-->

Notification

×

Indeks Berita

Iklan

Satgas TNI Di Perbatasan, Dari Urus Batas Negara Hingga Latih Sepakbola

2020-09-14 | 08.51 WIB Last Updated 2020-09-14T11:14:29Z
Satgas TNI mesti menempuh enam hari berjalan kaki untuk cek kondisi tapal batas negara
Jayapura (WartaMerdeka) – Satgas Pamtas (TNI) RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Mosso dipimpin Letda Inf Hanura rutin patroli di wilayah perbatasan. Kali ini menuju Patok MM 2.1. Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura mengatakankegiatan digelar dalam rangka menjamin keamanan Perbatasan antara kedua negara baik Indonesia maupun Papua New Guinea/PNG.

Kita pastikan Patok batas MM 2.1 aman dan letaknya sesuai dengan koordinat yang telah disepakati antara kedua pihak Negara,” ujarnya (13/9)Seperti diketahui, antara Pos Satgas Mosso dengan patok batas MM 2.1 berjarak 25 Kilometer dan ditempuh berjalan kaki dalam waktu 6 hari dan 6 malam dikarenakan rute dilalui cukup terjal dan curam.
Letda Inf Hanura mengkisahkan, satgas menggelar tenda saat malam tiba dengan tetap meningkatkan kewaspadaan. Jelang pagi lanjutkan perjalanan menuju Patok Batas, dan ini sangat berkesan bagi Satgas.
Pemuda di Keerom, Papua sangat senang adanya turnamen sepakbola
Di kala senggang, Satgas menyempatkan untuk membina warga sekitar perbatasan. Seperti di Kampung Skofro Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Satgas gelar turnamen sepakbola untuk warga. "Kepala Kampung meminta kami untuk terlibat kepanitiaan dalam turnamen tersebut. Sehingga kami perintahkan Komandan Pos Skofro Lama Serka Adhi Susilo untuk membantu menyiapkan segalanya," jelas Dansatgas.
Gelaran turnamen sepak bola ini juga sebagai wujud peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37 yang jatuh 9 September 2020. Tak disangka, pesertanya banyak hingga 15 tim dari pemuda sekitar Kabupaten Keerom, Jayapura (ma).

Iklan

×
Berita Terbaru Update