loading...
Home » , » Bandung Masuk Prioritas Program Vaksinasi Guna Gairahkan Parekraf

Bandung Masuk Prioritas Program Vaksinasi Guna Gairahkan Parekraf

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-02-24

Program vaksin tahap kedua akan sasar pelaku usaha parekraf
Bandung
 (WartaMerdeka) – “Bandung menjadi salah satu yang kita prioritaskan selain di Bali untuk mendapat vaksinasi. Harapannya dapat terlaksana pada (bulan) Maret, atau paling tidak pertengahan Maret sudah bisa dimulai. Saya usulkan untuk kick off-nya di Bali, karena Bali yang paling terdampak,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Sandiaga berharap, program vaksinasi bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) dapat berjalan sesuai target. Hal ini diutarakan Sandiaga saat meninjau Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung, Jawa Barat (22/2), salah satu dari enam perguruan tinggi negeri pariwisata milik Kemenparekraf.

Kementerian Kesehatan telah memulai vaksinasi COVID-19 gelombang dua bagi kelompok prioritas penerima vaksin. Program vaksinasi yang akan dilaksanakan pada Maret hingga April akan menyasar beberapa kelompok prioritas, diantaranya sektor parekraf, bagi petugas wisata, hotel dan restoran termasuk di dalamnya. Selain program vaksinasi dari pemerintah, program vaksinasi mandiri oleh pihak swasta yang saat ini masih dalam tahap pembahasan juga diharapkan dapat menyasar pelaku usaha di sektor parekraf.

“Saya sedang menjajaki dengan berbagai institusi keuangan untuk meluncurkan tourism and creative economy recovery found, yang dikhususkan untuk memberi waktu pemulihan dan membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bagi pemilik sektor tersebut seperti hotel, restoran, rekreasi sehingga mereka dapat diberikan bantuan likuiditas dan bantuan restrukturisasi,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga Uno kunjungi mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung
Sandiaga bersama Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, didampingi Ketua STP Bandung Faisal berkunjung melihat beberapa fasilitas kampus yang dulu dikenal dengan NHI (National Hotel Institute) tersebut. Mulai dari ruang perkuliahan, kemudian menuju dapur tempat praktek mahasiswa belajar, laboratorium, hingga mencicipi makanan dan minuman di Enhaii Corner 186.

"Baksonya enak, kopinya enak, kurangi sampah plastik yah," tulis Menparekraf saat memberikan tanggapannya di kotak aspirasi melalui barcode secara digital (dh/vh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia