loading...
Home » » Di Papua Barat, TMMD Ke-109 Menyasar Kabupaten Kaimana

Di Papua Barat, TMMD Ke-109 Menyasar Kabupaten Kaimana

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-09-03

Kodam XVIII/Kasuari siap jalani TMMD ke-109 di Kampung Tanusan, Kaimana
Manokwari (WartaMerdeka) – Sebentar lagi program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-109 bakal berlangsung, bertema 'TMMD Pengabdian Untuk Negeri', selama 30 hari, mulai 21 September hinggal 21 Oktober 2020 dan diselenggarakan oleh 47 Kodim di seluruh Indonesia.

Dalam Video Conference (Vicon) yang digelar Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayor Jenderal TNI Nurchahyanto selaku penanggunng jawab operasional pada Rakornis rencana TMMD ke-109 dari Mabesad diikuti seluruh Kotama jajaran TNI AD yang terdiri dari para Kasdam, Aster Kasdam, Kapendam, juga diumumkan jurnalistik TMMD 108.
Dari Kodam XVIII/Kasuari, Vicon Rakornis TMMD diikuti Wakil Asisten Teritorial Kasdam XVIII/Kasuari Letkol Arm Tejo Basuki, didampingi Wakapendam XVIII/Kasuari Letkol Inf Noenoeng Ertoto (3/9) dari ruang Vicon Puskodalopsdam XVIII/Kasuari, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat.
Aster Kasad menyampaikan beberapa penekanannya, seperti agar mengoordinasikan pelaksanaan TMMD dengan baik bersama Pemda dan komponen masyarakat di wilayah, menghindari hal-hal yang dapat merugikan personel dan materiil dengan memperhatikan faktor keamanan. Juga kepada para personel Satgas TMMD diminta agar selalu memedomani 8 Wajib TNI selama pelaksanaan tugas di lapangan.
 “Optimalkan  hasil yang dicapai selama pelaksanaan TMMD dan wujudkan tempat sasaran TMMD menjadi desa percontohan yang berwawasan kebangsaan dan pedomani protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 guna mendukung program pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus,” pesan Aster Kasad.
Untuk wilayah Kodam XVIII/Kasuari, TMMD 109 akan digelar oleh Kodim 1804/Kaimana, berlangsung di Kampung Tanusan, Distrik Arguni Bawah, Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat dengan sasaran fisik berupa pembuatan 8 unit rumah tipe 42 dan sasaran non fisik berupa penyuluhan Covid-19, wawasan kebangsaan (Wasbang), paham radikal, dan Kamtibmas.
"Pertimbangan Kampung Tanusan menjadi sasaran atau lokasi TMMD adalah karena warganya masih miskin, tingkat pendidikan dan perekonomiannya sangat rendah, bahkan kampung yang berada di daerah pesisit pantai ini belum memiliki sarana umum berupa listrik," ungkap Kapendam XVIII/Kasuari, Kolonel Kav Zubaedi dalam rilisnya (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia