Home » » Ekspor Mete Ke Berbagai Negara Bukti Nyata, Pertanian Indonesia Tangguh

Ekspor Mete Ke Berbagai Negara Bukti Nyata, Pertanian Indonesia Tangguh

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-04-23

Ekspor mete Indonesia terus mengalir ke Eropa, Amerika dan Cina
Makassar (WartaMerdeka) – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor komoditas pertanian kacang mete dan olahannya minyak CNSL (cashew nut shell liquid) serta komoditas lainnya seperti dedak gandum, merica dan cengkeh dengan total nilai ekspor komoditas sejumlah 23,7 milyar dari Salodong, Makassar (22/04).

"Hari ini kita melepas ekspor mete ke Eropa dan Amerika ada lima kontainer, dan terus ada pelet ke China dan itu sangat besar nilainya,” ujar Mentan. Diungkap juga, ekspor komoditas pertanian kali ini merupakan bentuk nyata kegiatan sektor pertanian yang dilakukan mendukung perekonomian dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat ditengah wabah covid-19.

"Mete itu lebih banyak dikerjakan dengan padat karya dari orang-orang untuk memastikan pangan harus tetap tersedia, dan disitulah posisi kami hari ini demi kepentingan secara menyeluruh. Aktivitas pertanian tidak boleh berhenti, namun tetap harus memperhatikan kesehatan," jelas Mentan.

"Padat karya disini saja ada 1.200 orang, perekonomian pertanian tetap jalan. Kita lihat disini mereka mengikuti manual kesehatan yang ada, cuci tangan di wastafel dilakukan, berjarak tidak boleh kurang dari satu meter", tambahnya.

Mentan Syahrul puji semangat tinggi para petani mete di Sulawesi, NTB dan NTT
Mentan mendukung pengembangan komoditas mete yang banyak dihasilkan dari petani di seluruh wilayah Sulawesi, Nusa tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur ini. “Kegiatan pangan seperti ini harus di akselerasi. Ini tidak boleh berhenti, harus jalan terus, tapi harus mengikuti teknis-teknis kesehatan dari pemerintah. Mete ini hanya kita yang punya, kami harus membosster untuk lebih luas. Lahan mete harus diperkuat lagi, hingga konsentrasi untuk 6 juta pohon kedepannya menjadi kerjasama kami," himbau Mentan.

Sementara itu, Agung Wisnu Broto, manajer ekspor impor PT. Comextra Majora menjelaskan,?pihaknya didalam kegiatan usaha perbulan dapat kirim 50 kontainer kacang mete ke berbagai negara tujuan eskpor. “Isi per satu kontainer rata-rata sebanyak 16 ton. Kita mengirimnya hampir ke seluruh negara rata-rata sampai 50 kontainer perbulan. Kalau hasil olahan kulit mete jadinya minyak CNSL dikirim untuk permintaan China, Amerika India dan Korea guna memenuhi kebutuhan bahan bakar non fosil, rata-ratanya hasilnya 21 ton per-kontainer untuk satu harinya,” ungkap Agung (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia