa yakni soto ayam dan teh hangat kepada keduanya. Usai menikmati kudapan lezat, Arief Yahya mengajak keduanya ke destinasi wisata Radja Pendapa di Ungaran menikmati kuliner lain dan jajanan pasar tradisional.


“Makanan tradisional ini sangat unik terutama singkong goreng dan minuman rempah. Lokasi di sini pun sangat indah,” puji Eva. Eva dan Philippe juga diajak jelajah kuliner tradisional lainnya di Radja Pendapa Gallery, Ungaran. Keduanya mengaku sangat kagum dengan alam dan kuliner nusantara, khususnya Kuliner Tanah Jawa. “Saya menemukan aroma rempah-rempah seperti jahe,” tambah Eva. Keduanya sepakat puji kuliner Indonesia sangat unik dan lezat sepanjang yang telah mereka temui ketika menjelajah belahan dunia menggunakan Campervan (aa/fm). | Foto : Dok. Kemenpar | JIM / JTI


Share:

Caleg-caleg Gotong Royong Membangun Kabupaten Bogor

Klapanunggal (WartaMerdeka) - Saya sangat bersyukur, dapat bertemu, dan bekerjasama dengan teman-teman yang berfikiran positif, karena saya dan teman-teman, sadar keberadaan kami hanyalah sebagai mahluk sosial.

Teman-teman seperjuangan yang memiliki tekad untuk melayani, bukan dilayani, merupakan sebuah manifestasi kesadaran, bahwa kita adalah mahluk sosial yang harus saling bergotong-royong untuk dapat mewujudkan sesuatu yang besar, bagi kemaslahatan masyarakat.

Mungkin ini adalah fenomena kesadaran Kearifan Lokal, dimana para caleg bisa saling mendukung, tanpa saling curiga, karena semua adalah milik Tuhan YME. Jadi kami hanyalah dapat berusaha, ujung-ujungnya yang di Atas jualah yang menentukan.

Bagi kami, politik hanyalah sebuah sarana untuk bersama-sama berkarya bagi Bangsa dan Negara pada umumnya, dan bagi masyarakat Kabupaten Bogor pada khususnya.

Anda dapat melihat dari mulai Pola Pikir saya dan teman-teman, hingga cita-cita kami, dengan mengunjungi website kami masing-masing, di Kabupaten Bogor

Benang Merah dari Visi Misi dan Program Kerja, serta Motivasi kami adalah, bekerja untuk memberikan Kesejahteraan, Keamanan, dan Ketentraman masyarakat Kabupaten Bogor.

Share:

Wisman Tiongkok Bakal Semarakkan Perayaan Imlek Di Indonesia

Perayaan imlek di Indonesia banyak diminati wisatawan
Jakarta (WartaMerdeka) - Kementerian Pariwisata/Kemenpar targetkan menjaring minimal 200.000 wisman asal Tiongkok ke Indonesia selama Febuari 2019 seiring puncak perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Dari tahun ke tahun, wisatawan mancanegara/wisman asal Tiongkok yang ke Indonesia selalu membludak, sehingga Februari disebut “peak season" tersendiri bagi wisman negeri Tirai Bambu.

Setiap tahunnya, perayaan Imlek dan Cap Go Meh jatuh pada Februari sehingga banyak wisman Tiongkok melancong ke berbagai destinasi termasuk Indonesia. Sejumlah destinasi favorit mereka di antaranya Bali, Manado, Batam, Bintan, dan Jakarta.

“Hampir semua negara mengejar pasar Tiongkok, bukan hanya sektor pariwisata, tapi juga industri lainnya. Karenanya kami targetkan wisman asal Tiongkok itu bisa mencapai 3,5 juta tahun ini," ujar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional I (Great China) Kemenpar Vinsensius Jemadu beberapa waktu lalu.

“Paket imlek kita jual di berbagai daerah yang menjadi pasar wisman Tiongkok. Ada di Bali yang ditargetkan menyumbang 50.000-75.000 wisman saat Febuari. Lalu Batam 20.000 wisman, Bintan 35.000, Manado setiap bulan sudah mencapai 10.000, dan Jakarta 15.000. Minimal 200.000 wisman Tiongkok datang ke Indonesia selama Februari,” bebernya.

Tiongkok merupakan pasar potensial pariwisata Indonesia. Pada 2015, Tiongkok menyumbang wisatawan sebanyak 1.141.350 orang, lalu naik menjadi 1.452.971 orang pada 2016. Begitu juga pada 2018, Tiongkok mendominasi wisatawan dengan 1976.728 orang (fm/pn).  Foto: Dok. Kemenpar  | JIM/JTI
Share:

Penyanyi Tompi&Andien Akan Hibur Penumpang Garuda Indonesia

Hiburan baru diudara ala Garuda Indonesia
Jakarta (WartaMerdeka) - Maskapai nasional Garuda Indonesia terus melakukan serangkaian kejutan dalam layanan di dalam pesawatnya. Setelah beberapa saat lalu ada live music di salah satu rute penerbangannya, kini yang kedua digelar GIAcoustic, pagelaran live music accoustic pada ketinggian 35 ribu kaki di pesawat.

Gelaran GIAcoustic kedua ini akan mengusung tema "Love is in The Air" dengan menghadirkan penyanyi kondang Andien dan Tompi pada momen hari valentine 14 Februari 2019 mendatang pada rute penerbangan Jakarta - Denpasar nomor penerbangan GA 4182.

“Sejalan dengan animo masyarakat yang tinggi atas gelaran GIAcoustic ini, maka Garuda Indonesia pada momen hari valentine mendatang kembali menghadirkan hiburan live music acoustic yang kali ini dimeriahkan oleh Andien dan Tompi,” jelas Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara.

“Sejumlah penyempurnaan konsep gelaran GIAcoustic ini telah kami lakukan untuk memastikan aspek kenyamanan penumpang tetap terjaga, baik dari fitur teknologi penunjang hingga konsep performance yang lebih interaktif,” jelas Ari.

Adapun layanan live music akustik tersebut telah melalui serangkaian assesment dalam memastikan aspek safety dan security yang tetap terjaga. Hal tersebut sejalan dengan komitmen maskapai dalam upaya peningkatan layanan yang sejalan dengan ketaatan regulasi dan safety (ma). | JIM / JTI
Share:

Wisman Asal Malaysia Tertinggi Kunjungi Indonesia

Wisman asal Malaysia paling banyak ke Indonesia
Jakarta (WartaMerdeka) - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara/wisman ke Indonesia selama 2018 naik signikan sekitar 12,58 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya atau mencapai 15,81 juta wisatawan.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah kunjungan wisman ke Indonesia selama 2018 mencapai 15,81 juta atau mengalami kenaikan 12,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017 berjumlah 14,04 juta kunjungan (1/2).

Selama Desember 2018 total wisman ke Tanah Air sebanyak 1,41 juta orang atau naik 22,5 persen dibanding Desember 2017 sebanyak 1,15 juta. Sementara itu kunjungan wisman ke Indonesia selama 2018 terbanyak dari Malaysia mencapai 2,50 juta (15,83 persen) dari total kunjungan sehingga berada di urutan teratas menggeser posisi wisman dari Tiongkok sebanyak 2,14 juta (13,52 persen).

Pesona nusantara digemari wisman
Tercatat lima negara terbesar penyumbang wisman ke Indonesia pada 2018 adalah Malaysia sebanyak 2,50 juta kunjungan (15,83 persen), Tiongkok 2,14 juta (13,52 persen), Singapura 1,77 juta (11,19 persen), Timor Leste 1,76 juta (11,15 persen), dan Australia 1,30 juta (8,23 persen) wisatawan.

Sementara itu kunjungan wisman asal Asean di 2018 berdasarkan wilayah pasar, memiliki persentase kenaikan paling tinggi sebesar 20,60 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan dari Asia selain Asean sebanyak 5,84 juta atau tumbuh 14,11 persen dibandingkan sebelumnya mencapai 5,12 juta (ay/fm). 

Foto: Dok. Biro Komblik Kemenpar | JIM/JTI
Share:

Pesona Meko Dengan Pasir Timbul di Tengah Laut Flores Timur

Air laut yang jernih jadikan pesona Meko begitu indah

Larantuka/Flores Timur (WartaMerdeka) - Pesona Larantuka di Flores, Nusa Tenggara Timur, tak hanya dikenal dengan upacara religi umat Kristiani, Semana Santa, yang setiap tahun diadakan. Namun, Larantuka juga memiliki destinasi yang tak kalah indah mulai pemandangan sunset, hingga hamparan pasir timbul di tengah lautnya, berada dekat Dusun Meko, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur.


Warga setempat sebutnya Pasir Timbul Meko. Dinamai pasir timbul, lantaran terdapat gundukan pasir di tengah laut seperti pulau kecil tak berpenghuni. Luasnya kurang lebih satu kilometer persegi. Pasir putih yang sedikit berwarna merah jambu/pink ini kontras dengan warna laut yang biru kehijauan.



Pasir warna pink berasal dari karang yang hancur. Keindahan ini tampak sempurna dengan dipadu pulau-pulau berwarna hijau yang subur. Tak ada ombak di pantai pasir itu, hanya riak-riak kecil yang menyapu pasir putih nan lembut. Jika air laut pasang, pulau itu akan tenggelam.



Pasir timbul di tengah laut Flores Timur
Bila ingin ke Meko, dari Pelabuhan Pelni Larantuka, kita menyeberang ke Pelabuhan Tubilota di Pulau Adonara. Lalu kita dapat menumpang kapal motor seharga Rp 5 ribu dengan waktu tempuh kira-kira hanya 10 menit. Lalu, dari Adonara bisa sewa mobil menuju ke Dusun Meko sekitar dua jam.



Warga dusun di sana bisa mengantarkan kita ke Pasir Timbul Meko, menyewa perahu nelayan lokal seharga Rp 400 ribu PP. Dalam perjalanan menuju pulau itu, kita akan disuguhi pemandangan yang tak kalah indah dengan air laut sangat jernih (aa/ma) | Foto: Dok. Kemenpar | Jaringan Tanah Impian
Share:

“Awan Aneh” Sempat Ganggu Transportasi Udara di Makasar

Makasar (WartaMerdeka) - Muncul fenomena alam berwujud gumpulan awan gelap di udara sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanudin, Makasar, di awal 2019 kemarin. Awan yang dinamai kumulonimbus tampak di langit Kota Makassar, sempat membuat ima pesawat yang mau mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar tertunda karena harus menanti jarak pandang yang lebih aman.


Menurut General Manager AirNav Indonesia cabang Makassar Air Traffic Service Centre (MATSC) Novy Pantaryanto kepada Kompas.com, memang awan tersebut cukup berbahaya.
“Sangat mengerikan itu awan kumulonimbus. Kalau kita liat angin puting beliung, ekor angin itu ada di dalam awan kumulonimbus. Awan ini juga dapat membekukan mesin pesawat, karena di dalamnya terdapat banyak partikel-partikel es. Terdapat partikel petir dan sebagainya di dalam awan itu,” jelasnya.



Guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan, bila muncul di radar ada awan kumulonimbus, AirNav langsung instruksikan kepada penerbang untuk menghindar dan waspada.



“Tidak ada pilot yang berani menembus awan kumulonimbus. Jadi kita mempunyai radar cuaca dan berkoordinasi dengan BMKG sehingga data dari BMKG yang diperoleh terkait cuaca buruk akan disampaikan kepada pilot. Jadi cuaca buruk yang terjadi, aman bagi lalu lintas penerbangan,” ungkapnya (ma). | Foto: abri | Jaringan Tanah Impian
Share:

Penegakan Hukum Lingkungan-Kehutanan Penuh Tantangan di 2019


Jakarta (WartaMerdeka) - Direktur Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan/LHK, Rasio Ridho Sani saat Dialog Refleksi Kinerja untuk Persiapan Kerja KLHK untuk 2019 di Jakarta menjelaskan berbagai tantangan.


KLHK mengantisipasinya dengan memperkuat beberapa hal. Pertama, mengembangkan sistem big data untuk menggali informasi lebih dalam serta penguatan sistem surveilance bekerjasama dengan berbagai pihak, membentuk jejaring ahli dalam bekerja dan memperkuat sistem forensik.



Menurut Rasio berdasar pengalaman sejak 2015, penegakan hukum efektif untuk shock therapy, namun dalam membangun budaya kepatuhan, perlu didukung peningkatan awareness, pembinaan, dan penerapan instrumen lainnya. Selanjutnya, penerapan kerja kolaboratif melalui penyidikan berlapis menjadi alternatif untuk penguatan efek jera. Tak kalah pentingnya, komitmen dari eksekutif, legislatif, serta yudikatif yang kuat, berperan penting dalam penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan.



Rentang 2015-2018, KLHK telah berhasil membawa 567 kasus kejahatan lingkungan ke pengadilan. Selain itu, sebanyak 18 kasus perdata terkait kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan juga telah diajukan ke pengadilan. “Kita juga menggugat perusahaan atau pihak-pihak yang melakukan kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan ke pengadilan.", jelas Roy.



Menurut Roy dari 18 kasus tersebut, 10 diantara telah mendapatkan putusan dari pengadilan atau Inkracht. Total nilai ganti rugi atas kerusakan lingkungan yang dilakukan oleh oknum adalah senilai 18,3 Triliun rupiah. Sebanyak 881 operasi dilakukan untuk pengamanan
dan pemulihan hutan maupun hasil hutan. Dari total tersebut, terbagi menjadi 337 operasi perambahan hutan, 241 operasi tumbuhan satwa liar, dan 303 operasi pembalakan liar. Dan sejak 2015, KLHK telah menangani 2.677 pengaduan terkait kejahatan LHK (dk).



Foto: abri


Share:

Artikel Unggulan

Cara Memilih Presiden yang Baik dan Benar