loading...
Home » » Berkah Pandemi, Generasi Milenial Peduli Pariwisata Berkelanjutan

Berkah Pandemi, Generasi Milenial Peduli Pariwisata Berkelanjutan

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-02-27

Peran generasi milineal promosi destinasi wisata lewat medsos menjadi bagian pariwisata berkelanjutan
Jakarta (WartaMerdeka) –  "Akibat pandemi ini, kepedulian masyarakat meningkat mengenai isu-isu keberlanjutan terutama bagi milenial dan generasi Z. Yang disimpulkan oleh salah satu riset, mereka terdorong dan semakin peduli terhadap lingkungan dan ingin ikut membuat perubahan yang baik bagi masyarakat," kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo.

Angela mengutarakan hal tersebut saat menghadiri webinar "Co-Creation dalam Program Sustainable Tourism Development di Era Generasi Millenial dan Generasi Z" (25/2). Ia mengajak generasi milenial dan generasi Z (Zoomers) mengambil peran mengembangkan pariwisata berkelanjutan. Salah satu caranya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin akrab di generasi muda.

"Ini topik yang sangat dekat di hati saya, dan saya yakini ini juga akan diminati oleh generasi muda yang sangat peduli sekali dengan isu-isu keberlanjutan sebagai bentuk rasa peduli terhadap lingkungan dan masyarakat," ujar Angela.

Menurut Angela, pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan hidup dan juga preferensi masyarakat dalam berwisata. Termasuk generasi muda yang semakin peduli dengan isu-isu keberlanjutan lingkungan. Traveler milenial dan generasi z kedepan akan memilih destinasi yang ramah lingkungan, aman, sehat, jauh dari keramaian dan lebih otentik.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo
Artinya, lanjut Angela, pengembangan pariwisata ke depan tidak boleh lagi berorientasi kepada nilai ekonomi yang dihasilkan saja. Namun dari kesejahteraan yang diperoleh dan dapat diwariskan dari pengembangan pariwisata berkelanjutan. Diantaranya dengan mempromosikan pariwisata berkelanjutan tanah air dan juga dalam peningkatan pengalaman berwisata.

"Sebagai contoh mulai dari booking desa wisata, melakukan pembayaran cashless sampai membagikan momen di media sosial," tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen Kemenparekraf dalam pariwisata berkelanjutan, terdapat beberapa program yang telah dijalankan. Seperti revitalisasi destinasi, program CHSE, peningkatan kapasitas masyarakat, sertifikasi desa wisata, pengembangan eco tourism, pengembangan community based dan banyak lagi (ag/dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia