loading...
Home » » Pelaku Ekraf Diberi Insentif Bebas Ongkir Selama Libur Lebaran

Pelaku Ekraf Diberi Insentif Bebas Ongkir Selama Libur Lebaran

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-05-05

Masyarakat diajak manfaatkan bantuan pengiriman bebas ongkir di saat mudik dilarang
Jakarta (WartaMerdeka) –  "Karena ada larangan mudik, jadi pemerintah memberikan satu kebijakan yang diharapkan menggairahkan disaat mendekati lebaran. Dalam program ini juga bertujuan agar Idul Fitri 2021 masih bisa berbahagia dengan dikirimi produk-produk ekonomi kreatif. Dan ini adalah bagian dari inovasi, adaptasi, dan kolaborasi di mana insentif ongkir sangat dibutuhkan oleh para pelaku UMKM dan masyarakat saat mereka tidak bisa pulang ke kampung halamannya," jelas Menparekrag Sandiaga Uno.

Jadi, kata Sandiaga dalam “Extended Weekly Press Briefing” dilakukan secara hybrid dari Gedung Sapta Pesona Kantor Kemenparekraf/Baparekraf (3/5), skema bebas ongkos kirim atau ongkir akan dijalankan oleh pemilik platform e-commerce jelang lebaran sebagai upaya mendukung usaha para pelaku ekonomi kreatif (ekraf).

Mekanisme teknis pemberian bebas ongkir dilaksanakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan dijalankan oleh pemilik e-commerce. "Ini adalah bentuk kegiatan pemerintah di tengah-tengah kesulitan ekonomi, pemerintah memunculkan program ini yang pelaksanaannya oleh Kemendag, yang tentunya bekerja sama dengan perusahaan pemilik platform e-commerce," tambah Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga menyebut bahwa skema bebas ongkir ini dilakukan sebagai bentuk kompensasi peniadaan mudik lebaran. Hal ini bertujuan mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk mengambil peluang pengiriman produk ekonomi kreatif. Mengingat, tidak jarang ongkos kirim lebih mahal dibandingkan dengan harga produk, maka subsidi ongkir dirasa perlu.

Menparekraf mendorong masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan hadiah bagi keluarga di kampung halaman saat Hari Raya karena tidak bisa mudik. "Rencana pelaksanaannya akan diumumkan secara detail oleh Kemendag. Tapi akan dalam lingkup Harbolnas yaitu H-10 atau H-6 Idul Fitri. Jadi ada kesempatan untuk membeli produk-produk ekonomi kreatif, produk UMKM untuk lebaran," paparrnya.

Sementara Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo menambahkan, "Kemenparekraf sendiri sedang memfinalisasi program setelah lebaran terkait stimulus untuk mendukung produk UMKM dan mendukung demand, meningkatkan demand produk-produk buatan lokal Indonesia” (lw/ag).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia