loading...
Home » » Aksi Kejar-Kejaran Warnai Penangkapan Bakamla RI Kepada Kapal Ikan Vietnam Di Natuna

Aksi Kejar-Kejaran Warnai Penangkapan Bakamla RI Kepada Kapal Ikan Vietnam Di Natuna

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-07-30

Kapal patroli Bakamla RI KN Pulau Dana-323 saat menggiring kapal ikan asing milik warga Vietnam 
Natuna Utara (WartaMerdeka) – Beberapa hari lalu, Badan Keamanan Laut/Bakamla RI  menggunakan unsur KN. Pulau Dana-323, berhasil menangkap kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam yang diduga melakukan aktivitas pencurian ikan, di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau/Kepri 

Sesuai dengan rencana operasi, Kapal Bakamla RI, KN. Pulau Dana-323, berpatroli di Laut Natuna Utara. Tak lama kemudian, KN. Pulau Dana - 323 melihat kontak sebuah KIA Vietnam, dan langsung dilakukan kontak komunikasi dengan radio VHF terhadap KIA, namun tak digubris. Menanggapi hal tersebut, KN. Pulau Dana-323 melakukan manuver untuk mendekati KIA, sembari dilakukan kontak komunikasi menggunakan isyarat semaphore.
Saat mengetahui akan diperiksa, KIA Vietnam tersebut menambah kecepatan dari 2 knot menjadi 8 knot, dan terus berusaha menjauh dari KN. Pulau Dana-323. Tidak cukup sampai disitu, KIA juga melepaskan tanda jaring ikan berwarna hitam guna menghilangkan barang bukti.
Merasa tidak mampu untuk melepaskan diri dari kejaran KN. Pulau Dana-323, KIA membakar ban di buritan. Hal ini terlihat dari asap hitam yang mengebul di udara. Masih berusaha kabur, KIA melaju kencang dengan manuver zig-zag yang juga membahayakan kapal-kapal niaga asing yang melintas di alur lintas kepulauan Indonesia (ALKI). 
Aksi KIA terus berlanjut dan membahayakan kapal lain yang melintas disekitarnya. Merasa panik, KIA melakukan upaya menabrakkan diri ke kapal MV. AKIJ OCEAN yang melintas. Melihat hal tersebut, personil KN. Pulau Dana – 323 langsung berkomunilasi mengingatkan kepada MV. AKIJ OCEAN untuk memperhatikan manuver KIA dan menghindar demi keselamatan kapal tersebut.
Lalu, Komandan KN. Pulau Dana-323 Letkol Bakamla Hananto Widhi memerintahkan 1 Tim VBSS dan RHIB untuk melumpuhkan KIA. Proses pendekatan oleh Tim VBSS telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan mengelilingi KIA sebanyak 2 kali guna mengidentifikasi keadaan. Setelah dilaksanakan identifikasi, Tim VBSS mendekat pada lambung kiri KIA untuk berkomunikasi menggunakan Pengeras Suara memerintahkan KIA untuk mematikan mesin. 
Melihat hal tersebut, KIA tidak kooperatif dan tetap melakukan manuver berbahaya berkali-kali, hingga pada akhirnya mencoba menabrakan diri ke KN. Pulau Dana-323. Menanggapi hal tersebut, tembakkan peringatan dilepaskan ke udara sebagai peringatan bagi KIA, yang terus berusaha melarikan diri dengan bermanuver melingkar dan membahayakan Tim VBSS. Selanjutnya Tim VBSS melepas tembakan ke anjungan KIA.
Pada akhirnya, KIA mengurangi kecepatan dan Tim VBSS berhasil merapat di lambung kiri KIA. Selanjutnya Tim VBSS melakukan pengamanan dengan mengumpulkan semua anak buah kapal (ABK) di haluan kapal. Prosedur pengamanan tidak hanya dilakukan terhadap ABK, namun juga di seluruh bagian KIA.
Dan, KIA berhasil dilumpuhkan. Dari pemeriksaan awal, diketahui KIA tersebut telah memuat ikan sebanyak 2 ton. Untuk dilakukan proses lebih lanjut, KIA beserta seluruh ABK dikawal oleh personil KN. Pulau Dana – 323 menuju Selat Lampa, Natuna.

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia