loading...
Home » » Bangga, Ribuan Pemuda Papua Ikuti Seleksi Calon Tamtama TNI AD

Bangga, Ribuan Pemuda Papua Ikuti Seleksi Calon Tamtama TNI AD

Posted by WARTA MERDEKA on 2019-12-04


Minat pemuda Papua Barat untuk menjadi prajurit TNI AD sangat tinggi
Manokwari (WartaMerdeka) - Ribuan pemuda Papua, baik berasal dari suku asli Papua atau bukan asli namun lahir dan sekolah di Papua maupun para pemuda yang sudah beberapa tahun tinggal di Papua, berbondong-bondong mendatangi Markas Komando Distrik Militer (Makodim) di jajaran Kodam XVIII/Kasuari. Sejak dibuka pendaftaran Seleksi Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata-PK) TNI AD Gelombang II-2019 di awal hingga pertengahan November, animo Pemuda Papua Barat ternyata sangat besar mendaftarkan diri. 

Ini bukti masyarakat Papua Barat, utamanya para pemuda masih menaruh minat tinggi untuk menjadi Prajurit TNI AD. Dengan penuh semangat, bangga, dan rasa percaya diri, mereka mendaftarkan dan siap berkompetisi dalam perekrutan Cata PK TNI AD yang diselenggarakan pada gelombang kedua di tahun 2019 untuk wilayah Papua Barat.


Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Kasuari Kolonel Inf Andi Gus Wulandri,l kepada Pers di Manokwari mengungkapkan, rekrutmen atau penerimaan Cata PK TNI AD yang akan menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada) pada Gelombang II-2019 didapatkan dari dua sumber penerimaan, yaitu dari Sumber Pedalaman dan Sumber Reguler (3/12).


"Sumber pertama dari Pedalaman adalah Putra Asli Daerah Papua (PADP), dengan ketentuan bahwa kedua orang tua atau salah satunya merupakan suku asli Papua. Selain itu, orang tua calon tidak berprofesi sebagai anggota TNI, Polri, atau Aparatur Sipil Negara (ASN)," ujar Andi Gus.


Wilayah Manokwari masuk dalam kategori pedalaman adalah Wasior, Pegunungan Arfak (Pegaf), Teluk Bintuni, Babo, Saukorem, Kebar, dan Merdey. Untuk wilayah pedalaman Sorong, meliputi Tambraw, Raja Ampat, dan Inanwatan. Sedangkan wilayah pedalaman Fakfak, meliputi Teluk Patipi, Karas, Kokas, dan Bomberay. Sedangkan wilayah pedalaman Kaimana, meliputi Teluk Arguni, Teluk Etna, Yamor, dan Buruway.


Sumber kedua, lanjutnya, penerimaan Cata PK TNI AD dari Reguler. Ketentuan dalam kategori sumber ini adalah memenuhi minimal salah satu dari tiga kategori berikut, yaitu Putra Asli Daerah Papua (PADP), Non Putra Asli Daerah Papua (NPADP), dan Pendatang (PDT).


“Hasilnya, 393 pemuda berhasil lolos seleksi dan masuk pendidikan keprajuritan di Lembaga Pendidikan (Lemdik) TNI AD untuk digembleng menjadi Prajurit TNI AD dalam Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gel. II TA 2019 (bp).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia