loading...
Home » » Luhut: Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Terus Digalakkan Di 2021

Luhut: Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Terus Digalakkan Di 2021

Posted by WARTA MERDEKA on 2020-12-22

Peran UMKM bakal ditingkatkan melalui Gernas BBI 2021
Jakarta (WartaMerdeka) – Setelah dicanangkan di 2020, program pemerintah Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang bertujuan membangkitkan kembali perekonomian terdampak pandemi Covid 19, akan kembali digalakkan di 2021.

Program Gernas BBI telah dua kali melampaui target yang telah ditentukan.  Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam Rapat Koordinasi Gernas BBI untuk 2021 menyatakan bangga atas target yang tercapai, bahkan melebihi. Luhut menekankan, ini perlu dilanjutkan di 2021.

“Kita harus bangga atas capaian kita dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas dari unit UMKM/KIM onboarding selama tahun 2020 ini. Kita berhasil mencapai target, bahkan melebihi target yaitu sebanyak 3,4 juta unit UMKM/KIM onboarding per November 2020 yang sebetulnya hanya ditargetkan 2 juta unit saja," jelas Luhut saat Rakor Virtual di Kantor Kemenko Marves (21/12).

Menurutnya, angka itu menunjukkan adanya kenaikan 2 kali lipat atau 70 persen lebih tinggi dari target yang sudah dirumuskan pada 14 Mei 2020.

Untuk target selanjutnya, pemerintah akan meningkatkan permintaan terhadap produk UMKM/KIM (Indonesian Artisanal) dan peran aktif dari pemerintah daerah.

Guna sukseskan Gernas BBI, langkah pertama memperkuat posisi produk Indonesia agar memiliki nilai tinggi. Setelah itu mengedepankan literasi keuangan dan digital untuk seluruh masyarakat pelaku UMKM/KIM.

Lalu, melakukan kurasi produk untuk masuk ke pengadaan LKPP dan belanja pemerintah. Di masa mendatang,   pemerintah wajib mengalokasikan 40 persen anggaran belanjanya untuk produk yang dibuat UMKM/KIM Indonesia.

Strategi lainnya, memperluas jangkauan penjualan dan distribusi secara luring ke perusahaan ritel nasional, kemudian pemerintah daerah sebagai campaign manager perlu mengangkat produk khas daerah tiap provinsi, dengan standarisasi dan pembinaan UMKM/KIM, serta pantau, pendampingan kepada setiap pelaku UMKM/KIM secara kontinu.

Dua target yang ingin dicapai pemerintah di Gernas BBI 2021 ditanggapi positif dari berbagai kementerian dan lembaga terkait. Perwakilan dari Bank Indonesia, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Filianingsih Hendarta menyatakan siap untuk membuat strategi untuk meningkatkan permintaan dan penawaran.

BI akan membuat strategi untuk meningkatkan permintaan dan penawaran, supaya mencapai 12 juta UMKM/KIM yang menggunakan digitalisasi QRIS.

Sementara Wakil Menteri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menambahkan, pihaknya
siap untuk ide-ide lokal. Ada program hibah design dan juga bedah gerai sebagai programnya.

Hibah design fokus bantu berupa design sebuah produk UMKM/KIM dan bedah gerai pada infrastruktur dari gerai UMKM/KIM terkait. Kedua program bertujuan menaikkan nilai produk dari para penjual UMKM/KIM di daerah terkait.

Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G. Plate akan meningkatkan jaringan layanan internet di desa-desa dengan membangun 4200 Base Transceiver Station (BTS) di 2021 agar program pemerintah ini mampu dijangkau setiap pelaku UMKM/KIM onboarding (dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia