loading...
Home » » Denny JA: Negara Yang Anggap Peran Agama Penting Justru Korupsi Menguat

Denny JA: Negara Yang Anggap Peran Agama Penting Justru Korupsi Menguat

Posted by WARTA MERDEKA on 2022-01-07

Dr Denny JA
Jakarta (WartaMerdeka) – Dalam Webinar Obrolan Hati Pena #20 di Jakarta (6/1), yang membahas buku “Perilaku Korupsi Elite Politik di Indonesia” karya Dr Satrio Arismunandar, ada sebuah pernyataan menarik diutarakan Dr. Denny Januar Ali.

Menurut Denny, Ketua Umum Perkumpulan Penulis Indonesia, SATUPENA, justru dari hasil riset mengutarakan, negara-negara yang menemnpatkan posisi agama berperan penting (Arab Saudi, India, Filipina, Indonesia, dan lain-lain), tingkat korupsinya justru tinggi. Bahkan di Indonesia, dari hasil temuan KPK pada 2011, tambah Denny, di Kementerian Agama justru terjadi korupsi paling tinggi.
Singkatnya, kata Denny, sebuah Budaya dan agama semata-mata tidak cukup kuat untuk mengatasi masalah korupsi. Padahal budaya memberi sanksi moral terhadap pelaku korupsi. Sedangkan agama memberi ancaman hukuman di akhirat bagi para pelaku korupsi.
“Sebaliknya, negara-negara yang penduduknya tidak menganggap agama sebagai hal penting, justru adalah negara paling bersih dari korupsi,” papar Denny, mengutip laporan CPI (Corruption Perceptions Index). Ditulis dalam CPI, ada top 10 negara dianggap paling bersih dari korupsi. Yaitu: Selandia Baru, Finlandia, Norwegia, Swiss, Swedia, Denmark, Belanda, Singapura, Luksemburg, dan Jerman (lw).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link WARTA MERDEKA

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Warta Merdeka Indonesia