loading...
Home » » Keramba Jaring Apung Bandung Tembus Pasar Dunia

Keramba Jaring Apung Bandung Tembus Pasar Dunia

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-09-11

Budidaya perikanan dalam negeri miliki potensi besar untuk dikembangkan
Bandung (WartaMerdeka) – “Negara-negara di beberapa belahan dunia menekankan budidaya perikanan lautnya sebagai salah satu kegiatan perikanan mereka, dan mereka menggunakan Keranda Jaring Apung/KJA nya dari Indonesia. Ini tantangan buat kita supaya meningkatkan kemampuan budidaya laut yang menggunakan KJA produksi dari dalam negeri sendiri,” ucap Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budidaya Kemenko Maritim dan Investasi/Marves M. Rahmat Mulianda saat menghadiri Pelepasan Ekspor KJA oleh PT. Gani Arta Dwitunggal (AquaTec) ke Maladewa (Maldives) di Bandung, Jawa Barat (10/09).

Rahmat memaparkan, PT. Gani Arta Dwitunggal (AquaTec) sudah bagus dalam memproduksi KJA, hal itu terbukti sudah diakui SNI dan menjadi salah satu referensi untuk pemanfaatan produknya untuk penggunaan kerambah atau budidaya ikan di air tawar maupun air laut.
“Mengenai potensinya membangun infrastruktur fisik untuk mendukung kegiatan budidaya ini, tadi saya juga meminta kepada mereka untuk mengkaji pembuatan kincir tambak, karena selama ini kincir tambak kita tidak berkembang, lebih banyak dari luar negeri untuk tambak kita misal untuk tambak udang,” ujarnya.
“Padahal pemerintah memiliki program untuk meningkatkan tambak undang dan itu memerlukan banyak kincir untuk keperluan produksi udang. Itu ada berapa banyak potensi yang bisa dihasilkan,” tambahnya. Sementara Asdep Hilirisasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves Amaliyos menambahkan, yang dilakukan PT. Gani Arta Dwitunggal (AquaTec) bisa menjadi inspirasi dalam mendorong perkembangan budidaya perikanan di Indonesia.
“Ke depan saya pikir apa yang sudah dilakukan Pt. Gani Arta Dwitunggal (AquaTec) ini cukup memberikan inspirasi dan inovasi dalam mendorong pengembangan budidaya perikanan di Indonesia. Karena kami yakin inovasi ini akan sangat banyak dikembangkan oleh negara-negara dan akan menjadi trendsetter,” terangnya.
Menurut Direktur PT Gani Arta Dwitunggal (AquaTec) Andi Jayaprawira Sunadim, pihaknya sudah beberapa kali melakukan ekspor KJA, namun ini pertama kalinya berhasil tembus lembaga pemerintahan Maldives tepatnya di Kementerian Perikanan dan Pertanian Republik Maladewa. “Selain Maldives, kami sudah pernah ekspor ke Malaysia, Singapore, Brunei Darussalam dan lainnya. Saya berharap perikanan budidaya Indonesia bisa maju perikanannya, di mana bisa mengekspor ikan menyaingi negara-negara lainnya,” ungkapnya (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia