-->

Notification

×

Indeks Berita

Iklan

TNI AU Latihan ACT Dengan RAAF & RSAF

2022-08-25 | 14.48 WIB Last Updated 2022-08-25T07:48:50Z
Penerbang TNI AU saat di Darwin
Darwin (WartaMerdeka) – Penerbang pesawat  tempur F-16 TNI AU yang terlibat Pitch Black '22 di Australia, kembali menjalani sesi latihan. Kali ini, kontingen TNI AU dibawah pimpinan Danwing 3 Lanud Iswahjudi, Letkol Pnb G. M. Yoga Ambara, ikuti latihan ACT (Air Combat Training) bersama penerbang Royal Australian Air Force/RAAF dan Republic of Singapore Air Force/RSAF (24/8).

Dalam ACT menggunakan peraturan 4 v X, dimana empat pesawat tempur dikerahkan untuk menghadapi pesawat lawan dengan jumlah lebih besar.

Latihan terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama, empat F-16 Fighting Falcon TNI AU  dan dua EA-18 Growler RAAF, berperan sebagai tim "Merah", melawan empat pesawat F-35C dari RAAF. Di gelombang kedua, F-16 TNI AU berperan sebagai "Tim Biru" yang  berhadapan dengan empat F-15 dan empat F-16 dari RSAF.
Alutsista Pesawat Tempur F-16 dari TNI AU ikut dalam Pitch-22
Menurut salah satu penerbang TNI AU, Kapten Pnb Hangga "Rocket", latihan ini kian meningkatkan  kemampuan bertempur di udara, dan memberikan pengalaman dalam taktik dan teknik penggunaan senjata udara terkini. Kemampuan penerbang akan meningkat dan menambah Situational Awareness (SA) yang semakin bagus. 

"Latihan ACT melatihkan taktik dan teknik dalam penggunaan senjata terkini yang juga sudah dilatihkan di homebase pada setiap siklus latihan," jelas Kapten Pnb Hangga. Dengan skenario latihan yang ditentukan, para penerbang TNI AU dapat mengasah kemampuan bertempur, baik  secara Offensive Counter Air/OCA maupun Defensive Counter Air/DCA (bp).


Iklan

×
Berita Terbaru Update