loading...
Home » » Pushidrosal Perkuat Upaya PerluasanLandas Kontinen Wilayah Utara Papua

Pushidrosal Perkuat Upaya PerluasanLandas Kontinen Wilayah Utara Papua

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-02-23

Tim Indonesia presentasi soal perluasan landas kontinen Utara Papua di PBB
New York (WartaMerdeka) - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) turut perkuat Tim Nasional Landas Kontinen Indonesia presentasi di hadapan Komisi Batas Landas Kontinen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) submisi landas kontinen Indonesia di luar 200 mil laut untuk segmen utara Papua di Markas PBB New York. Delegasi Pushidrosal dipimpin Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro didampingi Kasubdis BDB Pushidrosal Letkol Laut (KH) Dikdik Satria Mulyadi.

Tim Nasional Landas Kontinen Indonesia melakukan presentasi awal di hadapan Komisi Batas Landas Kontinen Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations – Commission on the Limit of the Continental Shelf/CLCS. Dihadapan mereka, Indonesia mengajukan proposal perluasan landas kontinen di kawasan utara Papua.

Presentasi disiapkan dan disampaikan oleh anggota perwakilan Tim Nasional Landas Kontinen, terdiri unsur Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal), Badan Informasi Geospasial (BIG), dan Kementerian Luar Negeri. Materi disampaikan komprehensif, meliputi aspek-aspek lokasi/peta perluasan wilayah Landas Kontinen, uji geologi, verifikasi dan jenis-jenis data, tidak adanya klaim tandingan (absence of dispute), serta metode dan hasil survey.

Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro sebagai Chief of Hydrographer turut memberi presentasi bersama dengan pimpinan K/L lainnya. Kapushidrosal menyampaikan bukti-bukti berdasarkan data batimetri yang mendukung bahwa Euripik Rise merupakan kepanjangan alami dari daratan Papua di sebelah Utara sehingga Indonesia berhak untuk mengajukan batas Landas Kontinen lebih dari 200 NM di wilayah Utara Papua seluas 196,568.9 Km2.

Secara umum, Komisi menerima terhadap Partial submission yang dilakukan oleh Indonesia dan akan memberikan tanggapan dalam sidang Sub-Komisi beberapa waktu ke depan. Sebagai perbandingan, saat Indonesia melakukan Submisi pertama di 2008 untuk wilayah Barat Laut Sumatera, baru pada 2011 Komisi memutuskan Indonesia berhak melaksanakan penarikan ulang batas Landas Kontinen di wilayah Barat Laut Sumatera tersebut (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia