-->

Notification

×

Indeks Berita

Aksi Bersih Mangrove Bali Libatkan Generasi Muda

2022-01-31 | 08.15 WIB Last Updated 2022-01-31T01:17:27Z
Aksi bersih mangrove gencar dilakukan di Bali
Jakarta (WartaMerdeka) – Bali terus berbenah, khususnya terkait kebersihan lingkungannya, sambut ajang G20. Seperti dilakukan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) John Wempi Wetipo menyusuri Estuari Dam Suwung dengan perahu untuk melihat langsung aksi bersih Mangrove menggunakan kano (29/1).

Aksi ini melibatkan peserta sebanyak 81 orang, berasal dari 15 komunitas di Bali, KLHK), Green Leadership Indonesia dan Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL). Lokasinya di Dam, kawasan Mangrove Conservation Forest dan berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 995 kg yang selanjutnya akan dipilah dan dimanfaatkan kembali.

Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan Bali sebagai tuan rumah penyelenggaran pertemuan G20 dimana mangrove dikawasan tersebut akan menjadi lokasi show case keberhasilah rehabilitasi mangrove di Indonesia kepada para pemimpin negara G20.

“Saya merasa senang dengan penyelenggaraan acara Aksi Bersih Mangrove yang dilakukan selama tiga hari terakhir ini, apalagi dengan keikutsertaan komunitas dan anak-anak muda yang penuh semangat dan peduli dengan kelestarian lingkungan terutama di kawasan hutan mangrove,” ujar Alue.

Wamen LHK pun menjeaskan tentang pentingnya keberadaan hutan mangrove bagi lingkungan hidup yakni sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai dan juga memiliki fungsi sebagai penyerap gas karbondioksida (CO2) dan penghasil oksigen (O2). Selain itu Hutan mangrove memiliki peran sebagai tempat hidup berbagai macam biota laut seperti ikan-ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan.

Sementara Jhon Wempi pun mengucapkan terimakasih atas upaya semua pihak yang terlibat aktif dalam Aksi Bersih Mangrove. “Saya berharap aksi ini terus berjalan dan dapat mengubah perilaku dan mental kita semua untuk tetap disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan kita,” ujarnya. Wamen PUPR menyatakan bahwa Bapak Presiden Joko Widodo telah  memberikan penugasan khusus kepada Kementerian PUPR untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur untuk mendukung Persiapan Presidensi Indonesia dalam KTT G20 di Bali,” terang Wamen PUPR.

Sebagai tuan rumah G20, Bali kian percantik kawasannya
Agar tak merusak mangrove, Kementerian PUPR optimalkan penggunaan material bambu, kayu dan unsur alami serta mengurangi penggunaan beton. Kegiatan yang telah dimulai sejak awal Januari ini ditargetkan selesai pada bulan September, sehingga pada Oktober 2022 lokasi ini telah siap untuk menjadi Show Case Mangrove saat perhelatan KTT G20.

Momen Acara Aksi Bersih Mangrove ini juga bertepatan dengan Rahajeng Rahine Tumpek Kandang/Tumpek Uye yang dirayakan oleh umat Hindu setiap 6 bulan sekali, dimana upacara tumpek ini membawa misi pelestarian lingkungan baik lingkungan alam maupun lingkungan budaya. Pelestarian lingkungan alam ditujukan untuk keselamatan bumi pertiwi. Saat bersamaan, ada pemberian bantuan satu set jaring sampah kepada komunitas nelayan Batu Lumbang yang akan digunakan sebagai penahan sampah yang berasal dari sungai menuju laut di sekitar muara Loloan Batu Lumbang. Selain itu juga dilakukan pelepasan bibit ikan nila di Waduk Muara Nusa Dua (dh).

×
Berita Terbaru Update