-->

Notification

×

Indeks Berita

Iklan

Semangat Hari Pariwisata Dunia Dari Bali

2022-09-29 | 23.25 WIB Last Updated 2022-09-29T16:25:15Z
Semua anggota UNWTO sepakat untuk memajukan pariwisata dunia pasca pandemi
Bali (WartaMerdeka) – Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Pariwisata Dunia (World Tourism Day) ke-42, dipusatkan di Nusa Dua, Bali (27/9). Acara ini dihadiri perwakilan negara anggota UNWTO, Menteri Pariwisata G20, sejumlah organisasi internasional, serta stakeholder pariwisata nasional dan internasional ini mengusung tema "Rethinking Tourism".

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, perayaan Hari Pariwisata Dunia menjadi ruang dialog yang inklusif untuk mengidentifikasi solusi-solusi dan potensi pariwisata untuk pemulihan dan perubahan menuju pariwisata dunia yang tangguh.

Meski pandemi COVID-19 memberi dampak besar terhadap sektor pariwisata dunia, namun juga membuat masyarakat dunia sadar bahwa pariwisata adalah sektor yang memiliki ketahanan kuat dan pulih lebih cepat.

Karenanya pariwisata berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif yang menekankan pada pelibatan masyarakat dan generasi muda, khususnya sektor UMKM harus dapat terus diperkuat. Pariwisata sebagai pandemic winner terbukti telah membuka dan menyerap lapangan kerja.

"Saat ini kita menghadapi era Vuca (volatility, uncertainty, complexity, ambiguity), namun saya optimistis kita bisa dan dapat bertahan. Sebagai orang yang berjalan di industri ini, kita harus yakin dan selalu siap menghadapi tantangan yang ada di depan. Mulai dari krisis ekonomi, inflasi, juga food crisis di mana semua itu merupakan hal-hal dasar di sektor pariwisata," ucap Sandiaga.

Menteri Pariwisata Kerajaan Bahrain Fatima Al Sairafi menyampaikan, perayaan Hari Pariwisata Dunia harus dapat menjadi titik balik negara-negara dunia untuk memikirkan kembali dan melihat strategi dalam membangun pariwisata. Yakni tata kelola pariwisata menuju pariwisata berkualitas.

Oleh karena itu ia mengajak masyarakat pariwisata dunia, khususnya pemerintah negara-negara yang hadir dalam perayaan Hari Pariwisata Dunia kali ini untuk memperkuat kolaborasi agar bisa berpromosi bersama.

Hal senada dikatakan Wakil Menteri Budaya, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan, Cho Yongman. Ia mengatakan pariwisata menjadi sektor yang memberikan kontribusi 10 persen terhadap produk domestik bruto nasional. Karenanya ia mengajak negara-negara untuk bersama fokus pada pariwisata yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Indonesia menjadi tuan rumah pada Hari Pariwisata Dunia 2022
Sementara Menteri Pariwisata Kerajaan Arab Saudi Ahmed bin Aqil Al-Khateeb mengatakan, pihaknya memberikan perhatian yang begitu besar terhadap pengembangan sektor pariwisata. Arab Saudi diungkapkannya menyiapkan investasi besar untuk destinasi wisata baru yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Karenanya pariwisata yang resilience juga berkelanjutan lingkungan. WTTC memperkirakan jumlah perjalanan wisatawan dunia pada tahun 2030 akan meningkat hingga dua kali lipat dari jumlah traveler dunia tahun 2019 sebesar 1,46 miliar," terang Ahmed.

Sandiaga menyatakan rasa bangga juga terhormat atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah perayaan Hari Pariwisata Dunia tahun ini. Ia pun dengan penuh suka cita memberikan tongkat estafet tuan rumah penyelenggaraan Hari Pariwisata Dunia tahun depan kepada pemerintah Kerajaan Arab Saudi (dh).

Iklan

×
Berita Terbaru Update