-->

Notification

×

Indeks Berita

Kemungkinan Rusia Kalah Berperang Dengan Ukraina

2022-03-11 | 08.01 WIB Last Updated 2022-03-11T01:02:50Z
Tentara Rusia di Ukraina
Jakarta (WartaMerdeka) – Dalam perang Rusia vs Ukraina saat ini, Rusia unggul secara militer karena perbedaan kekuatan antara kedua negara memang tidak seimbang. Rusia mungkin bisa unggul dalam pertempuran, tetapi ia akan kalah dalam peperangan.

Ini dipaparkan Denny JA, Ketua Umum Perkumpulan Penulis Indonesia, SATUPENA, dalam Webinar Obrolan Hati Pena #29 di Jakarta (10/3). “Dari segi anggaran militer, Rusia jauh di atas Ukraina,” kata Denny.

Ukraina membelanjakan 4,7 miliar dollar AS untuk pertahanan (data 2021), sedangkan Rusia membelanjakan 45,8 miliar dollar AS. Hampir sepuluh kali lipat belanja pertahanan Ukraina. Selain itu, jumlah tentara aktif Rusia lima kali lipat lebih besar daripada Ukraina. Yakni, 900.000 personel dibanding 196.000. Namun, tambah Denny, Rusia tetap akan kalah dalam perang.

Mebgapa? Denny memberi contoh kasus pasukan Amerika Serikat (AS) saat intervensi ke Afganistan, sesudah terjadinya serangan teroris ke gedung World Trade Center, New York, 11 September 2001.Pasukan AS lalu masuk ke Afganistan untuk mengejar Osama bin Laden, yang dituding sebagai pelaku teror dan dianggap dilindungi oleh kelompok Taliban.

Denny JA
AS pun menduduki Afganistan, membentuk pemerintahan boneka di sana, dan mematahkan perlawanan Taliban saat itu. AS menang dalam pertempuran. Tetapi akhirnya, 20 tahun AS kalah perang.

Penduduk tak henti melawan AS. Pemerintahan boneka tak dicintai rakyat dan mayoritas menganggap AS sebagai musuh. Biaya merawat Afganistan juga terlalu mahal. Sekitar 2.460 tentara AS tewas dan lebih dari 20.000 lainnya luka-luka di Afganistan (lw).

Foto: Istimewa

×
Berita Terbaru Update