-->

Notification

×

Indeks Berita

Iklan

Danpushidrosal Buka Acara Lembaga Hidrografi Internasional Di Bali

2022-06-01 | 19.55 WIB Last Updated 2022-06-01T12:55:36Z
Danpushidrosal Laksdya TNI Nurhidayat (kanan) juga sebagai Chief Hydrograper Indonesia

Bali
 (WartaMerdeka) – Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat secara resmi membuka pertemuan International Hydrographic Organisation Capacity Building Sub-Committee (IHO-CBSC) ke-20 di Hotel Anvaya Beach Resort, Bali (1/6).

CBSC adalah salah satu komite di Lembaga Hidrografi Internasional atau IHO, yang memantau dan menilai  secara terus-menerus dan berkesinambungan status survei hidrografi, pemetaan laut dan informasi keselamatan maritim di seluruh dunia, serta membangun kerjasama khususnya terkait pendanaan dengan lembaga nasional dan organisasi internasional lainnya.

Peran IHO sangat strategis, terkait peningkatan kesadaran akan pentingnya hidrografi dalam bentuk penyediaan pendidikan dan pelatihan. Acara berjalan tiga hari (1-3/6), dipimpin Chairman CBSC, Mr. Evert Flier (Norwegia) dan Vice-Chairman Ms. Lucy Fieldhouse (Inggris), serta Direktur IHO RADM Luigi Sinapi (Italia), secretariat CBSC Leonel Manteigas (Portugal)  dan diikuti 45 delegasi dari 24 negara, 2 sekretariat IHO,  serta 2 dari pihak industri hidrografi dari seluruh dunia.

Danpushidrosal menyampaikan terima kasih dan kehormatan bagi Pushidrosal sebagai salah satu anggota CBSC dipercaya sebagai tuan. Pertemuan ini membahas banyak agenda penting, khususnya terkait program Capacity Building yang menyesuaikan dengan Rencana Strategis IHO 2021-2026, E-Learning Project, Indikator Performa serta Sistem Manajemen Capacity Building.

Pertemuan CBSC ke-20 dihadiri 45 negara
Kegiatan Ini bertujuan tak hanya untuk mendukung keselamatan navigasi dan pelayaran saja, namun juga memberikan kontribusi untuk kepentingan lainnya seperti mitigasi dan penanggulangan bencana.

Danpushidrosal yang merupakan Chief Hydrograper Indonesia berharap CBSC ke-20 sebagai bagian dari rangkaian pertemuan lainnya sejalan dengan program pemerintah, khususnya pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid-19. Pertemuan secara tatap muka yang pertama kali ini diharapkan dapat lebih efektif  dan menyelesaikan semua agenda yang sudah direncanakan (ma).

Iklan

×
Berita Terbaru Update