-->

Notification

×

Indeks Berita

Iklan

Terima PMN RP 7,5 Triliun, Garuda Indonesia Kebut Transformasi Kinerja

2022-12-20 | 15.04 WIB Last Updated 2022-12-20T08:04:51Z
Kinerja Garuda terus membaik seiring dukungan keuangan dari negara
Jakarta (WartaMerdeka) – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ("Garuda") kembali mendapat dukungan Penyertaan Modal Negara (“PMN”) senilai Rp 7,5 triliun yang resmi diterima pada Selasa (20/12). Penerimaan PMN tersebut memperkuat Garuda mengakselerasikan pemulihan kinerja usaha.

Ini selaras dengan komitmen Pemerintah melalui realisasi PMN sebagai dukungan terhadap langkah percepatan pemulihan ekonomi nasional. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, diterimanya dana PMN tersebut menjadi milestone tersendiri untuk terus memberikan kontribusi optimal bagi masyarakat di tengah momentum pemulihan ekonomi nasional, khususnya sektor pariwisata.

Kontribusi tersebut di antaranya diwujudkan melalui peningkatan aksesibilitas dan penyediaan layanan penerbangan baik yang aman, nyaman, dan berdaya saing. Menurut Irfan, dukungan berkelanjutan yang diberikan Pemerintah dalam fase pemulihan kinerja ini tentunya menjadi penanda penting atas kepercayaan negara terhadap outlook kinerja dan peran Garuda sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam roda perekonomian bangsa.

“Karenanya, atas realisasi PMN ini, kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah dan seluruh pihak yang memberikan dukungan penuh terhadap misi transformasi kinerja Garuda,” jelas Irfan.
Berbagai program transformasi kinerja dilakukan 
Realisasi PMN ini, tambah Irfan, dijalankan melalui tahapan proses yang mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pemenuhan terhadap aspek compliance yang berlaku. Dukungan dana PMN yang berasal dari APBN 2022 tersebut selanjutnya akan digunakan untuk mendukung percepatan pemulihan kinerja Perusahaan, khususnya pada lini operasional penerbangan, di antaranya melalui program restorasi armada, pemeliharaan spare part pesawat dan berbagai komponen pesawat lainnya, serta penyehatan arus kas perusahaan mendukung kelancaran operasional (lw).

Foto: abri



Jakarta (WartaMerdeka) – 

Iklan

×
Berita Terbaru Update