loading...
Home » » Tim Komnas HAM Perwakilan Papua Juga Peduli Korban Di Pihak TNI

Tim Komnas HAM Perwakilan Papua Juga Peduli Korban Di Pihak TNI

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-10-08


Jakarta (WartaMerdeka) – Tim Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua datang dan berdialog ke Posko Kogabwilhan, guna kumpulkan informasi dan klarifikasi atas beberapa kejadian yang terjadi beberapa waktu terakhir di wilayah tanggung jawab Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III), di Papua.
Kogabwilhan III sambut baik kepedulian Komnas HAM terkait masalah di Papua

Kedatangan Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua Frits B. Ramandey beserta rombongan diterima oleh Brigjen TNI Mahury, Brigjen TNI Suswatyo, Brigjen TNI Dadang Rukhiyana, Marsma TNI Marsudiranto dan Brigjen TNI Dwi Darmadi mewakili Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Ganip Warsito, di Posko Kogabwilhan III, Jakarta (7/10).

Pangkogabwilhan III dalam sambutannya dibacakan Brigjen TNI Mahury menyampaikan, kerja  sama antara Komnas HAM Perwakilan Papua dengan Kogabwilhan III bisa menghilangkan segala keraguan dan ketidakjelasan yang selama ini terjadi, dimana sangat merugikan nama baik TNI.

Tugas institusi TNI dan Lembaga Komnas  HAM di seluruh wilayah NKRI sama-sama menjalankan Amanat Undang-Undang negara, yaitu UU Nomor 34/2004 tentang TNI dan UU Nomor 39/1999 tentang Hak Azasi Manusia. “Berdasarkan Undang-Undang itu pula, perlu ditegaskan bahwa salah satu jati diri TNI adalah sebagai  tentara rakyat, yang bertugas untuk melindungi rakyatnya, bukan untuk membunuhnya,” kata Pangkogabwilhan III.

Sehingga, seluruh doktrin yang berlaku di lingkungan TNI, baik Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib  TNI, selalu menekankan pentingnya  kebersamaan TNI-Rakyat  dalam pelaksanaan  tugas. Makna “Bersama  Rakyat, TNI Kuat” bukan semboyan kosong semata, namun realitas sekaligus prasyarat  keberhasilan  pelaksanaan  tugas  TNI di seluruh wilayah NKRI termasuk penugasan di luar negeri.

Dipaparkan tentang keberhasilan misi dan tugas TNI dalam tugas pemeliharaan perdamaian dunia dibawah bendera PBB di berbagai negara, misalnya, tak terlepas dari kedekatan yang terjalin dengan baik antara prajurit TNI dengan masyarakat  setempat melalui pembinaan teritorial. Ini diakui negara lain termasuk oleh PBB.

“Sungguh  ironi,  bila  oleh masyarakat  bangsa  lain,  TNI begitu  dekat  dan  diterima kehadirannya,  namun  justru  di  tanah  airnya  sendiri,  oleh sebagian  kalangan, TNI justru  disudutkan  dan  dinilai memperlakukan rakyatnya sendiri secara tidak manusiawi. Untuk  itu,  saya  menyambut  baik  tim  ini,  karena  tidak  hanya fokus pada peristiwa dengan korban warga sipil, tetapi juga korban di kalangan prajurit TNI/Polri. Demikian juga dengan dugaan pelaku,  dimana  tim  kali  ini  ingin  mendalami  berbagai kasus dengan  dugaan  pelaku  dari  Kelompok  Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB),” jelas Pangkogabwilhan III.

Menurut Letjen TNI Ganip Warsito, selama ini pihak TNI/Polri selalu disudutkan dengan berbagai kejadian dan seolah menutup mata bahwa akar permasalahan utama dengan berbagai dinamikanya yang terjadi, disebabkan karena  keberadaan KKSB.  Namun harus diakui, bahwa ide separatis dari kelompok ini, dengan berbagai  front perjuangannya, merupakan permasalahan utamanya.

Juga disebutkan, di daerah lain di Indonesia, proses pembangunan oleh Pemda setempat  dapat  berjalan  baik  dan kehidupan  sosial masyarakat  berlangsung normal  karena  tidak  adanya Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di daerahnya. Dan dengan alasan itu pula, Pemda Provinsi Papua dan Papua Barat mengirim pemuda/i melanjutkan studi ke berbagai  daerah dengan pembiayaan dari dana otsus, karena dinilai lebih aman, lebih maju dengan kehidupan masyarakat yang normal.

“Selama terdapat Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di suatu wilayah, maka proses pembangunan di wilayah tersebut tidak akan pernah berjalan dengan baik dan kehidupan masyarakat tidak akan normal. Dan atas amanat Undang-Undang, TNI ditugaskan ke wilayah tersebut untuk mempertahankan  keutuhan wilayah negara,” ungkapnya (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia