loading...
Home » » Seskoad Antisipasi Dampak Pandemi Dan Konsisten Perangi Narkoba

Seskoad Antisipasi Dampak Pandemi Dan Konsisten Perangi Narkoba

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-09-06

Seskoad melakukan berbagai kajian strategis terkait fenomena sosial yang terjadi
Bandung (WartaMerdeka) – Ancaman narkoba yang terus membahayakan masyarakat, terus dicermati Pemerintah untuk melawannya. Dalam hal ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) juga melakukan kerjasama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Pemberlakuan hukum berupa eksekusi mati bagi pengedar narkoba dan sejumlah tindakan tegas  dalam memberantas peredaran, penyalahgunaan narkoba, gencar dilakukan.

Di lingkungan TNI terutama TNI AD, fenomena peredaran narkoba telah menjadi perhatian khusus. Seperti melakukan tes urine secara berkala terhadap pasukan untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya penyalahgunaan narkoba. Termasuk di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), di bawah Komandan Seskoad Mayjen TNI Anton Nugroho, tes urine dilaksanakan secara rutin dengan peserta pasukan dipilih secara acak. Apabila diketahui ada prajurit yang terlibat, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku (4/09).
Seskoad melakukan tes urine kepada 30 prajurit, dengan hasil seluruh prajurit Seskoad dinyatakan negatif dari narkoba. Diharapkan dengan adanya tes urine tersebut, akan mengurangi terjadinya penyalahgunaan narkoba di lingkungan TNI AD.
Saat bersamaan, Seskoad juga menetapkan lingkup tugasnya sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), setelah meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pada 2019. Seskoad terus berbenah dan memperbaiki instrumen yang dibutuhkan, termasuk mengadakan pelatihan bertempat di Gd. Prof Dr. Satrio Seskoad, Bandung.
Zona Integritas merupakan predikat yang diberikan kepada Satuan Kerja (Satker) yang memiliki komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi. Sebanyak empat Satker dijajaran TNI AD telah meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), termasuk Seskoad pada 2019. 
"Hal itu tentu merupakan hasil kerja keras anggota sekalian, teruslah pertahankan serta tingkatkan kinerja dalam pelayanan publik Seskoad sebagai lembaga pengkajian dan pendidikan yang Terbaik, Terhomat dan Disegani,” ucap Komandan Seskoad Mayjen TNI Anton Nugroho.
Dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19, Seskoad juga sedang mengkaji fenomena resesi ekonomi yang tidak mustahil, akan melanda Indonesia. Resesi ekonomi diartikan sebagai pertumbuhan ekonomi mengalami minus selama dua kuartal berturut-turut. Mau tidak mau, suka tidak suka, harus mempersiapkan diri dan mampu menghadapi kemungkinan terjadinya resesi ekonomi di Indonesia. 
Disamping melakukan kajian ilmiah, upaya menyediakan ketahanan pangan pun dilakukan Seskoad,  dengan memanfaatkan lahan sekitar untuk budidaya tanaman sayuran, guna memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mengatur pengeluaran dengan sebaik-baiknya (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia