loading...
Home » » Masyarakat Tegal Diajak Ikut Gerakan BISA Pulihkan Sektor Pariwisata

Masyarakat Tegal Diajak Ikut Gerakan BISA Pulihkan Sektor Pariwisata

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-07-25

Pemda dan masyarakat setempat juga harus bertanggungjawab menciptakan lingkungan sehat di masa pandemi dan setelahnya
Tegal (WartaMerdeka) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengajak masyarakat di Kota dan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mengikuti gerakan Bersih, Indah, Sehat, Aman (BISA) sebagai upaya memulihkan sektor pariwisata di wilayahnya.

R. Kurleni Ukar, Deputi Bidang Kebijakan Strategis dalam keterangannya menyebut (24/7) mengatakan, Program BISA merupakan kegiatan semacam padat karya bagi tenaga kerja pariwisata dan ekonomi kreatif/parekraf serta masyarakat untuk mewujudkan nilai-nilai Sapta Pesona dan beradaptasi dengan kebiasaan baru yang digulirkan secara masif oleh Kemenparekraf/Baparekraf
“Program ini melibatkan para tenaga kerja parekraf dan masyarakat yang terdampak ekonominya akibat Covid19 di sekitar lokasi destinasi, diisi dengan kegiatan bersih-bersih, penataan, serta penyemprotan disinfektan destinasi yang dilakukan dengan selalu memperhatikan penerapan protokol kesehatan,” jelasnya.
Gerakan BISA di Tegal dilaksanakan secara estafet di Pantai Pulo Kodok, Pantai Pur In, dan Guci pada 24-26 Juli 2020 dengan melibatkan 300 peserta, juga diikuti Jajaran Pemda Kota/Kabupaten Tegal, Dispar Provinsi Jawa Tengah dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih.
Menurut Kurleni, Gerakan BISA bagian dari upaya meningkatkan rangking Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) Indonesia pada 2021. Pada TTCI 2019, aspek Kesehatan dan Kebersihan Indonesia menempati peringkat ke-102 dari 140 negara, sedangkan aspek Keselamatan dan Keamanan menempati posisi 80.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan Gerakan BISA, para pelaku, pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat di sekitar destinasi diharapkan dapat beradaptasi dan menerapkan kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman, agar wisatawan merasa aman dan nyaman untuk datang ke destinasi ini” terang Kurleni.
Ia juga menjelaskan penerapan protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan dengan disiplin dan penuh kesadaran, mulai dari diri sendiri demi kebaikan semua, walaupun daerah ini sudah dinyatakan sebagai zona hijau. Jangan sampai dengan dibukanya sektor pariwisata di Tegal, maka terjadi penularan baru di daerah ini.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menyambut baik kegiatan BISA di daerah pemilihannya, Kota dan Kabupaten Tegal. "Sektor pariwisata yang paling terpuruk di masa pandemi COVID-19 ini sudah semestinya diberikan perhatian serius oleh pemerintah pusat maupun daerah agar bersama-sama kembali pulih," ungkap legislator asal Partai Keadilan Sejahtera ini (ag/bp).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia