Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan

Filosofi Ketupat dalam Perayaan Lebaran

Ilustrasi Lebaran Kupat (istw)
Jakarta, (WartaMerdeka) - Dalam tradisi Suku Jawa, dikenal Lebaran Ketupat, yang dilaksanakan 7 hari setelah hari raya Idul Fitri. Tetapi, darimana asal muasal dan maknanya ?.... Mungkin tulisan ini bisa sedikit menjelaskannya dan memberi gambaran Lebaran Kupat. 

SEJARAH KETUPAT
Konon adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa.  Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda Lebaran dan bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran.

Tradisi Lebaran Kupat (istw) 
Arti Kata Ketupat
Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus. 
Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari :
Ngaku Lepat dan ~ Laku Papat.
Ngaku lepat artinya MENGAKUI KESALAHAN.
Laku papat artinya EMPAT TINDAKAN.

NGAKU LEPAT
Tradisi sungkeman menjadi implementasi ngaku lepat 
(mengakui kesalahan) bagi orang jawa.

Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain.

LAKU PAPAT
1. LEBARAN.
2. LUBERAN.
3. LEBURAN.
4. LABURAN.

LEBARAN
Sudah usai, 
menandakan berakhirnya waktu puasa. 

LUBERAN
Meluber atau melimpah, 
ajakan bersedekah untuk kaum miskin.
Pengeluaran zakat fitrah.

LEBURAN
Sudah habis dan lebur. 
Maksudnya dosa dan kesalahan akan melebur habis 
karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.

LABURAN
Berasal dari kata labur, 
dengan kapur yang biasa digunakan untuk penjernih air 
maupun pemutih dinding.
Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batinnya.

FILOSOFI KUPAT - LEPET

Ilustrasi membuat kulit Ketupat
KUPAT
Kenapa mesti dibungkus JANUR ? 
Janur, diambil dari bahasa Arab " Ja'a nur " (telah datang cahaya ). 
Bentuk fisik kupat yang segi empat ibarat HATI manusia.
Saat orang sudah mengakui kesalahannya maka hatinya seperti 
KUPAT YANG DIBELAH, 
pasti isinya putih bersih, 
hati yang tanpa iri dan dengki.
Kenapa? 
Karena hatinya sudah dibungkus CAHAYA (ja'a nur). 

LEPET
Lepet = silep kang rapet.
Mangga dipun silep ingkang rapet, mari kita KUBUR/TUTUP YANG RAPAT.
Jadi setelah ngaku lepet, 
meminta maaf, 
menutup kesalahan yang sudah dimaafkan, 
jangan diulang lagi, 
agar persaudaraan semakin erat seperti lengketnya KETAN DALAM LEPET.

Semoga bermanfaat.
(MasGatot) | depoKini.web.id

Foto : Istimewa | Jaringan Tanah Impian
Share:

“Awan Aneh” Sempat Ganggu Transportasi Udara di Makasar

Makasar (WartaMerdeka) - Muncul fenomena alam berwujud gumpulan awan gelap di udara sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanudin, Makasar, di awal 2019 kemarin. Awan yang dinamai kumulonimbus tampak di langit Kota Makassar, sempat membuat ima pesawat yang mau mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar tertunda karena harus menanti jarak pandang yang lebih aman.


Menurut General Manager AirNav Indonesia cabang Makassar Air Traffic Service Centre (MATSC) Novy Pantaryanto kepada Kompas.com, memang awan tersebut cukup berbahaya.
“Sangat mengerikan itu awan kumulonimbus. Kalau kita liat angin puting beliung, ekor angin itu ada di dalam awan kumulonimbus. Awan ini juga dapat membekukan mesin pesawat, karena di dalamnya terdapat banyak partikel-partikel es. Terdapat partikel petir dan sebagainya di dalam awan itu,” jelasnya.



Guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan, bila muncul di radar ada awan kumulonimbus, AirNav langsung instruksikan kepada penerbang untuk menghindar dan waspada.



“Tidak ada pilot yang berani menembus awan kumulonimbus. Jadi kita mempunyai radar cuaca dan berkoordinasi dengan BMKG sehingga data dari BMKG yang diperoleh terkait cuaca buruk akan disampaikan kepada pilot. Jadi cuaca buruk yang terjadi, aman bagi lalu lintas penerbangan,” ungkapnya (ma). | Foto: abri | Jaringan Tanah Impian
Share:

BRI dan Dwiki Darmawan Gelar Event Musik Skala Nasional Di Solo


Jakarta (WartaMerdeka) - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Dwiki Darmawan dan Java Festival Production (JFP) gelar even musik berskala nasional di Solo, Jawa Tengah. Even bertajuk Harmoni Pasar Klewer (HPK) merupakan konser album Dwiki Darmawan yang dibawakan secara live dengan pertunjukan artis-artis ternama Indonesia, yaitu Via Vallen, Tulus, GAC, Andra & The Backbone, Raisa, Kahitna, Ipank Lazuardi, Glenn Fredly serta Papua Original. Adapun penyelenggaraan dilaksanakan pada 3 – 4 Agustus 2018 di Balaikota Surakarta. 

Direktur Utama Bank BRI Suprajarto menyampaikan even ini merupakan upaya Bank BRI untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah utamanya di Kota Solo. “Selain menikmati konser musik, masyarakat yang hadir juga dapat berbelanja karena terdapat berbagai macam tenant yang tentunya menarik perhatian, seperti kuliner, pernak pernik dan kerajinan serta pelaku UMKM lainnya,” ujar Suprajarto. 

Bank BRI juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Solo dalam penyelenggaraan Final Pemilihan Putra Putri Solo 2018. Suprajarto menambahkan, bahwa selama pagelaran HPK berlangsung, Bank BRI memberikan banyak promo menarik bagi masyarakat. Diantaranya bagi nasabah Kartu Kredit BRI khusus untuk pengguna Kartu Kredit BRI Wonderful Indonesia, mendapatkan Diskon 10% Paket Individual Trip ke Solo With Panorama JTB & berkesempatan mendapatkan Free Tiket Harmoni Pasar Klewer. 

Para pengunjung juga berkesempatan untuk mendapatkan Lucky Dip BRIZZI dengan bertransaksi menggunakan Kartu BRIZZI di HPK. Hadiah Lucky Dipnya berupa bonus top up, Tabungan BritAma Muda senilai 2.000.000,- untuk 3 orang pemenang,Iphone X 128 GB untuk 2 orang pemenang, dan Yamaha Lexi untuk 1 orang pemenang. Pengunjung juga bisa melakukan Redeem 20 BRI Poin untuk 1 pcs minuman atau 1 porsi makanan di tenant Harmoni Pasar Klewer. 

Dalam acara HPK, Bank BRI juga meluncurkan inovasi produk terbarunya yang disebut “My QR”. My QR merupakan cara pembayaran kekinian dengan cara memindai QR Code menggunakan handphone yang dilengkapi dengan aplikasi BRI Mobile. Setelah membuka aplikasi Bri Mobile, nasabah akan membuka aplikasi My QR dan akan muncul layar kamera yang siap untuk memindai QR Code. 

Pembayaran My QR menggunakan uang elektronik server based BRI, T-Bank, sebagai sumber dananya sehingga My QR dapat digunakan untuk nasabah dan non-nasabah Bank BRI cukup dengan satu kali registrasi melalui BRI Mobile. Peluncuran produk My QR ini merupakan bukti bahwa Bank BRI selalu berinovasi dalam produk dan layanannya. selalu mengikuti perkembangan teknologi untuk mewujudkan cashless society dan mempermudah transaksi pembayaran di Indonesia (fm). Foto: Istimewa - Sumber : Jaringan TI

Share:

Hutan Adat Tabanan Turut Serta Melestarikan Satwa Liar

Tabanan/Bali (WartaMerdeka) - Hutan adat sebagai kawasan yang bernilai penting bagi masyarakat adat, tidak hanya dapat berperan sebagai sumber ekonomi masyarakat, sebagaimana skema Perhutanan Sosial, namun juga berperan sebagai tempat atau habitat pelestarian satwa liar dari kepunahan.


Menyadari hal tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali bersama dengan Yayasan Pencinta Taman Nasional (Friend of National Park Foundation), melakukan pelepasliaran satwa di Hutan Adat Pura Besikalung dan Pura Petali, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali (19/05).


Jenis satwa yang dilepasliarkan yaitu tujuh ekor Landak (Histrix brachyura), satu ekor Trenggiling (Manis javanica), satu ekor Elang paria (Milvus migran), satu ekor Sanca batik (Phyton reticulatus) dan beberapa jenis ular. 


"Keseluruhan satwa tersebut merupakan hasil sitaan dan penyerahan masyarakat, yang telah menjalani rebahilitasi dan habituasi di Pusat Penyelamat Satwa (PPS) Bali dan Bali Reptile Rescue", tutur Dadang Wardhana, Kepala BKSDA Bali.


Dadang juga menambahkan bahwa pelepasliaran satwa merupakan salah satu upaya konservasi untuk mencegah kepunahan. "Selain kesesuaian habitat, komitmen masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian satwa, menjadi pertimbangan pemilihan Pura Besikalung dan Pura Petali sebagai lokasi pelepasliaran", lanjutnya.


Pusat Penyelamat Satwa (PPS) Bali dan Bali Reptile Rescue merupakan lembaga dibawah pengelolaan Yayasan Pencinta Taman Nasional. Turut hadir mendukung kegiatan pelepasliaran tersebut, perwakilan Danramil, Kapolsek dan Camat Penebel, akademisi FKH Universitas Udayana, serta masyarakat Desa Babahan, Kecamatan Penebel (jwh).


Foto: Dok.KLHK
Share:

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Menyambut Kedatangan Billy

Jakarta (WarataMerdeka) - Telah lahir anakan satwa langka ikonik Jawa Barat, owa jawa di Javan Gibbon Center (JGC) Bodogol, Sabtu tengah malam (28/4). Anakan owa jawa tersebut lahir secara caesar, berjenis kelamin jantan, dan diberi nama Billy oleh Kepala Balai Besar TNGGP.

Adapun operasi caesar tersebut, selama satu jam tujuh menit. Anakan dari pasangan Boby (jantan) dan Joly (betina).

JGC adalah pusat rehabilitasi owa jawa yang dikelola secara kerjasama antara Balai Besar TNGGP, Conservation International (CI), dan Yayasan Owa Jawa (YoJ). JGC telah berhasil memulihkan dan memasangkan owa jawa rehabilitan untuk dilepasliarkan di habitat alaminya. Dua puluh individu owa jawa telah berhasil dilepasliarkan. 

Untuk pasangan Boby - Joly, kelahiran Billy adalah anakan kedua mereka, setelah di 2017 anakan pertamanya tidak bisa diselamatkan. Saat ini terdapat 20 individu owa jawa yang menghuni JGC dua keluarga diantaranya sudah siap untuk dilepasliarkan. Yang membanggakan JGC ini sepenuhnya dikelola oleh para ahli dan praktisi anak negeri tanpa campur tangan pihak asing.

Di lokasi yang berbeda, sebanyak 152 orang dari Komunitas Pendaki Indonesia (PI) yang berasal dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten melakukan pendakian bersama di TNGGP melalui jalur Cibodas. Pendakian ini dimaksudkan untuk mempererat silaturrahim antar anggota di Komunitas Pendaki.

Sebelum melakukan pendakian, seluruh peserta datang dan berkumpul di Kantor Balai Besar TNGGP untuk melengkapi persyaratan pendakian dan melakukan pemeriksaan kesehatan (28/4). Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan terkini calon pendaki mengingat pendakian merupakan salah satu aktifitas di alam terbuka yang cukup ekstrim. Hal ini merupakan salah satu SOP yang diterapkan oleh BBTNGGP selain booking online melalui booking.gedepangrango.org.

Pada kesempatan ini, Zainuddin, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai Besar TNGGP berpesan kepada Komunitas pendaki agar menjaga kekompakan dan menjadi contoh untuk para pendaki lain. Menjadi pendaki yang baik, yang mencintai alam serta ikut mensosialisasikan Standard Operating Procedure (SOP) pendakian yang diterapkan oleh Balai Besar TNGGP. Dalam pelaksanaan pendakian ini, Komunitas PI juga akan melakukan Operasi Bersih sampah yang ada di sepanjang jalur pendakian (rm).

Foto: Dok.KLHK
Share:

Badak Jawa Perlu Diperhatikan

Jakarta (WartaMerdeka) - Setelah lahir dua badak Jawa, salah satu habitat langka di dunia, di Taman Nasional Ujung Kulon/TNUK.(Februari 2018). Diikuti dengan kematian badak jawa (rhinoceros sondai us desmarest), yamg ditemukan di Pantoi Karang Panjang (23/4). 


“Badak jenis ini potensi kepunahannya sangat tinggi,” jelas Kepala Balai TNUK, Dr. U. Mamat Rahmat, S.Hut, MP, didampingi Ir. Herry Subagiadi M.Sc Sekdirjen Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem KLHK, saat jumpa pers di Media Centre Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (26/4). 



Itu sebabnya, TNUK berupaya keras untuk memelihara badak jawa yang kini jumlahnya tinggal 68 buah dan hanya ada di lima tempat di dunia. Penyebab kematian badak jawa yang terjadi kemarin minggu, menurut Mamat, memang bukan karena dibunuh. “Kita sedang bawa ke laboratorium di IPB untuk diteliti,” sambungnya (ab). | 

Foto: Dok.TNUK 
Share:

Para Penggiat Sosmed Pariwisata Diundang ke Bali

Jakarta (WartaMerdeka) – Suksesnya promosi lewat digital yang dilakukan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) dan Generasi Wonderful Indonesia (GenWI), membuat Kemenpar kian gencar membuat berbagai strategi untuk menjaring wisatawan. 

Kemenpar pun berencana mengundang para penggiat media sosial ternama untuk hadir di Gathering Wonderful Noon. Kegiatan ini akan dilakukan di Pirate’s Cruise, Benoa, Bali, 28 Maret 2018. 

Misi yang diusung sama. Mempromosikan Wonderful Indonesia ke seluruh dunia. Pemilihan penggiat medsos sangat tepat. Maklum, saat ini medsos sudah menjadi kebutuhan bagi generasi milenial. 

"Tidak bisa dipungkiri medsos adalah cara paling efektif dalam mempromosikan pariwisata Indonesia. Blogger, vlogger, selebgram, youtuber, pegiat medsos, kini sudah bermetamorfosis menjadi media. 
Mereka adalah channel penyampai pesan yang makin efektif dan punya impact signifikan," kata Sekretaris Kemenpar Ukus Kuswara, didampingi Kepala Biro Komunikasi Publik Sekretariat Kemenpar, Guntur Sakti (1/3). 

Ukus menjelaskan, ada tiga program prioritas Kemenpar tahun 2017 lalu. Yaitu Go Digital, Homestay Desa Wisata, dan Air Connectivity. Dan semuanya berhasil. 
Nah, tiga program prioritas ini terus dikuatkan. Untuk Go Digital, komunitas media sosial diajak bergabung. Tujuannya untuk terus mengamplifikasi promosi Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia melalui medsos. 

“Kalau zaman dulu, ada pepatah, mulutmu harimaumu! Sekarang jemarimu pesonamu!” tutur Ukus Kuswara. Kepala Biro Komunikasi Publik Sekretariat Kemenpar yang baru saja dilantik, Guntur Sakti ikut angkat suara. Menurutnya, gathering merupakan langkah strategis. Pasalnya pengembangan pariwisata harus didukung oleh seluruh stakeholder yang ada. 

"Kalau kata Pak Menteri, strategi promosi itu menggunakan POSE (Paid Media, Owned Media, Social Media, dan Endorser). Nah untuk yang ini kita gunakan Social Media. Dan mereka pun Endorser yang baik untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Untuk itulah kita harus rangkul. Jika semua stakeholder bergerak, target 20 juta wisman pada 2019 akan semakin mudah diraih," ujar Guntur. 


Gathering nanti akan diisi sejumlah kemeriahan. Mulai dari live music, fire dance, kuliner, serta games-games seru. Gathering juga mendapat dukungan dari nama-nama besar. Tengok saja Martha Tilaar, Tauzia Group, Plataran Group, Hard Rock FM, serta Co Brand Wonderful Indonesia. "Ini tentu luar biasa. Pariwisata kini menjadi concern semua pihak. Tidak hanya pemerintah. Terimakasih para sponsor yang telah mendukung acara ini," kata Guntur (ap) | Foto: Istimewa 
Share:

Penumpang Pesawat Terbang ngeyel Merokok di Cabin Pesawat

Jakarta, (WartaMerdeka) - Seorang penumpang Citllink dengan kode penerbangan QG 156 tujuan Halim - Denpasar, waktu  menuju pesawat kepergok lagi merokok (25/2). Anehnya orang ini terus melanjutkan merokok, sampai di dalam pesawat yang dijadwal berangkat Jam 21.35.

Kebetulan peristiwa tersebut direkam oleh seorang warga asing, yang kebetulan duduk persis di belakangnya. Peristiwa tersebut mempertontonkan betapa orang tersebut bersikeras untuk tetap merokok di dalam Cabin Pesawat, sampai dipaksa oleh petugas keamanan bandara (aviation security) untuk turun.

Apriasi untuk ketegasan petugas Bandara dan Citilink, karena kalau tidak dimana pada saat yang bersamaan, pesawat yang membawa penumpang 101 orang ini juga sedang mengisi bahan bakar avtur (refueling), dan posisinya dekat dengan engine. Kondisi tersebut jelas-jelas sangat mengancam dan  membahayakan  penerbangan khususnya keselamatan dan keamanan penerbangan.

Citilink menilai perilaku penumpang ybs dapat membahayakan keselamatan penerbangan sehingga terpaksa mengambil langkah tegas, terlebih saat diberitahu malah "ngeyel" bahkan terlibat adu mulut dg petugas keamanan,” menurut keterangan pers dari Citilink.

“Perilakunya jelas-jelas dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan. Dalam industri airlines kami harus bisa memastikan tidak ada satupun aturan keselamatan yang dilanggar sehingga operasional penerbangan dapat berjalan dengan aman, lancar dan nyaman,” tulis penjelasan Citilink. (ab) | Foto: Youtube
Share:

Kemenhub Minta Sarana Istirahat Sopir Bis Diadakan

Jakarta (WartaMerdeka) - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan meminta pengelola wisata menyediakan tempat beristirahat bagi pengemudi bus wisata. Hal itu menjadi bahan rapat pihak Kemenhub yang mengundang operator bus, pengelola tempat wisata, pengamat transportasi juga Kementerian Pariwisata di Kementerian Perhubungan, Jakarta (22/2).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengungkapkan bahwa dari hasil analisa dan evaluasi kecelakaan lalu lintas di Subang baru-baru ini yang menelan korban 27 jiwa meninggal dunia (10/2), salah satunya penyebabnya adalah akibat faktor kelelahan pengemudi. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menemukan bahwa salah satu faktor adalah pengemudi. “Apakah (masalahnya karena) pengemudinya mabuk, menggunakan narkoba, capai atau ngantuk? Kami coba urai karena mengantuk atau lelah ini karena paling sering terjadi pada pengemudi bus angkutan wisata,” jelas Budi.

Salah satu hak yang perlu disediakan bagi para pengemudi adalah ketersediaan tempat istirahat. “Kalau mereka lelah, apakah diantara sekian pengelola tempat wisata sudah menyediakan tempat istirahat yang layak bagi pengemudi yang mau istirahat?” lanjut Budi sembari bertanya pada pengelola tempat wisata. Budi mengatakan bahwa pengelola wisata dapat menyediakan tempat istirahat yang layak bagi pengemudi, setidaknya bisa untuk tidur supaya begitu mereka tiba di tempat wisata dapat beristirahat selama penumpangnya berekreasi. “Tidak perlu terlalu mewah, yang penting ada tempat tidur dan kasurnya,” tambah Budi.

Saat ini Budi menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu tanggapan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mendorong pengelola tempat wisata dapat menyediakan tempat istirahat yang layak bagi para pengemudi. Terkait hal ini, Bayu selaku perwakilan dari Kemenpar menyatakan bahwa penyediaan tempat peristirahatan bagi para pengemudi bus adalah sebuah sudut pandang baru. Karena selama ini perencanaan Kemenpar adalah disediakannya penginapan bagi wisatawan.

“Kami memang memiliki kewenangan untuk mengatur pola pengembangan pariwisata supaya menjadi daya tarik. Kami terus terang tidak dapat mendorong sistem atau kerjasama mereka terkait pola pengembangannya,” sambung Bayu. Namun Bayu menjabarkan bahwa pihak Kemenpar dapat memberikan dan menambahkan persyaratan bagi tempat wisata yang memenuhi standar Sapta Pesona.

Selain itu, pihak pengelola tempat wisata yang diundang sebagian besar menyatakan kesediannya untuk membangun tempat beristirahat yang layak dan nyaman bagi pengemudi bus. “Kami mendukung secara umum, untuk teknisnya mungkin bisa dengan surat dari dinas terkait atau pihak yang berwenang,” ungkap salah satu perwakilan pengelola wisata (gm) | Foto: abri | Sumber
Share:

Hari Pramuka / Pandu Sedunia

Jakarta, (WartaMerdeka) - “Seorang Pandu/Pramuka sejati dipandang oleh anak-anak & orang dewasa sebagai orang yang dapat dipercaya, seorang yang tidak akan mengecewakan waktu menjalankan kewajibannya bagaimanapun besarnya kesukaran yang dihadapi”

..."Lebih baik melihat suatu hal dari sisi baiknya daripada dari sisi buruknya.

Cara yang benar untuk memperoleh kebahagiaan ialah dgn membahagiakan orang lain. ya Lekatkanlah niat ini senantiasa dlm Janji/Satya Pramukamu....

Tuhan akan selalu menganugerahi pertolongan kpdmu dlm melaksanakan niatmu"...

(Cuplikan *Pesan Terakhir Lord Baden-Powell, Bapak Pandu/Pramuka Dunia*)

Semoga Pramuka kedepan betul betul menjadi Kawah Candra dimuka Generasi Penerus Bangsa.

“Jadi lah Pramuka yg berada dimana mana dan bermanfaat untuk siapa saja”, pesan Sylviana Murni Kepala Kwarda Pramuka DKI Jakarta (ab) | Foto: abri | Sumber
Share:

Dengan Garudashop "Merchandise dan Produk Eksklusif" Garuda mudah diperoleh

Cengkareng (IndonesiaMandiri) – Maskapai nasional Garuda Indonesia bersama JD.ID, perusahaan e-dagang yang terafiliasi dengan JD.com, toko online terbesar di Asia, melaksanakan penandatanganan kerjasama strategis melalui channel layanan terbaru dengan nama “GarudaShop” yang ada pada website JD.ID.

Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh President Director JD.ID, Zhang Li dan Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury bertempat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng (13/2).

Kini seluruh penumpang Garuda Indonesia dengan mudah dapat membeli berbagai merchandise dan produk eksklusif Garuda Indonesia melalui kanal khusus GarudaShop di website JD.ID(www.jd.id). Sebelumnya merchandise dan produk esklusif tersebut hanya dapat dibeli oleh penumpang ketika terbang dengan Garuda Indonesia.

Pahala N. Mansury mengatakan bahwa kerjasama dengan JD.ID ini merupakan salah satu upaya Garuda Indonesia mengembangkan bisnis “Non-core Penerbangannya” melalui peningkatan “Ancillary Revenue” yang terus tumbuh dan sangat potensial untuk dikembangkan. Garuda Indonesia menargetkan pendapatan dari Ancillary Revenue tahun ini sebesar USD 54 juta.    

Untuk pemegang Kartu kredit Garuda Indonesia - BNI dan Garuda Indonesia Citi Card juga akan diberikan program khusus untuk bertransaksi di Garudashop ini. “Sesuai visi Garuda Indonesia ke depan untuk menjadi IT-Based Airline, dan untuk mengoptimalkan seluruh channel distribusi dengan berfokus pada digital, maka kerjasama ini akan memberikan  nilai tambah digital experience bagi seluruh penumpang Garuda Indonesia. Kerjasama ini juga merupakan kerjasama dua korporasi besar megingat saat ini JD.ID merupakan salah satu perusahaan e-dagang terbesar dan terpercaya di Indonesia yang terus tumbuh dengan pesat,” jelas Pahala.

Sementara itu Zhang Li juga mengatakan, “Kemitraan strategis ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah kepada para penumpang Garuda dan para pelanggan JD.ID secara lebih luas. Di JD.ID, para pelanggan selalu menjadi inspirasi kami untuk terus berinovasi dan memberikan sebuah pengalaman berbelanja online ke offline yang menarik dari ujung ke ujung, kami percaya apa yang kita mulai hari ini akan menjadi sebuah standar terbaru untuk industri layanan, baik di sektor penerbangan maupun e-dagang di Indonesia”

Layanan ”GarudaShop” pada website www.jd.id ini, nantinya akan menjual beberapa merchandise dan produk eksklusif Garuda Indonesia kepada public dan pelanggan, diantaranya produk untuk kebutuhan traveling, jam tangan, perhiasan, parfum, peralatan kecantikan, gadget, hingga merchandise menarik untuk anak-anak dengan harga menarik. Dengan adanya layanan “GarudaShop” di JD.ID tersebut, kini para pelanggan Garuda Indonesia dapat dengan mudah berbelanja kebutuhan untuk travelingnya secara online (fm) | Foto: Istimewa | Sumber
Share: