loading...
Home » » Forum AIS Bahas Investasi Biru Di Tengah Pandemi Covid-19

Forum AIS Bahas Investasi Biru Di Tengah Pandemi Covid-19

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-11-12

Negara-negara Pulau dan Kepulauan (AIS) perkuat kerjasama hadapi tantangan pandemi

Jakarta (WartaMerdeka) – Archipelagic and Island States Forum (AIS) akan menggelar Pertemuan Tingkat Menteri ketiga secara virtual pada 25 November, untuk membahas ekonomi biru digital, dan berbagai upaya untuk meningkatkan investasi laut yang berkelanjutan di tengah pandemi Covid-19.

Penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Menteri tersebut disepakati pada pertemuan virtual Pejabat Senior AIS Forum kelima (11/11). Lebih dari 30 pejabat senior dari 27 negara pulau dan kepulauan berkumpul dalam pertemuan virtual tersebut untuk membahas rencana kerja AIS Forum di 2021 dan seterusnya. Sekaligus dibahas persiapan Pertemuan Tingkat Tinggi (KTT) AIS Forum mendatang di 2021.

Pertemuan Pejabat Senior AIS Forum, dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Odo Manuhutu, dan Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, Sophie Kemkhadze. Odo Manuhutu menyebut, kolaborasi sangat penting untuk mengatasi tantangan bersama yang dihadapi oleh negara-negara AIS, terutama dalam empat hal: mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, pengembangan ekonomi biru, penanganan sampah plastik laut, dan tata kelola maritim yang baik.

“Untuk mencapai masa depan yang lebih berkelanjutan bagi lautan kita, kita perlu mengembangkan solusi cerdas dan inovatif yang berbasis alam. Saya berharap pertemuan ini dapat memupuk kolaborasi yang solid dalam upaya mengatasi tantangan multi-segi di wilayah kita, ” tambah Odo.
Selama pandemi, negara-negara pulau dan kepulauan telah bekerja sama untuk meningkatkan ketahanan kolektif terhadap situasi krisis global serta tantangan pembangunan saat ini dan di masa mendatang.

“Tantangan pandemi COVID-19 telah menekankan pentingnya bagi negara pulau dan kepulauan untuk mengembangkan ekonomi biru mereka di luar sektor pariwisata yang terhenti karena pandemi. Dipandu oleh Agenda Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), AIS Forum berupaya mengeksplorasi lebih banyak opsi untuk memecahkan tantangan yang kita hadapi bersama. Persamaan akan membantu mendorong kita untuk bertindak cepat dan bertanggung jawab,” terang Sophie Kemkhadze.

Terlepas dari tantangan yang disebabkan oleh pandemi, AIS Forum tetap mempertahankan komitmennya untuk mendorong kolaborasi dan memungkinkan inovasi di antara negara-negara pesertanya. Tahun ini, Sekretariat AIS Forum telah bermitra dengan 37 pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk menjalankan 10 program utama dan 10 acara berbagi pengetahuan, semuanya dilakukan secara virtual,  termasuk program “Joint Research”, penghargaan “Innovator Scholarship”, dan Program Inkubasi AIS Blue Startup Hub.

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia