loading...
Home » » Yayasan Amal Taiwan Bantu Alat Kesehatan Ke Indonesia

Yayasan Amal Taiwan Bantu Alat Kesehatan Ke Indonesia

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-04-21

Kemenko Marves mewakili Pemerintah terima bantuan alkes dari Taiwan
Jakarta (WartaMerdeka) – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mewakili pemerintah menerima bantuan alat kesehatan/alkes berupa 15 buah ventilator dari sebuah yayasan amal Taiwan (20/4).

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, “saya bersyukur atas bantuan yang diberikan ini semoga bisa membantu kita di masa yang sulit ini. Ini adalah wujud dari kepedulian masyarakat global dalam menghadapi wabah Covid-19 saat ini. Bantuan ini penyalurannya akan dilakukan oleh BNPB.” Dalam suratnya, Yayasan Amal Ishihara (Ishihara Charity Foundation) yang berlokasi di Taiwan, menyatakan bantuan ini sebagai wujud persahabatan dan rasa prihatinnya atas apa yang sedang terjadi di Indonesia.

Secara keseluruhan yang dikirim 15 set ventilator, 140,000 set APD, 20,000 alat pelindung wajah dan masker medis 300,000 buah. Menurut Yayasan tersebut bantuan alkes dikirim dalam dua gelombang adalah produk kualitas terbaik karena menurutnya, cara terbaik membantu Indonesia saat ini adalah memberi perlindungan terbaik bagi para tenaga medis.

"Bantuan ini bisa melindungi para tenaga medis menjalankan tugasnya dalam merawat para pasien yang terinfeksi virus. Bantuan akan disalurkan oleh BNPB di antaranya untuk provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, Universitas Gajah Mada, BUMN dan BNPB," ucap Purbaya.

Taiwan menerima tanggapan positif dalam penanganan wabah Covid-19. Pemimpin Taiwan, Tsa Ing-wen mengambil langkah responsif pada awal merebaknya wabah ini dengan membatasi masuknya orang ke negaranya, melarang ekspor dan membatasi harga masker, penggunaan teknologi modern dalam mengawasi orang yang terinfeksi, serta mendirikan fasilitas pengujian Covid-19 di Pusat Kendali Pencegahan Penyakit (CDC) dan delapan rumah sakit. Jumlah orang terinfeksi di Taiwan 395, dan 6 pasien meninggal, 166 sembuh. CDC mengumumkan tidak ada kasus baru sejak 9 Maret 2020 (dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia