-->

Notification

×

Indeks Berita

Iklan

Ragam Produk Ekraf Tanah Air Dipamerkan Di WCCE 2022

2022-10-09 | 08.34 WIB Last Updated 2022-10-09T01:34:21Z
Beragam Produk shopee banyak ditampilkan
Jakarta (WartaMerdeka) – Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia atau World Conference on Creative Economy (WCCE) 2022 ditutup dengan jamuan makan malam (gala dinner) yang didukung oleh Shopee Indonesia. Tidak hanya menikmati makan malam, para delegasi dan tamu WCCE 2022 juga disuguhi ragam produk ekonomi kreatif tanah air khususnya produk fesyen.

Suguhan tersebut antara lain fashion show dari Global Muslim Fashion Week yang menghadirkan deretan koleksi dari sejumlah jenama tanah air. Menparekraf Sandiaga Uno di acara Gala Dinner WCCE 2022 mengatakan, modest fashion yang dihadirkan bukanlah sekadar modest fashion biasa. Namun fesyen yang menggabungkan kreativitas dengan akar budaya dan motif khas tanah air.

"Diwujudkan menjadi produk yang tidak hanya sesuai, tapi juga berharga dan indah," kata Menparekraf Sandiaga Uno di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali (6/10).

Selain suguhan dari Global Muslim Fashion Week, para delegasi juga diberi sajian berupa keindahan Batik Pamekasan. Seperti diketahui, motif batik yang berasal dari Pulau Madura di Jawa Timur itu memiliki aksentuasi berani dan detail yang membedakan motif batik Pamekasan dengan motif batik lainnya.

"Kabupaten Pamekasan telah membawa tim mereka dan karya seni yang indah, dan terima kasih banyak untuk menampilkannya malam ini," papar Sandiaga. Gala Dinner WCCE 2022 juga menghadirkan suguhan musik dari musisi asal Bali, Balawan.

Sandiaga sebelumnya menjelaskan, Bali Roadmap merupakan dokumen yang disepakati oleh para delegasi WCCE sebagai peta jalan untuk kebangkitan ekonomi di mana sektor ekonomi kreatif menjadi tulang punggung kebangkitan ekonomi global.

Bali Road Map berisikan beberapa poin yaitu terkait bagaimana memainstreamkan ekonomi kreatif dalam ekonomi dunia termasuk transformasi dari pelaku usaha informal ke usaha yang formal. Kemudian terdapat poin terkait akses pembiayaan yang membuka jalan bagi para pelaku ekraf agar bisa mendapatkan akses pembiayaan lebih luas.

Kemudian ada poin pemasaran terkait upaya para pelaku ekraf agar mampu beradaptasi menggunakan digital di sisi pemasarannya. Dan poin paling penting di bidang ekonomi kreatif adalah intellectual property (IP) dimana perlindungan kekayaan intelektualnya bisa digunakan untuk memajukan dan menjadi akses pembiayaan pelaku ekonomi kreatif.

Sementara Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, Handhika Jahja juga membuka rangkaian acara. Dalam pidatonya ia menceritakan bagaimana seluruh pihak harus terlibat aktif dalam pemulihan industri ekraff. “Dengan mengoptimalkan peran masing-masing di setiap sektor, saya yakin kita dapat menciptakan ekonomi digital yang lebih maju; ekosistem yang sinergis dan inklusif untuk percepatan pemulihan,” paparnya.

Handhika juga menjelaskan peran platform e-commerce dalam menciptakan industri yang tahan banting, “Pergeseran tren masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital saat pandemi, pada akhirnya mampu membuka peluang besar bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk bangkit dan naik kelas hingga menjangkau pasar luar negeri. Jutaan orang di Indonesia telah berhasil mengembangkan bisnis digital dan menghasilkan pendapatan dengan berjualan online melalui Shopee.”
Presiden Jokowi ikut hadir dalam WCCE di Bali
Sementara Presiden Joko Widodo saat membuka WCCE 2022 meyakini ekraf di Indonesia dan banyak negara lain di dunia akan menjadi tulang punggung ekonomi di masa depan yang semakin kuat dan diperhitungkan sebagai kekuatan ekonomi inklusif. Pengembangan ekonomi kreatif harus terus dipacu agar menjadi sektor yang futuristik tumbuh lebih cepat lebih besar dan maju.

Indonesia, dikatakan Presiden, akan mengambil peran terdepan untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, mendorong peran ekonomi kreatif yang lebih besar dalam pemulihan ekonomi global (ma).

Jakarta (WartaMerdeka) – 


Iklan

×
Berita Terbaru Update