loading...
Home » » Mentan Cek Pabrik Pakan Tepis Jagung Langka

Mentan Cek Pabrik Pakan Tepis Jagung Langka

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-09-30

Mentan SYL (paling kiri) kunjungi pabrik jagung di Serang
Serang/Banten
 (WartaMerdeka) – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan jagung nasional, khususnya untuk pakan ternak dalam posisi aman. Hal tersebut dikatakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), saat berkunjung ke pabrik pakan ternak (feedmill) milik PT. Japfa Comfeed Indonesia di Serang, Banten (27/9).

“Atas perintah Bapak Presiden, kami diminta untuk melakukan validasi fakta dan cek data di lapangan. Pak Presiden minta tidak hanya data tapi bagaimana fakta yang ada dilapangan. Oleh karena itu saya bersama eselon 1 dan Eselon 2 Kementan lakukan validasi, salah satunya hari ini di pabrik pakan terbesar di Indonesia yaitu Japfa,” jelas SYL.

Di pabrik yang mampu menampung stok kurang lebih 850.000 ton pakan ternak tersebut, tambah SYL,  pihaknya terus menggenjot produksi jagung khususnya untuk mencukupi kebutuhan pakan ternak secara nasional. Ia meminta agar semua pihak termasuk perusahaan pakan untuk melakukan penyerapan jagung dari petani lokal secara maksimal.

“Berdasarkan penjelasan dari Direksi tidak ada masalah terkait pasokan jagung, tentu ada dinamika yang terjadi dilapangan dan memberi pengaruh pada aspek distribusi dan lainnya secara nasional, tetapi secara faktual, secara nyata kondisi jagung kita cukup normal, disini minimal menerima 200 truk setiap hari dan itu diambil lebih banyak dari luar Jawa,” jelas SYL.

Senada dengan Mentan, Assistant Vice President PT. Japfa Comfeed Indonesia yang juga Ketua Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) menyebut ketersediaan jagung untuk pakan ternak dalam kondisi cukup.

“Kondisi sekarang kami punya stok hingga 17.000 ton di unit pabrik pakan kami di Cikande. Sumber jagung kami dari luar Pulau Jawa, seperti Lampung, Sulawesi (Makassar dan Gorontalo) dan NTB (Sumbawa & Dompu), untuk mencukupi kebutuhan jagung pakan ternak hingga saat ini, kami terus melakukan penyerapan jagung petani di wilayah - wilayah sentra produksi agar stock jagung kami bisa mencukupi kebutuhan produksi pakan ternak hingga datangnya masa panen berikutnya,” papar Johan.

Stok jagung nasional dalam kondisi stabil
Informasi  sebelumnya, berdasarkan pantauan Badan Ketahanan Pangan (BKP), stok jagung nasional pada minggu IV (20 September 2021) mencapai 2,75 juta ton. Stok tersebar dengan rincian 856.897 ton (31%) di pabrik pakan, 744.250 ton (27%) di pengepul, 423.502 ton (15%) di agen, 288.305 ton (11%) di pengecer, 276.300 ton (10%) di usaha lain atau pakan mandir; dan sisanya 6%  di industri pangan, rumah tangga, dan lain-lain. 

SYL menjamin stok tersebut diperkuat dengan masa panen yang berlangsung dari September-Oktober 2021, ia mengaku banyak wilayah sentra jagung yang memasuki masa panen dalam beberapa waktu dekat (dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia