-->

Notification

×

Indeks Berita

Nasir Tamara: Demokrasi dan Islam di Indonesia itu Kompatibel

2021-12-17 | 09.22 WIB Last Updated 2021-12-17T02:24:29Z
Kehadiran agama mewarnai jalannya demokrasi
Jakarta (WartaMerdeka) – Dunia Barat biasanya skeptis tentang apakah Islam dan demokrasi itu kompatibel. Pengalaman Indonesia berdemokrasi selama 23 tahun Reformasi telah menunjukkan, keduanya kompatibel.

Hal itu dinyatakan Dr. Nasir Tamara dalam pengantar buku “Demokrasi di Era Digital,”diterbitkan  Perkumpulan Penulis Indonesia, SATUPENA. Buku tersebut didiskusikan dalam Webinar Obrolan Hati Pena #18 di Jakarta (16/12), dengan nara sumber ada tiga dari 76 penulis di buku itu, yakni Chappy Hakim, Catrini Kubontubuh dan Nasir Tamara (merangkap editor).

Menurut Nasir, dalam sejarah dunia, kemakmuran yang berkesinambungan didapatkan di seluruh negara yang menjalankan demokrasi. Ia juga melihat makin dalam dan pentingnya teknologi digital dalam  satu dekade terakhir. Juga, bagaimana teknologi itu telah membantu pemerintah menjalankan roda pemerintahan selama pandemi Corona sejak awal 2020.

Nasir Tamara
“Teknologi digital telah membantu hampir semua pemerintah di dunia, untuk terus menjalankan pemerintahan tanpa perlu bertatap muka,” pa[ar Nasir, yang juga dosen di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Namun, tambah Nasir, pada era pandemi banyak kebijakan di Barat yang secara prinsip  bertentangan dengan asas demokrasi, setidaknya untuk jangka waktu yang pendek (dh).

Foto: istimewa

×
Berita Terbaru Update