Syifa Hadju coba Lindungi Generasi Muda dari Kanker Serviks

Syifa Hadju: Lindungi Generasi Muda dari Kanker Serviks
Jakarta ( WartaMerdeka ) -  Aktris, model dan penyanyi Syifa Hadju (17) kini sedang menggalang petisi, untuk melindungi generasi muda dari kanker serviks. Syifa sudah menjadi duta dari Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS). Dan kini telah lebih dari 35.500 orang yangmenandatangani petisi itu. Syifa menyatakan, sebagai bagian dari generasi milenial yang selalu up to date, ia yakin perannya dapat sangat membantu penyebaran pesan penting, tentang pencegahan penyakit kanker serviks.

Di Indonesia, setiap tahunnya sekitar 20.928 wanita di Indonesia terdiagnosis kanker serviks. Hampir dari setengahnya (45 persen) tidak dapat diselamatkan. Sebagai generasi muda Indonesia, Syifa menegaskan, ia tidak bisa diam. Generasi muda harus bergerak. Karena setiap kali memilih untuk diam, ada 26 perempuan Indonesia meninggal setiap harinya karena kanker serviks, dan diprediksi terdapat 58 kasus baru setiap harinya. Ini menurut data Globocan pada  2012.

Deteksi dini adalah langkah pertama yang dapat dilakukan, dilanjutkan dengan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) untuk mencegah risiko di kemudian hari. Kedua, memberitahu teman dan keluarga tentang pentingnya pencegahan penyakit ini. Jika perlu informasi lebih lengkap, bisa mengunjungi situs cegahkankerserviks.org, untuk mengetahui lebih banyak.

Menurut Syifa, petisi ini perlu, agar akses terhadap vaksinasi HPV menjadi hak dari perempuan di seluruh Indonesia. Jadi, diharapkan ada dukungan pada KICKS, untuk mendorong pemerintah menjadikan vaksinasi ini program nasional. Setiap satu suara dukungan sangatlah berarti. Syifa menyatakan kesedihannya, bahwa ia telah kehilangan seorang sahabat, artis Julia Perez atau Jupe yang meninggal pada Juni 2017, setelah melawan penyakit kanker serviks selama beberapa tahun terakhir.

Fakta miris yang baru adalah saat ini kanker serviks merupakan salah satu kanker pembunuh terbanyak di Indonesia. Sayangnya, masih banyak masyarakat Indonesia belum menyadari tentang penyakit yang disebabkan oleh HPV ini. Padahal, virus ini dapat menginfeksi perempuan sejak usia dini (sa) | Foto: Istimewa | Jaringan Indonesia Mandiri
Share: