loading...
Home » » Maskapai Citilink Bantu Promosi Wisata Borobudur

Maskapai Citilink Bantu Promosi Wisata Borobudur

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-06-10

Citilink ikut promosi destinasi super prioritas Borobudur
Magelang/Jateng
 (WartaMerdeka) –  "Dengan kolaborasi antar sektor antara transportasi udara, pariwisata, dan juga usaha kecil menengah, diharapkan mampu berkontribusi dalam menggerakkan kembali perekonomian daerah yang terdampak pandemi COVID-19," kata Juliandra, Direktur Utama PT Citilink Indonesia, saat gelar acara "Hidup Sehat #BarengCitilink #DiIndonesiaAja" series Borobudur, baru-baru ini.

Citilink juga mengajak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno untuk turut menyemrakkan kegiatan yang bernafas sport tourism ini, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan/prokes yang ketat dan disiplin. Ajang ini sekaligus mengangkat kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif/parekraf di Destinasi Super Prioritas (DSP) Borobudur.

Ken yang turut kegiatan "Hidup Sehat #BarengCitilink #DiIndonesiaAja" series Borobudur berupa bersepeda sejauh 54,83 kilometer, dimulai dari titik start di Hotel Hyatt Jogja, menyusuri jalan-jalan desa di Borobudur dengan pemandangan indah didominasi hijaunya sawah serta keramahan masyarakat.

Jalur yang dilewati juga meliputi berbagai destinasi wisata di sekitar Yogyakarta dan Magelang seperti Candi Borobudur, Bibis serta tiga Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yaitu Desa Wisata Candirejo, Desa Wisata Karangrejo, Desa Wisata Tuksongo, dan finish di Manohara Borobudur.

Semua rangkaian diikuti 100 peserta dilakukan dengan prokes ketat dan disiplin. Mulai dari tes antigen, penggunaan masker, mencuci tangan, pelepasan peleton sepeda yang dilakukan secara bertahap, serta disinfeksi di seluruh lokasi acara. Tampak hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menparekraf Sandiaga Uno apresiasi even wisata olahraga dari Citilink
"Ini tren baru pariwisata kita yang alam terbuka dan juga berolahraga. Kegiatan ini menjadi bagian utama dari pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif. Bukan hanya kita berolahraga, berwisata, tapi juga mengangkat produk ekonomi kreatif khususnya UMKM seperti medali (finisher) yang merupakan karya pelaku ekonomi kreatif yang akan membangkitkan semangat kita," jelas Sandiaga.

“Jadi event ini sangat bermanfaat tidak hanya dari segi kesehatan tapi juga menghidupkan perekonomian. Kalau ada 12 UMKM yang terlibat dan masing-masing ada 10 orang yang bekerja, berarti ada 120 lapangan kerja yang mendapatkan manfaat dari event ini," puji Sandiaga.

Juliandra menambahkan, kegiatan ini secara khusus sebagai bagian mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), menggandeng 12 pelaku UMKM Yogyakarta dan sekitarnya. Juga mengangkat dan mempromosikan desa wisata. UMKM itu diantaranya menawarkan produk lokal dan kerajinan khas Yogyakarta, seperti kerajinan kulit, logam, batik, aksesoris, serta kuliner seperti bakpia dan wingko (sg/dh).

Foto; abri/istimewa

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia