loading...
Home » » Luhut Dorong Industri Bangun Politeknik Di Halmahera Tengah

Luhut Dorong Industri Bangun Politeknik Di Halmahera Tengah

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-06-24

Menko Luhut lunjungi sejumlah industri strategis di Maluku Utara
Halmahera Tengah (WartaMerdeka) –  "Jadi semua industri strategis seperti ini. Nanti harus ada Poltek (Politeknik) yang khusus untuk menampung anak-anak di sekitar pabrik agar suatu ketika bisa menggantikan pegawai-pegawai asing di pabrik-pabrik ini," ujar Menko Maritim dan Investasi (Marves) Luhut B. Pandjaitan, saat mengunjungi kawasan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara (22/6).

Luhut didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba, Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara, dan meminta agar investor IWIP turut membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Halmahera Tengah.

Dengan kondisi kawasan industri yang terintegrasi tersebut, tambah Luhut, sudah dapat menjadi tempat praktik yang bagus. Menurutnya, kurang tepat bila hanya menyalahkan masuknya tenaga asing ke sektor-sektor industri strategis tanpa mempelajari teknologi yang mereka miliki.

"Kita ngga boleh marah-marah karena ngga dapat tempat karena bagaimana juga teknologinya kita harus belajar juga. Jadi ada alih teknologi," terang Luhut. Namun demikian, dari pengamatannya selama kunjungan itu, diakui sudah mulai ada tenaga kerja lokal yang bekerja di bagian teknis.

"Seperti kita lihat tadi di room control sudah banyak anak-anak kita. Ada yang dari jurusan Matematika, Pariwisata dan macam-macam . Tapi saya minta harus ada sekolah yang khusus agar bisa lebih bagus kedepannya," jelas Luhut.

Selain minta dibangun Politeknik untuk masyarakat lokal, Luhut juga berpesan kepada Vice President PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kevin He untuk memperhatikan aspek lingkungan. "Saya minta juga kepada Kevin agar lingkungan dijaga sehingga lebih bersih, seperti air pengeluaran dari power plan PLTU agar diperiksa sehingga clean (bersih)," urainya.

Juga, agar PT IWIP melakukan penanaman mangrove di sekitar kawasan seperti di Kawasan Industri Morowali . "Saya minta juga Pemda bisa terlibat dalam penanaman (mangrove) tersebut," pintanya. Luhut mengingatkan kepada PT IWIP untuk mengonsumsi kebutuhan industri dari pengusaha lokal seperti seperti telur ayam dan sebagainya.

"Saya kira investasi disini akan terus meningkat dan rakyat disini juga harus bisa menikmati," ungkapnya. Sebagai informasi, selama 2.5 tahun sejak dilakukan peletakan batu pertama, investasi yang digelontorkan oleh gabungan investor Tiongkok (Tsingshan, Huayou, dan Zhenshi) senilai kurang lebih USD 5 miliar dan akan terus bertambah hingga USD 11 miliar (lw).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia