Panglima TNI Ingatkan Prajurit Pelihara Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI

Panglima TNI beri pesan seluruh prajurit pelihara kemanunggalan dengan rakyat
Ambon (IndonesiaMandiri) - Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq selaku Inspektur upacara 17 Juli diikuti personil Militer dan PNS membacakan Amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. 

Pesannya antara lain, sebagai alat pertahanan negara, TNI perlu prajurit profesional. Profesionalisme itu hanya akan bisa dicapai bila setiap prajurit terdidik dan terlatih dengan baik. Terdidik dan terlatih untuk melaksanakan setiap tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Terlebih tantangan yang akan dihadapi kian kompleks.

“Setiap komandan satuan/Dansat bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan anggotanya. Saudara-saudara bertanggung jawab atas apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh setiap anak buah. Komandan satuan adalah tumpuan setiap anggota dalam berbagai hal. Oleh karena itu setiap Dansat harus terlebih dahulu memiliki kemampuan yang tinggi dan wawasan yang luas agar dapat mengarahkan dengan baik”, jelas Panglima TNI.


“Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI harus mengalir dalam setiap hembusan nafas prajurit dimanapun berada dan bertugas. Pelihara dan tingkatkan terus kemanunggalan dengan rakyat. Kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah urat nadi Sistem Pertahanan Semesta. Sadari bahwa TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama-sama rakyat, demi kepentingan rakyat”, lanjut Panglima TNI.


“Tanamkan nilai-nilai budaya bangsa yang luhur dalam kehidupan keluarga. Keluarga adalah aset bangsa dan negara serta tempat generasi muda menerima pendidikan awalnya. Keluarga yang baik akan  melahirkan generasi yang siap menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Pengaruh buruk globalisasi hanya akan dapat dihadapi bila keluarga memiliki ikatan yang kuat dan harmonis. Mari siapkan anak-anak kita menyongsong kejayaaan Indonesia,” harap Panglima TNI (ma). Indonesia Mandiri
Share: