loading...
Home » » TNI Siaga Di Daerah Perbatasan Antisipasi Varian Baru Covid-19

TNI Siaga Di Daerah Perbatasan Antisipasi Varian Baru Covid-19

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-09-15

Kegiatan vaksinasi di perbatasan negara RI-Papua Niugini
Jakarta (WartaMerdeka) – Saat ini Indonesia mengalami trend perbaikan terutama di wilayah Jawa dan Bali. Akan tetapi kita sama sekali tidak boleh lengah dan harus terus mewaspadai untuk mengantisipasi risiko penularan yang masuk di beberapa daerah,” ujar Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat  memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 dan Vaksinasi di jajarannya seluruh matra, melalui teleconference, di Subden Mabes TNI Jl. Mereka Barat, Jakarta Pusat (14/9).

Panglima TNI menyampaikan, kini TNI siagakan pos-pos pengamanan perbatasan untuk antisipasi pengetasan WNA dan WNI,  khususnya pekerja migran Indonesia dari luar negeri yang berpotensi membawa masuknya varian baru Covid-19 (Mu) ke wilayah Indonesia.

Kita semua mendengar ada varian baru Covid-19 (Mu) yang saat ini harus kita antisipasi, berupaya memitigasi supaya varian baru tidak masuk ke Indonesia. kita harus mencegah varian baru yang berbahaya ini masuk ke Indonesia, karena dikhawatirkan akan mempengaruhi efektifitas vaksin,” jelas Panglima TNI.

Seperti diketahui bersama, antisipasi pandemi Covid-19 membutuhkan langkah penanganan secara komprehensif dan melibatkan semua pihak. Menurut Panglima TNI, “saat ini positivity rate Indonesia berada di angka 3,98 persen. Artinya, di bawah standar ditetapkan oleh WHO yaitu 5 persen. Kita patut bersyukur namun tetap waspada dan rasio tracing kontak erat saat ini berada di posisi 1 berbanding 8 dan terus mengalami peningkatan.”

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan dedikasi kepada seluruh Kepala Staf Angkatan, Pangkotama dan jajarannya sampai kepada level prajurit yang ditugaskan langsung ke lapangan, para tenaga kesehatan serta para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga, pujinya.

Dari rasio yang tertera di beberapa wilayah, Panglima TNI menilai terdapat kendala penanganan di daerah diantaranya manajemen lapangan, data di lapangan dan permasalahan lainnya sehingga kurang efektif dan efisien. “Kita memahami data epitimologi secara cermat maka kebijakan yang diambil akan tepat sasaran dan tepat pada akar permasalahan yang perlu di intervensi,” tanggapnya.

Dalam waktu dekat, Indonesia akan menyelenggarakan event nasional maupun internasional yaitu PON XX di Papua dan World Super Bike di Mandalika di akhir 2021. Untuk menyiapkannya maka akselerasi vaksinasi, khususnya di wilayah event tersebut menjadi prioritas utama disamping daerah yang capaiannya masih rendah. Disamping itu, TNI-Polri mendapat tugas untuk menyalurkan bantuan tunai bagi PKL dan pemilik warung kecil yang terdampak pandemi.

Panglima TNI ingatkan jajarannya untuk terus mendampingi kepala daerah tangani pandemi
Marsekal TNI Hadi beri beberapa penekanan. “Oleh karena itu saya tegaskan kepada seluruh Pangkotama dan jajarannya untuk memperkuat pendampingan kepada Kepala Daerah dan dalam hal ini adalah terkait dengan memanajemen dan kepimpinan di lapangan,” tegasnya.

 “Sekali lagi saya ingatkan, ini butuh pendampingan kepada Kepala Daerah. Karena ini selalu saya sampaikan saat kunjungan kerja, rapat dengan pemimpin beberapa daerah. Selain itu ini menjadi atensi bapak Presiden untuk ditindaklanjuti. Karena dengan manajemen yang baik, validitas data atau yang menjadi basis pengambilan keputusan akan terpenuhi, “ ungkap Panglima TNI (dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia