loading...
Home » » Indonesia Paparkan Pembangunan Kota Ramah Lingkungan Di Forum G20

Indonesia Paparkan Pembangunan Kota Ramah Lingkungan Di Forum G20

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-07-26

Indonesia tampilkan berbagai aksi nyata dalam menata lingkungan hidup di Forum G20
Jakarta (WartaMerdeka) – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya hadir secara virtual bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Arifin Tasrif, pada pertemuan para Menteri G20 bertemakan Energy and Climate (23/7). Negara G20 bahas soal pemulihan pandemi COVID-19 yang berkelanjutan, pembangunan kota hijau untuk mengendalikan perubahan iklim global, percepatan transisi energi dan tentang pendanaan perubahan iklim.

Sikap Pemerintah Indonesia yang dibacakan Menteri LHK menyatakan, perspektif hijau telah banyak dipikirkan oleh komunitas di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Hal ini semakin berkembang dengan sangat cepat dengan dukungan kuat dari generasi muda.

"Masyarakat kita sudah mulai menghargai upaya penghijauan dengan cara sederhana, seperti penanaman pohon dan daur ulang sampah," ucap Siti. Menurutnya, Industri hijau dengan penekanan pada efisiensi energi dan penggunaan sumber daya yang berkelanjutan serta peningkatan kualitas lingkungan juga tumbuh dengan pesat.

Situ memaparkan, Indonesia mengembangkan Program Pembangunan Kota Hijau,dirancang untuk mendorong partisipasi pemerintah pusat dan daerah untuk mencapai kota hijau berkelanjutan, termasuk bangunan, energi, dan transportasi ramah lingkungan.  "Kami juga telah memasukkan Solusi Berbasis Alam atau Pendekatan Berbasis Ekosistem untuk memberikan manfaat ekosistem ke kota atau kawasan perkotaan," tambahnya.

Indonesia akan bekerja sama dengan semua anggota untuk merancang solusi dan berkontribusi atasi tantangan lingkungan dan iklim global. "Kami percaya bahwa manajemen hijau adalah jawaban strategis untuk masa depan. Bersama-sama, melalui sinergi di semua tingkatan, kita dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan, meningkatkan kualitas lingkungan kita, dan mengatasi perubahan iklim," urai Siti.

Merawat terumbu karang adalah bagian penting memelihara lingkungan hidup
Sejalan dengan pembangunan kota berkelanjutan, Indonesia berkomitmen memimpin aksi pengendalian perubahan iklim berbekal pengalaman terbaiknya. Indonesia saat ini berada pada jalur untuk memenuhi Updated NDC dan akan memperkuat tindakan pengendalian perubahan iklim, terutama dalam energi terbarukan serta kehutanan, melalui "INDONESIA FoLU 2030". Dengan berbagai kebijakan yang ada,  Indonesia akan dapat mencapai carbon net sink sektor kehutanan pada tahun 2030. 

Siti berharap, negara anggota G20 harus memimpin dalam memperkuat kemitraan global. Indonesia akan berusaha mempertahankan momentum pertemuan hari ini menuju COP26 UNFCCC, dan meningkatkannya, bukan hanya ambisi tetapi juga tindakan nyata untuk mencapai rendah karbon dan masa depan berkelanjutan (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia