loading...
Home » » Peran Perempuan Indonesia Di Masa Dulu Sudah Setara Dengan Pria

Peran Perempuan Indonesia Di Masa Dulu Sudah Setara Dengan Pria

Posted by WARTA MERDEKA on 2021-12-24

Banyak perempuan Indonesia di masa lalu miliki posisi strategis dalam pemerintahan
Jakarta (WartaMerdeka) – Bukti sejarah Indonesia menunjukkan, di masa lampau perempuan mendapat penghargaan dan derajat yang sama dengan pria. Begitu tinggi penghargaan terhadap perempuan, sehingga perempuan mendapat wewenang sebagai kepala negara.

Ini diungkapkan penulis dan penyair Nenden Lilis Aisyah, pembicara dalam acara diskusi dan baca puisi, diadakan Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA, di Jakarta (23/12). Tema Webinar Obrolan Hati Pena #19 itu adalah “Ibu Dalam Budaya Indonesia,” dipandu Elza Peldi Taher dan Swary Utami Dewi.

Tentang perempuan yang menjadi kepala negara, Nenden memberi contoh: Ratu Shima menjadi penguasa Kerajaan Kalingga (674-695 M), Tribhuwana Wijayatunggadewi, ratu Majapahit (1328-1350 M), dan Prabu Sri Suhita ratu Majapahit (1429-1447).

Nenden Lilis Aisyah
Ditambah lagi, Sultanah Safiatuddin memerintah Aceh pada akhir abad 17, Sisti Asiyah We Tenriolle pimpin kerajaan Ternate sekitar abad ke-19 dan Ratu Kalinyamat Putri Raja Demak menjadi bupati Jepara. “Namun pada masa-masa berikutnya, diprediksi karena pengaruh feodalisme dan kolonialisme, kedudukan perempuan cenderung subordinat terhadap laki-laki,” papar Nenden.

Hal ini, contohnya, terlihat dari rumusan tujuan pendidikan untuk kaum perempuan, yang dibuat Inspektur Pendidikan Zaman Kolonial abad 19, yang mengarah pada pendomestikan kaum perempuan (dh).

Foto: istimewa

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia