-->

Notification

×

Indeks Berita

Wamenparekraf Ajak Generasi Muda Kembangkan Ekonomi Digital

2022-04-04 | 09.18 WIB Last Updated 2022-04-05T21:50:18Z
Perkembangan teknologi digital harus diraih oleh generasi muda
Jakarta (WartaMerdeka) – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, mengajak mahasiswa dan generasi muda untuk ikut berperan aktif menumbuhkan potensi ekonomi digital di Indonesia.

Dalam webinar The Forum, bertema Indonesia 2045: Digital Transformation and Economic Development yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia Melbourne University (1/4), Angela mengatakan selama pandemi COVID-19, transformasi digital menjadi kunci ketahanan banyak usaha di Indonesia.

"Potensi ekonomi digital di Tanah Air juga sangatlah besar, sehingga generasi muda Indonesia harus bisa memanfaatkan hal ini," ujar Angela. Dikemukakannya, dari hasil riset Google, Bain & Company pada Laporan e-Conomy South East Asia 2021, menyebut ada empat perkembangan positif terkait ekonomi digital Indonesia selama 2020 dan paruh pertama 2021.

Keempatnya adalah peningkatan sebanyak 21 juta konsumen digital baru, nilai GMV (nilai barang dagangan kotor/gross merchandise value) di Indonesia diperkirakan mencapai 70 miliar dolar AS, dengan pertumbuhan Year on Year sebesar 49 persen. Lalu 28 persen pelaku usaha di Indonesia menyatakan, mereka tak akan bertahan selama pandemi jika bukan karena platform digital, dan Indonesia adalah tujuan investasi digital terpopuler di Asia Tenggara.

Di samping itu, lanjut Angela, Kementerian Perdagangan memprediksi, ekonomi digital Indonesia akan tumbuh menjadi Rp4.531 triliun pada tahun 2030 dengan sektor e-commerce menjadi pendorong utama. Sehingga pemahaman mengenai ekonomi digital dan peluangnya perlu kita sebar luaskan kepada generasi muda Indonesia agar bisa berperan aktif dan mengambil bagian dari potensi pertumbuhan ekonomi digital ini.

"Mulai dari pengenalan akan permodalan jenis baru seperti fintech, hypertargeting atau marketing yang customized, dan penggunaan analisis big data yang bisa memberikan insight market yang lebih produktif dan efisien. Lalu ada pula penggunaan IoT untuk meng-collect data, cloud dan blockchain technology, NFTs, serta metaverse dan lain sebagainya, yang saya yakin tidak asing di telinga kalian semua,” paparnya.

Angela Tanoesoedibjo, Wamenparekraf
Menurut Angela, “Bapak Presiden Joko Widodo secara tegas menyatakan bahwa kedaulatan dan kemandirian digital harus menjadi prinsip penting dalam transformasi digital. Untuk mewujudkan agenda transformasi digital Indonesia, Pemerintah telah menyusun Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024 untuk mempercepat dan meningkatkan pemanfaatan serta pengembangan teknologi” (dh).

×
Berita Terbaru Update