loading...
Home » » Persiapan Pembangunan Ibukota Negara Alami Kemajuan

Persiapan Pembangunan Ibukota Negara Alami Kemajuan

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-04-07

Calon Ibu Kota Negara Yang Baru memang akan didominasi dengan kawasan hijau
Penajam Paser Utara/Kaltim
 (WartaMerdeka) –Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan/LHK Siti Nurbaya kunjungi areal  calon Ibukota Negara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim). Siti meninjau kesiapan lahan dalam perspektif LHK yang jadi  lokasi Pusat Gedung Pemerintahan di IKN dan progres pembangunan Persemaian Modern di IKN.

"Saya bersama Tim Kemenkomarves (Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi), Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) dan KLHK datang untuk mempelajari perkembangan serta langkah-langkah teknis yang harus disentuh dalam perspektif lingkungan, dukungan dan antisipasi teknis pembangunan dan hal-hal yang perlu didahulukan dan perlu dibaca menurut progres yang ada saat ini,” ucap Siti. 

Ini menindaklanjuti pesan Presiden Jokowi dimana IKN baru harus dibangun dengan konsep kota cerdas (smart city) dan forest city atau the bush capital, serta harus sekaligus dengan pemulihan dan perlindungan lingkungan. 

Selain itu, Siti juga memeriksa progres pembangunan persemaian permanen seluas 120 hektare yang akan dibangun di kawasan IKN, tepatnya di wilayah Kawasan Hutan Produksi Mentawir pada areal IUPHHK-HTI PT. Inhutani 1. Ini sejalan dengan konsep pembangunan sekaligus dengan pemulihan. Di  lokasi persemaian akan ada jenis-jenis tanaman kayu keras dan asli, dalam rangka penghijauan.

Siti menugaskan jajarannya untuk memulai penghijauan, mengembangkan hutan jenis kayu keras kombinasi kayu cepat tumbuh dan tetap lakukan patroli wilayah  antisipasi dari karhutla serta penataan kawasan 42.000 Ha peralihan dari PT. ITCHI.

“Kapasitas produksi bibit yang direncanakan akan meliputi bibit tanaman hutan seperti tanaman kayu, multi purpose tree species dan tanaman endemik. Pada rancangan awal rencana persemaian modern di Mentawir ini akan meliputi pembangunan sarana dan prasarana persemaian seperti Germination Rooting Mother Plant House, Laboratorium Kultur Jaringan, Aclimatization Area, Shaded Area, Open Area, Pengolahan Media Tanam, serta Reservoar. Penghijauan merupakan pekerjaan nyata  yang perlu kita lakukan bersama-sama masyarakat”, papar Siti.

Deputi Bidang Kemaritiman dan SDA Bappenas Arifin Rudyanto yang ikut dalam rombongan menyebut, tujuan peninjauan untuk bersama sama dengan Menteri LHK memastikan pembangunan IKN dengan konsep kota cerdas (smart city) dan forest city semakin cepat diwujudkan.

"Kawasan IKN kita pastikan green, tidak menggangu kawasan konservasi, tidak mengganggu satwa-satwa yang terdapat disini dan sedapat mungkin kita pertahankan kehijauan yang ada, karena cita-citanya adalah ingin membuat IKN dengan konsep green and smart city," urainya.

Ia juga menjamin jika pembangunan IKN akan disesuaikan dengan kondisi geografis yang ada disana. Pembangunan diupayakan sedapat mungkin menggunakan metode cut and fill, sehingga meminimalkan pembukaan lahan hutan. Kalau pun ada areal yang bolong-bolong akan segera dihijaukan lagi  dengan tanaman yang lebih rindang dan lebih hijau. Luasan yang akan dihijaukan ia sebut tergantung Detail Engineering Design (DED) yang sedang difinalkan oleh Kementerian PUPR (dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia