loading...
Home » » Lebih Dekat Dengan Danrem 174/ATW Brigjen TNI Bangun Nawoko

Lebih Dekat Dengan Danrem 174/ATW Brigjen TNI Bangun Nawoko

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-06-11

Brigadir Jenderal TNI Bangun Nawoko
Merauke (WartaMerdeka) – Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Bangun Nawoko adalah Perwira Tinggi TNI-AD, kelahiran Temanggung 10 Februari 1969, putra ketiga dari tujuh bersaudara dari pasangan suami istri Suyadi dan Rubiah. Kariernya di TNI AD, setelah tamat sekolah SLTA, dimulai dengan mendaftar saat penerimaan Akabri (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) yang sekarang berubah menjadi Akmil (Akademi Militer).

Bangun Nawoko lulus menempuh pendidikan pada 1992, dinas pertamanya di Yonif Linud 501 Kostrad. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah mengisi jabatan strategis di lingkungan Angkatan Darat sebagai Danyonif 631/Antang, Dandim 1006/Martapura, Danbrigif 13/Galuh Kostrad dan beberapa jabatan sebagai Asisten Operasi.
Brigjen TNI Bangun Nawoko juga sempat menjabat sebagai Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (Malang), hingga saat ini meraih anugrah menjadi Perwira Tinggi (Pati) TNI dengan jabatan sebagai Komandan Korem 174/ATW (Merauke) sejak 9 April 2020 lalu, yang sebelumnya di Paban II/Binlat Sopsad. Riwayat penugasan  yang pernah dilalui seperti Operasi Timor Timur pada 1994 dan 1996, Operasi Pamrah Aceh 1999, Opslihkam/ Darmil Aceh 2005 serta Operasi Pamtas RI-Malaysia 2010.
Selain menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 174/ATW, Brigjen TNI Bangun Nawoko juga mengemban tugas operasi di wilayah Papua sebagai Komandan Kolakops Rem 174 Sektor Selatan Koops TNI Papua.
Terdapat kisah menarik dalam perjalanan kariernya. Sewaktu menjabat Danrem Malang, beliau oleh masyarakat di kenal dengan nama “Danrem Mbois” (keren). Tak hanya itu, beliau juga yang menciptakan Renang Taktis atau Renang Tempur, dimana dalam teknik renang yang diciptakan, prajurit mampu berenang membawa seluruh perlengkapan perorangan dengan jarak tempuh yang cukup jauh dan sekarang menjadi materi wajib dalam latihan Raider.
Komandan yang ramah serta sangat dekat dengan para prajurit dan keluarganya ini, juga yang memboomingkan lagu Babinsa, kemudian lagu tersebut di aransemen ulang oleh Ditajenad menjadi lagu Mars Babinsa hingga kini. Mimpi beliau, saat ini, adalah semoga kehadirannya di Tanah Animha  dapat membantu pemerintah mensejahterakan masyarakat dan bersama-sama stakeholder lainnya membangun Papua Selatan dengan hati serta menciptakan rasa nyaman, aman dan damai sejahtera (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia