loading...
Home » » Siaga Banjir Rob, Kementan Dorong Indramayu Tingkatkan Luas Tanam Padi

Siaga Banjir Rob, Kementan Dorong Indramayu Tingkatkan Luas Tanam Padi

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-06-19

Kementan segera beri bantuan petani Indramayu atasi Banjir Rob
Indramayu (WartaMerdeka) – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong daerah meningkatkan luas tambah tanam padi guna menjamin ketersediaan beras, utamanya agar pasca pandemi virus Covid 19 tak terjadi defisit beras atau krisis pangan. Indramayu, di Jawa Barat, sebagai sentra produksi padi terbesar di Indonesia turut mendapat perhatian serius dari Kementan dengan memberi bantuan benih, alat mesin pertanian/Alsintan seperti traktor dan pompa air, asuransi pertanian dan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sehingga percepatan olah tanah dan tanam tercapai.

“Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo selalu mewanti-wanti ancaman kekeringan dari FAO sehingga potensi krisis pangan cukup besar. Maka dari itu, kami hari ini terjun ke lapangan respon cepat banjir rob yang melanda lahan pertanian 1.500 hektar agar segera bisa ditanami padi," demikian dikatakan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi, saat meninjau lahan pertanian terkena banjir rob di Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu (18/6).
Suwandi menyebut, dalam mengatasi langsung lahan terkena banjir rob agar cepat ditanami padi. Kementan memberi bantuan benih padi varietas yang tahan salinitas seluas 1.500 hektar dan akan diusahakan bantuan pupuk. Selain itu, Suwandi meminta pihak Dinas Pertanian Indramayu agar mengajukan permohonan pembuatan tanggul pintu air irigasi sehingga jika terjadi banjir rob ke depan tidak masuk ke lahan pertanian.
"Jadi kita respon cepat jangan sampai ada lahan pertanian yang tidak tertanami. Kami siap memberikan bantuan kepada petani. Ini sesuai komitmen Pak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, jangan biarkan masalah," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian Indramayu, Takmid mengungkapkan optimis dapat meningkatkan luas tambah tanam Juni hingga September 2020. Luas tanam padi oktober 2018-Mei 2019 seluas 203.091 hektar sementara Oktober 2019-2020 seluas 201.953 hektar. Kekurangan luas tanam dibanding 2019 ini dapat dipenuhi dengan mendongkrak luas tanam di bulan Juni 2020. Ditargetkan luas tanam padi di Juni ini sebesar 37.120 hektar, sementara Kementan beri target luas tanam padi sebesar 46.373 hektar. Dengan produktivitas padi 7,3 ton per hektar, akan diraih gabah kering panen 338.523 ton.
Takmid menjelaskan, pihaknya optimis meningkatkan luas tanam padi Juni-September 2020 karena masif melakukan percepatan olah dan tanam, ketersediaan air masih cukup, kesiapan sarana seperti traktor tersedia, pompa air tersedia sehingga terjadi kekeringan tidak kesulitan air. "Selain itu, bantuan benih dari Kementan pun turun tepat waktu sehingga siap digunakan petani saat mau tanam," sambungnya. Banjir rob di Indramayu melanda lahan pertanian seluas 1.500 hektar, berdampak pada lahan pertanian di 6 desa yakni Desa ilir, Eretan Wetan, Eretan Kulon, Kerta Winangun, Bulak, Parean Girang di Kecamatan Kandanghaur (dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia