loading...
Home » » Produksi Beras 2020 Capai 31,63 Juta Ton, Naik Signifikan Dibanding 2019

Produksi Beras 2020 Capai 31,63 Juta Ton, Naik Signifikan Dibanding 2019

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-10-18

Sektor pertanian terus tunjukkan keunggulannya meski di masa pandemi

Jakarta (WartaMerdeka) – Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah komando Menteri Pertanian Syahrul Yasin fokus menyediakan ketersediaan stok pangan, utamanya produksi beras. Dari catatan  Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras 2020 mencapai 31,63 juta ton atau naik signifikan 1,00 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 31,31 juta ton.

BPS merinci, angka produksi tersebut diperoleh dari luas panen padi 2020 mencapai 10,79 juta hektare atau mengalami kenaikan 108,93 ribu hektare atau 1,02 persen dibandingkan luas panen tahun 2019 yang sebesar 10,68 juta hektare.  "Sementata produksi padi pada 2020 diperkirakan sebesar 55,16 juta ton GKG (Gabah Kering Giling,- red), mengalami kenaikan 556,51 ribu ton, naik 1,02 persen dibandingkan produksi 2019 yang sebesar 54,60 juta ton GKG," ujar Kepala BPS Suhariyanto saat jumpa pers virtual di Jakarta (15/10).

Terkait sebaran daerah sentra produksi beras, Suhariyanto menyebut masih terpusat di beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Berdasarkan hasil Survei Kerangka Sampel Area/KSA, terjadi pergeseran puncak panen padi pada 2020 dibandingkan 2019, dimana sekarang terjadi pada April, sementara puncak panen 2019 di Maret.

Suhariyanto menambahkan potensi panen sepanjang Oktober hingga Desember 2020 diperkirakan sebesar 1,78 juta hektare sehingga total potensi luas panen padi pada 2020 di prediksi mencapai 10,79 juta hektare, atau mengalami kenaikan sekitar 108,93 ribu hektare (1,02 persen) dibandingkan 2019 yang sebesar 10,68 juta hektare. "Luas panen tertinggi pada 2020 terjadi pada April yaitu sebesar 1,86 juta hektare, sementara luas panen terendah terjadi pada bulan Januari yaitu sebesar 0,32 juta hektare," sambungnya.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Suwandi menambahkan, capaian itu merupakan hasil dari strategi dan kebijakan yang dijalankan Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam mewujudkan komitmen membangunan ketahanan pangan nasional. "Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, kami terus terjun ke lapangan, tidak hanya sekedar memonitor tapi memastikan langsung dan cepat mengambil langkah nyata jika terdapat lahan yang belum melakukan pengolahan dan penanaman," bebernya (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia