loading...
Home » , » Menparekraf Harapkan Kepulauan Seribu Tingkatkan Kualitas Wisata

Menparekraf Harapkan Kepulauan Seribu Tingkatkan Kualitas Wisata

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-08-04

Banyak potensi wisata bahari di Kepulauan Seribu belum dioptimalkan
Jakarta (WartaMerdeka) – "Kepulauan Seribu masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus dikerjakan. Kita ini hanya 35 menit ke Kepulauan Seribu tapi kalau kita lihat masih belum kita bangun destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Menparekraf  Sandiaga Salahuddin Uno, saat webinar dengan Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) dengan tema Gerak Bersama Wujudkan Desa Edukasi Kreatif (3/8).

Kepulauan Seribu memiliki beragam potensi wisata, jumlah kunjungannya pada 2009 berjumlah 662.000, terbagi menjadi wisatawan mancanegara 132.000 dan wisata nusantara 530.000. Saat ini amenitas di Kepulauan Seribu terdiri dari 7 hotel resort, 661 homestay, 56 rumah makan, jaringan listrik, internet, dan air bersih.

Di samping itu, Kepulauan Seribu memiliki cagar budaya, sarana snorkling, diving, swimming, fishing, camping ground, outbound , education/riset, religi/sejarah, dan sebagainya. Sandiaga menjelaskan, salah satu strategi menjadikan destinasi wisata berkualitas di Kepulauan Seribu yakni dengan pengembangan ekonomi kreatif/ekraf.

Strategi pengembangan ekraf, menurut Sandiaga bisa dengan memperkuat ekosistem bisnis dan investasi, memperkuat ekosistem penumbuhkembangan usaha baru, hingga memperkuat pasar produk sektor ekraf.  "Nanti kita kerja sama dengan ADKI, kita membuat pasar produk sektor ekraf. Kalau di Kepulauan Seribu sendiri banyak banget produk ekraf terutama hasil laut. Nah pendekatan kami yang bisa dilakukan dengan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Ayo kita sama-sama saling mendukung," ujarnya

"Saya sudah bolak-balik ke pulau Tidung, Kelapa, Sebira ini luar biasa potensinya. Jadi kita tinggal kolaborasi, ada dana desa, dana kelurahan jadi kita dorong pakai digitalisasi. Selain itu, di desa wisata ini kita fokuskan untuk coaching, supervisi, ada mentoring juga, dan evaluasi. Jadi semua tugasnya saling mengevaluasi agar SDM juga bisa maju dan berkembang. Nah kuncinya entrepreneurship, wirausaha, kita ingin hadirkan SDM mandiri melalui wirausaha," papar Sandiaga.

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi menyampaikan, upaya pengembangan Kepulauan Seribu, salah satunya berupa zona pemanfaatan Kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu (TNKS) wilayah laut dangkal, dan standardisasi pembangunan yang dipersyaratkan.

Sektor ekraf di Kepulauan Seribu layak ditingkatkan
"Selain itu juga diperlukan dukungan dan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (eksekutif dan legislatif), Badan Usaha dan stakeholder lainnya dalam pemanfaatan kawasan TNKS wilayah laut dangkal,” ungkapnya.

Wakil Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia Budi Arie Setiadi, mengajak anak muda di Kepulauan Seribu bergotong royong untuk membuat berbagai inovasi dan gagasan agar dapat mempercepat pengembangan wisata yang berkualita dan berkelanjutan (lw/ra)

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia