loading...
Home » » Manggala Agni KLHK Siaga Pantau Dan Padamkan Beberapa Titik Karhutla

Manggala Agni KLHK Siaga Pantau Dan Padamkan Beberapa Titik Karhutla

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-09-28

Upaya pencegahan kini lebih diutamakan dalam antisipasi karhutla dengan melibatkan masyarakat dan lembaga 
Jakarta (WartaMerdeka) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belakangan ini terjadi di beberapa lokasi Jawa Timur (Jatim) seperti Situbondo, Nganjuk, dan Madiun (24/9). Brigade Karhutla atau Brigdalkarhutla Manggala Agni dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK bersama dengan TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat memadamkan sebanyak empat lokasi yang terbakar.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Basar Manullang mengungkapkan, beberapa hari ke belakang kebakaran terjadi di Provinsi Jatim, disebabkan karena curah hujan berkurang di Pulau Jawa. "Kebakaran di Jawa Timur, kebanyakan terjadi di hutan jati yang dipicu oleh adanya aktivitas manusia dan ketersediaan bahan bakar yakni daun jati yang mengering," ujar Basar. Dalam kondisi kering seperti ini, sedikit pemicu saja bisa menyebabkan karhutla. Kami mengharapkan semua pihak untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan karhutla.
“Upaya pencegahan karhutla ini juga kami lakukan dengan mengaktifkan patroli pencegahan pada wilayah-wilayah rawan bersama TNI, Polri, dan Masyarakat,” tambah Basar. Kebakaran di Kabupaten Situbondo terjadi di Petak 71f-1 dan 70e-1, RPH Petung, BKPH Petung, yang masuk wilayah administrasi pemerintahan Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Kebakaran ini berhasil dipadamkan petugas ketika patroli di wilayah rawan karhutla. Waktu kondisi api masih kecil api segera dipadamkan sehingga tidak menimbulkan kebakaran yang luas.
Di Kabupaten Situbondo, karhutla terjadi di Petak 37e RPH Bungatan, BKPH Panarukan, masuk dalam wilayah administratif pemerintahan Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Kebakaran ini terjadi di hutan produksi dengan tegakan pohon jati. Daun jati kering yang berguguran menjadi pemicu terjadinya karhutla.
Selain itu di Kabupaten Nganjuk, terjadi karhutla di petak 140d RPH Maguan, BKPH Berbek, KPH Nganjuk, masuk dalam wilayah administratif Desa Maguan, Kecamatan Berbek. Kebakaran yang terjadi di lahan dengan tanaman kayu putih ini sudah berhasil dipadamkan oleh Brigdalkarhutla, TNI, dan Polri.
Manggala Agni juga melaksanakan pemadaman dua lokasi di Provinsi Kalimantan Selatan. Manggala Agni Kalimantan V/Banjar melakukan pemadaman di Jl. Pondok Mangga III, Seberang SPBU Guntung Damar, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Kebakaran di lahan gambut ini masih menyisakan asap tipis sehingga akan dilakukan pemadaman lanjutan agar api benar-benar padam. Daops Manggala Agni Kalimantan VI/ Tanah Laut, juga melaksanakan pemadaman di Desa Kali Besar, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut.
Karhutla juga terjadi di Komplek Hutan Gn. Abang-Agung (RTK.8), Ds. Ban, Kec. Kubu, Kab. Karangasem, Bali (23/4). Saat ini pemadaman sedang dilakukan oleh Brigdalkarhutla dengan vegetasi yang menjadi bahan bakaran adalah rumput dan ilalang.
Menurut Basar, meskipun karhutla di Pulau Jawa terjadi di lahan mineral,  jika tidak segera di atasi akan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. “Potensi karhutla di Pulau Jawa meskipun tidak serawan di Sumatera dan Kalimantan, namun pencegahan kebakaran di Pulau Jawa juga menjadi prioritas pemerintah,” jelas Basar.
Pasca 2015, secara nasional ada perubahan paradigma dalam pengendalian karhutla, dimana pendekatannya lebih mengutamakan aspek pencegahan dan penanganan dini, penguatan sinergi para pihak serta pelibatan masyarakat semakin diperkuat (lw).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia