-->

Notification

×

Indeks Berita

Iklan

Budaya Kaltim Perlu Dikedepankan Di Ibukota Negara Baru

2022-07-07 | 21.53 WIB Last Updated 2022-07-07T14:55:45Z
Perlu sosialisasi lebih luas budaya Kaltim di IKN
Jakarta (WartaMerdeka) – Wacana pindah ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur (Kaltim) perlu lebih dipasarkan. Hal ini mengingat Presiden Jokowi sudah mencanangkan untuk merayakan HUT RI ke-79 pada 2024 di ibu kota baru, di Kalimantan Timur.

Hal itu diungkapkan Denny JA, Ketua Umum Perkumpulan Penulis Indonesia, SATUPENA, dalam Webinar di Jakarta (7/7). Webinar ini mengulas tentang sumbangsih penulis untuk kebudayaan Kaltim. Denny menambahkan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sudah menargetkan status IKN akan berpindah dari DKI Jakarta ke Kaltim pada Semester I-2024.

“Masalahnya, seberapa mudah hal ini dilaksanakan? Hal ini mengingat usia masa jabatan Jokowi praktis hanya bersisa 2 tahun lagi. Sedangkan Jokowi masih disibukkan oleh isu-isu pandemi,” ujar Denny.

Maka, pertanyaannya, apakah presiden baru 2024-2029, serta presiden masa jabatan berikutnya dan berikutnya lagi, masih akan melanjutkan rencana pindah IKN? “Hal ini mengingat banyak tantangan yang masih dihadapi,” lanjutnya.

Denny JA
Denny mengakui, pindah IKN itu sudah ditetapkan dalam undang-undang. Yakni, Undang-Undang nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Namun, seberapa mudah UU itu dijalankan? Apakah UU itu akan diganti dengan UU baru?

Menurut Denny, UU tentang IKN itu diproses tergesa-gesa dan terlalu cepat, hanya dibahas 42 hari, sehingga minim partisipasi publik. “Akibatnya, mungkin banyak pandangan publik dan para ahli yang tak sempat terakomodasi,” tegasnya (dh).

Foto: Istimewa

Iklan

×
Berita Terbaru Update