loading...
Home » » Pangdam XVIII/Kasuari Berhasil Perjuangkan Kuota Penerimaan Kowad Asal Papua Jadi 40 orang

Pangdam XVIII/Kasuari Berhasil Perjuangkan Kuota Penerimaan Kowad Asal Papua Jadi 40 orang

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-09-27

Perempuan orang asli Papua mendapat kesempatan besar untuk menjadi Kowad
Manokwari (WartaMerdeka) – Saat Pangdam XVIII/Kasuari dijabat Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra, telah ditetapkan untuk penerimaan Calon Bintara Prajurit Karir (Caba-PK) dari orang Asli Papua mendapat jatah 1.000 orang, dengan rincian 980 pria dan 20 wanita. Kini, saat jabatan Pangdam XVIII/Kasuari diisi Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, diputuskan, khusus jumlah wanita bertambah jadi 40 orang untuk bergabung di Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).

Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menjelaskan (25/9), mulanya penerimaan Caba-PK TNI AD untuk Otonomi Khusus (Otsus) Orang Asli Papua (OAP) baik Pria maupun Wanita di Provinsi Papua Barat direncanakan sejumlah 1.000 orang dan telah disetujui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa beberapa waktu lalu.
Terkait dengan penentuan alokasi Caba PK  TNI AD Otsus OAP Wanita sudah melalui hasil laporan dari Staf Personalia Mabesad  yang didasarkan atas aturan yang selama ini berlaku dimana perbandingan jumlah Caba PK TNI AD Pria dengan Wanita memiliki perhitungan tersendiri yaitu 1% dari jumlah keseluruhan Caba PK TNI AD Pria yang ada.
“Sebenarnya alokasi semula untuk Caba PK  TNI AD Otsus OAP Wanita (Kowad) secara Reguler Kodam XVIII/Kasuari hanya dialokasikan sejumlah 3-5 orang selama ini sehingga apabila dialokasikan menjadi 20 orang, sudah melebihi dari kuota yang ada,” tambah Pangdam. Hal ini memertimbangkan tempat Pendidikan Caba PK Kowad hanya memiliki satu Lembaga Pendidikan yaitu di Pusdik Kowad yang berada di Lembang, Jawa Barat.
“Di Pusdik Kowad, daya tampung pendidikan terbatas yaitu sekitar 175 orang dari seluruh Kotama di Indonesia, dan paling banyak berasal dari Prov. Papua Barat. Keterbatasan tersebut, juga terkait Mess, kelas beserta bangkunya dan pendidikan Kecabangan menyangkut pelatih, pengasuh, dan program pendidikan,” jelas Panglima.
Kemudian, saat Pangdam XVIII/Kasuari menerima kunjungan Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Maxi Nelson Ahoren bersama jajarannya (22/9), mereka usulkan agar ada penambahan alokasi Caba PK Kowad yang semula 20 orang agar bisa ditambah jumlahnya. Atas permohonan dari Ketua MRPB tersebut, selaku Pangdam XVIII/Kasuari, langsung menindaklanjuti ke Pimpinan TNI AD.
“Hal yang mendasari penambahan kuota adalah didasarkan atas banyaknya animo generasi muda Papua untuk menjadi Prajurit Bintara PK  TNI AD (Kowad). Untuk itu saya melaporkan dan mengajukan permohonan kembali kepada Kasad agar berkenan menambah kuota Caba PK  TNI AD Otsus OAP Wanita dari alokasi yang semula 20 orang menjadi paling maksimal sejumlah 40 orang. Puji syukur kepada Tuhan, Bpk Kasad  dapat menerima permohonan tersebut dengan baik sehingga hal ini menjadi atensi yang luar biasa dari Pimpinan TNI AD dan patut kita syukuri,” papar Pangdam XVIII/Kasuari.
Sebagai tindak lanjut Kerjasama antara TNI AD dalam hal ini dilaksanakan oleh Kodam XVIII/Kasuari dengan Pemerintah Prov. Papua Barat, maka di Hotel Aston Niu, Manokwari (26/9) dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama (MoU) antara Pemprov Papua Barat oleh Dominggus Mandacan selaku Gubernur Prov.Papua Barat dan Kodam XVIII/Kasuari oleh Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr (Han) selaku Pangdam XVIII/Kasuari, tentang hasil final terkait rekrutmen Caba PK TNI AD Otsus OAP sejumlah 1.000 org, yang terdiri dari 960 org Caba PK Pria dan 40 org Caba PK Wanita (Kowad). Selanjutnya pada Minggu, 27 September 2020, 40 org Caba PK Wanita akan diterbangkan ke Bandung guna mengikuti Pendidikan di Pusdik Kowad, Lembang dan  bergabung dengan personel lainnya dari seluruh Indonesia.
Terkait proses seleksi, dijelaskan bahwa sebelumnya telah dilaksanakan pentahapan seleksi melalui Kodim-Kodim dan Pemda setempat (Sub Panpus) sampai dengan saat ini telah memasuki seleksi tingkat seleksi Panpus di Makodam XVIII/Kasuari. Alokasi telah diatur di setiap Kabupaten dan semua ada perwakilannya.
“Sehubungan dengan sudah ditentukan kuota bagi Caba Otsus OAP Wanita (Kowad) walaupun secara perhitungan sudah melebihi batas yang telah ditetapkan, namun tentunya didasarkan atas jumlah animo yang sangat tinggi, maka bagi Calon Bintara PK TNI AD Wanita (Kowad) yang belum berhasil pada kesempatan kali ini, saya berpesan jangan putus asa. Tetap semangat, jaga kesehatan, jaga kondisi fisik dan Psikologi serta jangan lupa berdoa kepada Tuhan YME. Perjuangan belum berakhir, selanjutnya akan diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi Caba PK Reguler Wanita (Kowad) pada tahun berikutnya,” pesan Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia